Bhavitha Mandava Curi Perhatian di Met Gala dengan Gaya Santai

Lifestyle Clara Monica 28 Mei 2026 10:33 WIB 7
Bhavitha Mandava Curi Perhatian di Met Gala dengan Gaya Santai

Met Gala kembali menjadi panggung mode paling diperbincangkan, tetapi sorotan kali ini justru tertuju pada penampilan yang tampak paling sederhana. Bhavitha Mandava, model asal India, menjadi viral karena terlihat datang dengan gaya kasual yang sekilas menyerupai jeans dan zip-up biasa. Di tengah parade busana ekstrem para undangan, tampilannya mencuri perhatian karena berbeda dari ekspektasi karpet merah. Namun, kesan santai itu ternyata menyimpan detail mewah dari rumah mode Chanel.

Penampilan Bhavitha menunjukkan bagaimana fashion dapat bermain dengan persepsi publik melalui desain yang cermat. Dari kejauhan, busananya terlihat seperti pakaian sehari-hari yang mudah dikenakan, padahal seluruh setelan tersebut dibuat khusus. Efek visual ini membuatnya menonjol di antara para selebriti lain yang hadir dengan busana penuh ornamen. Kehadirannya pun memperkuat reputasi Met Gala sebagai ajang yang tidak hanya soal glamor, tetapi juga konsep dan kejutan.

Gaya Bhavitha di Met Gala

Bhavitha Mandava hadir dengan tampilan yang membuat banyak orang berhenti sejenak untuk memperhatikan. Ia memakai busana yang tampak seperti atasan rajut dan celana denim, sehingga terlihat sangat berbeda dari tamu lain. Kesan sederhana itu justru menjadi daya tarik utama di tengah kemegahan Met Gala. Publik pun langsung membicarakan penampilannya di media sosial.

Kontras itu semakin kuat ketika Bhavitha berpose bersama sejumlah bintang besar di lokasi acara. Dalam unggahan selfie bersama para member BLACKPINK dan Margot Robbie, tampilannya terlihat paling santai di antara mereka. Perbedaan tersebut membuat foto itu cepat menyebar dan memancing rasa penasaran warganet. Banyak yang mengira ia sengaja memilih konsep anti-mainstream untuk mencuri perhatian.

Padahal, daya tarik busana tersebut bukan semata pada kesan kasualnya. Setelan itu dirancang untuk menciptakan ilusi visual yang halus dan sulit dikenali dari pandangan pertama. Gaya seperti ini menunjukkan bahwa kemewahan dalam fashion tidak selalu harus tampil mencolok. Justru lewat kesederhanaan yang tampak natural, Chanel berhasil menghadirkan pernyataan mode yang kuat.

Detail Busana Chanel

Busana yang dikenakan Bhavitha ternyata berasal dari Chanel, bukan pakaian kasual seperti yang terlihat. Setelan itu dibuat dari sutra ultra halus yang diproses agar menyerupai tekstur kain sehari-hari. Efek ini dikenal sebagai trompe l'oeil, yaitu teknik visual yang menipu mata dengan kesan realistik. Hasilnya membuat pakaian tersebut tampak seperti jeans dan rajutan biasa.

Menurut laporan Whowhatwear, teknik serupa memang sedang menjadi ciri khas Chanel dalam beberapa koleksi terakhir. Rumah mode asal Prancis itu kerap menampilkan busana yang bermain dengan ilusi, namun tetap mempertahankan kualitas tinggi. Strategi ini membuat karya mereka terasa modern tanpa kehilangan identitas klasik. Bhavitha menjadi salah satu model yang tepat untuk memperlihatkan pendekatan tersebut di panggung besar.

Sebelumnya, konsep serupa juga muncul dalam koleksi haute couture musim semi dan musim panas Chanel. Bhavitha pernah membawakannya dalam peragaan yang memperlihatkan sisi eksperimental dari jenama itu. Dari situ terlihat bahwa penampilannya di Met Gala bukan kejutan yang muncul tiba-tiba. Busana tersebut merupakan kelanjutan dari narasi desain yang sudah dibangun Chanel sebelumnya.

Respons Publik di Media Sosial

Reaksi publik terhadap penampilan Bhavitha berlangsung cepat setelah foto-fotonya tersebar. Banyak pengguna media sosial menilai tampilannya jauh lebih santai dibanding tamu lain di Met Gala. Sebagian bahkan sempat mengira ia hadir tanpa busana formal yang rumit. Namun, rasa penasaran itu berubah setelah detail busana Chanel terungkap.

Perbincangan mengenai dirinya tidak hanya soal pakaian, tetapi juga soal keberanian tampil berbeda. Di ajang yang identik dengan kemewahan berlebihan, pilihan gaya minimalis justru terasa mencolok. Bhavitha menunjukkan bahwa perhatian dapat diraih tanpa harus mengenakan busana yang penuh aksesori. Pendekatan seperti ini memperluas definisi elegan di dunia mode modern.

Efek viral tersebut juga menguntungkan dari sisi eksposur pribadi maupun profesional. Nama Bhavitha kini makin dikenal oleh publik yang sebelumnya belum akrab dengannya. Dalam industri fashion, perhatian seperti ini sering menjadi pintu bagi peluang yang lebih besar. Met Gala pun kembali membuktikan bahwa satu penampilan bisa mengubah percakapan global dalam sekejap.

Jejak Karier Bhavitha

Bhavitha Mandava bukan sosok baru di dunia mode, meski namanya baru ramai dibicarakan publik. Ia dikenal setelah membuka fashion show Chanel's Metiers d'Art 2026 pada akhir tahun lalu. Penampilan itu menandai posisinya sebagai model yang mulai menapaki panggung internasional. Sejak saat itu, kariernya terus mendapatkan sorotan.

Di luar dunia fashion, Bhavitha memiliki latar pendidikan yang cukup kuat. Ia meraih gelar sarjana arsitektur dari Jawaharlal Nehru Technological University sebelum pindah ke New York. Di kota itu, ia melanjutkan studi magister di bidang teknologi bantuan dan interaksi manusia-komputer. Perjalanan akademik tersebut menunjukkan bahwa dirinya datang dengan kombinasi talenta dan disiplin yang jarang dimiliki model lain.

Selama menempuh pendidikan di Amerika Serikat, Bhavitha ditemukan oleh seorang agen model. Dari pertemuan itu, ia kemudian debut di Bottega Veneta Spring/Summer 2025. Sebelumnya, ia juga sempat viral karena berjalan di subway sebelum tampil di panggung peragaan bertema stasiun kereta bawah tanah. Kisah itu memperlihatkan bahwa perjalanan karier Bhavitha dibangun dari momen unik yang konsisten menarik perhatian.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!