Barang Mewah Harvey Moeis Laku Keras di BPA Fair 2026

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 25 Mei 2026 20:50 WIB 2
Barang Mewah Harvey Moeis Laku Keras di BPA Fair 2026

Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI menggelar lelang barang rampasan perkara korupsi dalam ajang BPA Fair 2026 di Gedung BPA Kejaksaan RI, Kebagusan, Jakarta Selatan, Kamis, 21 Mei 2026. Sejumlah barang mewah milik terpidana Harvey Moeis dan istrinya, Sandra Dewi, menjadi perhatian utama pengunjung karena dinilai menarik dan terawat.

Selebgram sekaligus pengusaha fesyen Jeffry Jouw, yang akrab disapa Jejouw, turut hadir untuk melihat langsung proses lelang tersebut. Ia mengaku sempat mengikuti bidding atas sebuah motor Harley Davidson, namun harus mengakui harga jual yang melonjak tinggi hingga membuatnya kalah bersaing.

Lelang Barang Rampasan Menarik Perhatian

Jejouw mengatakan dirinya datang karena penasaran dengan barang-barang rampasan yang dilelang kepada masyarakat. Menurut dia, mobil dan koleksi lain yang dipamerkan terlihat bagus serta terawat dengan baik.

Ia menilai barang-barang tersebut memiliki daya tarik tersendiri karena kondisinya masih layak pakai. Kehadiran publik dalam lelang itu, kata dia, juga menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap barang eksklusif.

Jejouw bahkan mengaku tidak menyesal datang jauh-jauh ke lokasi lelang. Baginya, pengalaman melihat langsung barang sitaan dari kasus korupsi memberikan kesan tersendiri.

Harley Davidson Jadi Incaran

Dalam kesempatan itu, Jejouw mencoba ikut bidding untuk sebuah motor Harley Davidson yang dilelang. Ia mengaku sempat memasang patokan harga di kisaran Rp700 juta, sebelum nilai penawaran terus naik mendekati Rp900 juta.

Lonjakan harga tersebut membuatnya tidak berhasil membawa pulang unit incarannya. Jejouw menilai antusiasme peserta lelang sangat tinggi sehingga persaingan berlangsung ketat.

Ia menjelaskan, proses mengikuti lelang di BPA Fair cukup mudah karena peserta hanya perlu membuat akun dan melakukan registrasi melalui bank yang ditunjuk. Mekanisme itu, menurut dia, membuka kesempatan yang luas bagi masyarakat untuk ikut serta.

Koleksi Sandra Dewi Cepat Habis

Selain Harley Davidson, Jejouw juga sempat melirik barang-barang mewah lain, termasuk koleksi milik Sandra Dewi. Namun saat tiba di lokasi, sejumlah barang tersebut disebut sudah habis terjual.

Ia mengaku awalnya ingin melihat lebih dekat barang yang sebelumnya ramai dibicarakan publik. Meski tidak sempat membelinya, Jejouw tetap mengapresiasi kondisi barang yang menurutnya terjaga dengan baik.

Sambil bercanda, Jejouw menyebut dirinya bukan suami Sandra Dewi, untuk menanggapi banyaknya perhatian publik terhadap barang-barang tersebut. Ia kemudian menegaskan bahwa rasa penasaran membuatnya ingin melihat langsung koleksi yang dilelang.

Pelajaran dari Kasus Korupsi

Jejouw menilai lelang barang rampasan korupsi seharusnya menjadi pengingat bagi masyarakat agar menjauhi praktik serupa. Ia menyebut, barang-barang tersebut memang menarik, tetapi asal-usulnya tetap berasal dari perkara yang merugikan banyak pihak.

Menurut dia, hasil rampasan itu patut dijadikan pelajaran untuk berbisnis dan bekerja secara bersih. Ia menekankan pentingnya mencari penghasilan dengan cara yang halal agar tidak berujung masalah hukum.

Di sisi lain, Jejouw tidak menutup mata bahwa dirinya juga berharap mendapatkan barang dengan harga lebih murah. Ia menyebut suka pada barang bergaya vintage, sehingga lelang menjadi kesempatan untuk berburu koleksi unik dengan nilai yang lebih terjangkau.

Minat Tinggi di Lelang Publik

Selain Harley Davidson, Jejouw sempat tertarik pada mobil McLaren yang turut dilelang dalam acara tersebut. Namun, ia kembali gagal karena harga terus bergerak naik seiring banyaknya peserta yang ikut menawar.

Ia menilai unit-unit premium seperti itu memang selalu memancing persaingan sengit. Karena itu, menurut dia, peserta lelang harus siap dengan strategi harga yang matang sebelum masuk ke proses bidding.

BPA Fair 2026 pun menunjukkan bahwa barang rampasan korupsi bisa menarik minat besar dari publik. Di tengah suasana lelang yang kompetitif, acara ini sekaligus menjadi ajang edukasi tentang pemulihan aset negara dan pentingnya integritas.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!