Anrez Adelio Siap Tes DNA untuk Buktikan Status Anak

Lifestyle Clara Monica 23 Mei 2026 21:41 WIB 5
Anrez Adelio Siap Tes DNA untuk Buktikan Status Anak

Anrez Adelio angkat bicara terkait perselisihan dengan Friceilda Prillea atau Icel setelah menjalani pemeriksaan di kantor polisi atas laporan dugaan kekerasan seksual. Ia menegaskan siap menjalani tes DNA untuk memastikan status biologis anak yang dilahirkan Icel. Pernyataan itu disampaikan sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab bila anak tersebut benar merupakan darah dagingnya. Namun, ia menilai sikap pihak Icel justru semakin menutup diri dan mempersulit pembuktian medis.

Menurut Anrez, kejelasan melalui tes DNA menjadi langkah penting sebelum persoalan ini dibawa lebih jauh. Ia juga membantah tudingan yang menyebut dirinya tidak ingin bertanggung jawab. Bintang sinetron Anak Jalanan itu mengaku sejak awal sudah berupaya mendampingi Icel, termasuk saat masa kehamilan. Ia menilai komunikasi yang terjalin selama ini justru menunjukkan itikad baik dari pihaknya.

Tes DNA Jadi Sorotan

Anrez menegaskan dirinya tidak ragu untuk menjalani tes DNA. Ia menyebut langkah itu sebagai cara paling objektif untuk menjawab semua tuduhan. Menurutnya, jika memang bayi tersebut adalah anaknya, maka hasil pemeriksaan akan membuktikan hal itu. Karena itu, ia meminta proses pembuktian dilakukan secara terbuka.

Ia mengatakan keinginannya sederhana, yakni memastikan kebenaran melalui jalur medis yang sah. Dalam pandangannya, tes DNA tidak hanya penting untuk dirinya, tetapi juga untuk kepastian status anak. Anrez menilai keputusan tersebut seharusnya dapat diterima semua pihak. Ia berharap tidak ada lagi perdebatan yang berlarut tanpa dasar yang jelas.

Di hadapan awak media di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2026), Anrez menyampaikan keyakinannya secara terbuka. Ia mengulangi bahwa dirinya ingin segera menjalani tes tersebut. Bagi dia, kepastian jauh lebih penting daripada spekulasi yang berkembang di publik. Ia pun berharap pihak terkait bersedia bekerja sama.

Anrez menambahkan bahwa dirinya tidak ingin persoalan ini ditafsirkan secara sepihak. Ia menilai bukti ilmiah akan lebih kuat dibanding pernyataan yang saling bertolak belakang. Karena itu, ia menganggap tes DNA sebagai jalan keluar paling masuk akal. Ia pun meminta semua pihak menahan diri sampai hasil resmi keluar.

Tes DNA dan Tanggung Jawab

Anrez membantah keras anggapan bahwa dirinya enggan bertanggung jawab. Ia mengklaim komunikasi untuk mendampingi Icel sudah dilakukan sejak awal kehamilan. Menurutnya, ia bahkan sudah siap membantu proses pengurusan hingga persalinan. Ia menilai informasi yang beredar tidak menggambarkan situasi secara utuh.

Ia menyebut dirinya sudah berupaya melakukan yang terbaik sesuai kapasitasnya. Namun, menurut klaimnya, justru ada pihak yang dianggap menghambat jalannya penyelesaian. Anrez menilai persoalan ini seharusnya bisa dibicarakan secara baik-baik. Ia menegaskan tidak pernah berniat menghindar dari kewajiban apabila nanti terbukti sebagai ayah biologis.

Dalam pandangannya, tanggung jawab tidak bisa diputuskan hanya berdasarkan dugaan. Karena itu, ia memilih menunggu hasil tes DNA sebagai landasan utama. Ia mengaku siap menerima apa pun hasil pemeriksaan tersebut. Sikap itu, menurutnya, justru menunjukkan keseriusan dalam menghadapi persoalan.

Anrez juga menyinggung bahwa dirinya ingin seluruh proses berjalan sesuai aturan. Ia tidak ingin ada tekanan yang membuat penyelesaian semakin rumit. Menurutnya, keterbukaan akan memudahkan semua pihak menemukan kepastian. Ia berharap niat baik itu bisa dipahami oleh pihak Icel.

Tes DNA dan Komunikasi

Anrez mengaku heran dengan perubahan sikap pihak lawan dalam kasus ini. Ia menyebut sebelumnya pihak Icel begitu vokal menuntut pembuktian di media. Namun, saat dirinya meminta akses untuk bertemu bayi dan menjalani tes DNA, respons yang diterima justru tidak jelas. Ia menilai kondisi itu membuat penyelesaian menjadi terhambat.

Menurutnya, hingga kini ia belum mendapatkan alamat atau lokasi bayi yang dimaksud. Ia menilai hal itu membuat komunikasi semakin sulit dijalankan. Anrez juga menyebut situasi tersebut tidak sejalan dengan tuntutan keterbukaan yang selama ini disuarakan. Karena itu, ia merasa pihak lain justru memperumit perkara.

Ia mengatakan bahwa dirinya tidak pernah menutup pintu dialog. Sebaliknya, ia menunggu kepastian agar semua proses dapat dijalankan secara layak. Anrez menilai komunikasi yang lancar akan memudahkan langkah berikutnya. Tanpa itu, menurutnya, semua pihak hanya akan terus berputar pada tudingan.

Meski komunikasi saat ini terputus, Anrez tetap berharap ada itikad baik dari pihak terkait. Ia menegaskan tidak ingin masalah ini berubah menjadi saling serang tanpa ujung. Baginya, jalan keluar terbaik tetaplah pembuktian yang konkret. Ia pun meminta publik menunggu perkembangan berikutnya dengan tenang.

Tes DNA Lewat Jalur Hukum

Anrez memastikan dirinya tidak berniat melarikan diri dari tanggung jawab. Ia ingin semua prosedur dilakukan secara terbuka dan objektif melalui jalur hukum dan medis. Menurutnya, langkah itu penting agar tidak ada pihak yang dirugikan. Ia juga ingin persoalan ini selesai dengan kepastian, bukan asumsi.

Ia menilai penyelesaian melalui jalur sah akan memberi hasil yang lebih dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, tes DNA disebut sebagai prioritas utama sebelum langkah lain diambil. Anrez menegaskan dirinya siap mengikuti proses kapan pun dibutuhkan. Ia hanya berharap akses dan koordinasi dapat dibuka kembali.

Selain itu, Anrez meminta agar semua pihak tidak menambah polemik dengan pernyataan yang memancing emosi. Ia ingin kasus ini tetap berada pada koridor hukum. Menurutnya, kepastian identitas biologis anak adalah pokok masalah yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Setelah itu, barulah langkah lanjutan bisa dibicarakan.

Menutup pernyataannya, Anrez mengatakan akan memperbarui informasi kepada awak media jika ada perkembangan terbaru. Ia menegaskan kembali kesiapannya menjalani tes DNA. Baginya, kebenaran akan berbicara melalui hasil pemeriksaan resmi. Ia berharap proses ini segera menemui titik terang.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!