Atta Halilintar Ajak Ameena dan Azura Pilih Hewan Kurban

Lifestyle Nadia Safira Putri 27 Mei 2026 00:05 WIB 2
Atta Halilintar Ajak Ameena dan Azura Pilih Hewan Kurban

Atta Halilintar memilih momen pembelian hewan kurban sebagai sarana edukasi bagi dua anaknya, Ameena dan Azura. Ia mengajak keduanya langsung memilih sapi dan kambing untuk menanamkan pemahaman tentang berbagi sejak kecil. Kegiatan itu dilakukan saat ditemui di kawasan Mampang, Selasa (26/5/2026).

Selain menjadi pengalaman keluarga, kurban tersebut juga disiapkan untuk disalurkan ke sejumlah tempat ibadah dan lingkungan yang membutuhkan. Atta menyebut sebagian hewan akan dibagikan ke pesantren, masjid, dan TPQ tempat anak-anaknya belajar mengaji. Ia juga ingin proses penyembelihan dilakukan di lingkungan dekat rumah agar anak-anak ikut belajar.

Kurban Sebagai Edukasi Anak

Atta menilai pembelian hewan kurban bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum penting untuk membentuk karakter anak. Menurut dia, anak perlu dikenalkan pada nilai kepedulian sejak usia dini. Karena itu, Ameena dan Azura dilibatkan langsung dalam proses memilih hewan kurban.

Ia mengatakan anak-anaknya sudah menentukan pilihan masing-masing saat mencari sapi dan kambing. Dalam proses itu, keduanya diberi kesempatan untuk memilih hewan yang mereka sukai. Atta berharap pengalaman tersebut membuat mereka memahami makna berbagi dengan lebih nyata.

Baginya, pendidikan seperti ini lebih efektif ketika anak melihat dan mengalami langsung. Ia ingin Ameena dan Azura tumbuh dengan kebiasaan peduli terhadap sesama. Dari sana, nilai berkurban diharapkan tidak hanya menjadi seremonial, tetapi juga pembelajaran hidup.

Pilihan Sapi dan Kambing

Atta mengungkapkan bahwa Ameena dan Azura memilih sapi serta kambing untuk kurban tahun ini. Masing-masing anak bahkan ikut memberi nama pada hewan yang mereka pilih. Cara itu membuat mereka lebih terlibat dalam prosesi kurban.

Salah satu sapi diketahui diberi nama Gabriel oleh Ameena. Sementara itu, kambing yang dipilih anak-anaknya juga mendapat nama unik dari mereka. Momen tersebut disebut Atta berlangsung santai dan menyenangkan.

Ia menuturkan bahwa anak-anaknya tampak antusias saat melihat hewan-hewan kurban yang akan dibeli. Menurut dia, keterlibatan tersebut membuat anak lebih memahami tanggung jawab sebelum hari penyembelihan tiba. Atta pun ingin pengalaman itu menjadi kenangan yang bermakna bagi keluarga.

Penyaluran Ke Banyak Tempat

Atta enggan menyebut jumlah hewan kurban yang disiapkan pada tahun ini. Namun, ia memastikan hewan-hewan itu akan dibagikan ke berbagai lokasi yang membutuhkan. Penyaluran direncanakan menyasar pesantren, masjid, serta lingkungan sekitar.

Ia menekankan bahwa pembagian kurban perlu dilakukan secara merata agar manfaatnya lebih luas. Karena itu, hewan kurban tidak hanya difokuskan pada satu titik distribusi. Dengan cara tersebut, lebih banyak masyarakat bisa merasakan kebahagiaan Iduladha.

Selain ke tempat ibadah, sebagian hewan kurban juga akan disembelih di sekitar tempat tinggalnya. Atta menyebut TPQ tempat Ameena dan Azura belajar mengaji menjadi salah satu lokasi yang diprioritaskan. Ia menilai lingkungan terdekat juga perlu merasakan manfaat kurban.

Belajar Merawat Hewan

Atta berencana mengajak anak-anaknya merawat hewan kurban sebelum penyembelihan dilakukan. Menurutnya, proses perawatan penting agar anak belajar memberi yang terbaik kepada hewan yang dipilih. Dari situ, mereka juga diajarkan tentang kasih sayang dan tanggung jawab.

Ia menilai berkurban bukan hanya soal menyembelih hewan, tetapi juga tentang menumbuhkan empati. Anak perlu memahami bahwa menyayangi sesama harus dimulai dari tindakan sederhana. Salah satunya adalah merawat hewan dengan baik sebelum disalurkan.

Atta juga menyebut Ameena dan Azura sama-sama menyukai hewan, meski karakter keduanya berbeda. Ameena digambarkan lebih sensitif, sementara sang adik lebih santai dalam menghadapi hewan. Meski begitu, keduanya tetap menunjukkan ketertarikan untuk belajar dari pengalaman tersebut.

Rencana Di Rumah

Atta tidak menutup kemungkinan jika suatu saat anak-anaknya ingin memelihara hewan ternak di rumah. Namun, ia menegaskan bahwa keinginan itu harus disertai kesiapan dan tanggung jawab. Menurutnya, hewan tidak boleh dipelihara hanya karena ikut tren sesaat.

Ia ingin Ameena dan Azura memahami bahwa merawat hewan membutuhkan konsistensi dan perhatian. Karena itu, mereka harus belajar dari hal-hal kecil terlebih dahulu. Dengan demikian, keputusan memelihara hewan di masa depan bisa diambil dengan lebih matang.

Bagi Atta, pengalaman memilih, memberi nama, dan merawat hewan kurban merupakan pelajaran berharga bagi anak-anaknya. Ia berharap nilai berbagi yang ditanamkan sejak dini bisa melekat hingga dewasa. Momen kurban pun menjadi bagian dari pendidikan keluarga yang penuh makna.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!