Anggun C Sasmi Ungkap Aturan Perhiasan untuk Putri

Lifestyle Clara Monica 24 Mei 2026 11:25 WIB 5
Anggun C Sasmi Ungkap Aturan Perhiasan untuk Putri

Anggun C Sasmi kembali menjadi sorotan publik, setelah tampil dalam film Para Perasuk dan menerima Golden Visa dari Direktorat Jenderal Imigrasi. Di tengah perhatian itu, penyanyi yang telah berkarier sejak remaja ini justru menarik perhatian lewat cerita yang lebih personal, yakni soal hubungan dengan putrinya, Kirana. Salah satu hal yang jarang diketahui publik adalah aturan Anggun di rumah, terutama mengenai perhiasan. Ia menilai aksesori tersebut bukan sekadar pelengkap penampilan, melainkan simbol nilai dan makna yang perlu dikenalkan dengan cara yang tepat.

Anggun mengaku sudah lama menjadi sosok yang membatasi penggunaan perhiasan bagi Kirana, terutama saat anaknya masih belum genap 18 tahun. Bagi dia, aturan itu dibuat agar putrinya memahami bahwa perhiasan memiliki nilai emosional, bukan hanya fungsi estetika. Kini, setelah Kirana memasuki usia remaja dan beranjak dewasa, Anggun mulai membuka ruang perkenalan yang lebih serius terhadap dunia perhiasan. Sikap itu sejalan dengan pandangan hidupnya yang sejak lama menempatkan perhiasan sebagai warisan kasih sayang keluarga.

Perhiasan dan Aturan Rumah

Anggun menjelaskan bahwa sejak kecil, Kirana kerap tertarik pada gelang dan aksesori miliknya. Setiap kali sang putri memuji perhiasan yang dikenakan, Anggun hanya menjanjikan bahwa aksesori itu bisa dipakai saat usianya sudah cukup. Menurut dia, pendekatan tersebut penting agar anak belajar menunggu dan menghargai sesuatu yang bernilai. Aturan itu dibuat bukan untuk membatasi, melainkan untuk memberi pemahaman sejak dini.

Ia menuturkan bahwa sekarang Kirana sudah berusia 18 tahun, sehingga kemungkinan besar akan mulai diberi kesempatan mengenakan perhiasan lebih bebas. Namun, Anggun tetap tidak ingin langkah itu dilakukan secara tergesa-gesa. Ia ingin proses perkenalan berlangsung alami, sehingga Kirana bisa memahami nilai di balik setiap aksesori yang dipakai. Bagi Anggun, perhiasan seharusnya hadir dengan kesadaran, bukan sekadar mengikuti tren.

Pandangan tersebut memperlihatkan konsistensi Anggun sebagai seorang ibu yang menempatkan pendidikan karakter di atas kemewahan. Ia tidak hanya melihat perhiasan sebagai benda bernilai tinggi, tetapi juga sebagai medium pembelajaran. Karena itu, aturan di rumah menjadi bagian dari cara dia membangun kedekatan dengan putrinya. Hubungan ibu dan anak pun tampak terjaga lewat dialog yang hangat dan penuh pengertian.

Makna Perhiasan bagi Anggun

Di mata Anggun, perhiasan memiliki dimensi emosional yang jauh lebih dalam daripada sekadar aksesori penunjang penampilan. Ia tumbuh dalam keluarga yang memandang diamond sebagai warisan kasih sayang yang diteruskan dari generasi ke generasi. Nilai itu diwarisi dari ibunda dan neneknya, yang juga menempatkan perhiasan sebagai simbol perhatian. Karena itu, Anggun ingin tradisi tersebut tetap hidup dalam keluarganya.

Ia menyebut perhiasan sebagai sesuatu yang eksklusif, namun tetap harus dibarengi dengan pemahaman tentang tanggung jawab. Menurut dia, kualitas terbaik dalam sebuah diamond bukan hanya soal kilau, melainkan juga tentang makna yang dibawanya. Cara pandang ini membuat Anggun menilai perhiasan sebagai sesuatu yang elegan, namun tidak berlebihan. Dalam pandangannya, kesederhanaan justru membuat sebuah perhiasan terasa lebih bernilai.

Ungkapan understated but yet never ordinary menjadi gambaran sikap Anggun terhadap perhiasan yang ia pilih. Bagi dia, keindahan tidak harus tampil mencolok untuk bisa meninggalkan kesan kuat. Sikap tersebut juga tercermin dalam cara dia membangun hubungan dengan anaknya, yang sarat nilai, tapi tetap lembut. Dari sini terlihat bahwa perhiasan bagi Anggun bukan soal gaya semata, melainkan juga filosofi hidup.

Anggun dan Wanda House

Pandangan Anggun tentang perhiasan membuatnya dipilih sebagai House Ambassador sekaligus D color Lady untuk Wanda House of Jewels. Pilihan itu dinilai tepat karena Anggun memiliki cara pandang yang sejalan dengan karakter jenama tersebut. Ia tidak hanya memahami estetika perhiasan, tetapi juga makna yang melekat di balik pembuatannya. Kecocokan itu membuat kolaborasi mereka terasa alami dan otentik.

Wanda Ponika, pendiri Wanda House of Jewels, menilai Anggun memiliki jiwa yang sangat selaras dengan brand tersebut. Menurut dia, kesamaan itu bukan terletak pada fisik, melainkan pada karakter dan energi yang dipancarkan Anggun. Wanda menyebut semakin sering berbicara dengan Anggun, semakin terasa bahwa keduanya memiliki kesatuan nilai. Hal itu menjadi dasar kuat bagi kerja sama yang terbangun di antara mereka.

Wanda juga menegaskan bahwa Wanda House of Jewels bukan sekadar toko perhiasan biasa, melainkan jeweler yang benar-benar membuat perhiasan. Setiap detail dirancang dengan perhatian dan niat yang kuat, sehingga hasilnya memiliki identitas yang jelas. Penekanan pada kualitas dan makna tersebut sejalan dengan cara pandang Anggun terhadap diamond. Kolaborasi ini pun menegaskan bahwa perhiasan dapat menjadi bentuk ekspresi yang sangat personal.

Kedekatan Ibu dan Anak

Hubungan Anggun dan Kirana memperlihatkan bahwa perhiasan bisa menjadi pintu masuk untuk percakapan yang lebih dalam antara ibu dan anak. Dari aturan sederhana di rumah, lahir pemahaman tentang kesabaran, penghargaan, dan tanggung jawab. Anggun tidak ingin Kirana melihat perhiasan hanya sebagai benda mewah yang menarik perhatian. Ia ingin putrinya memahami nilai emosional dan sejarah yang menyertainya.

Pendekatan itu menunjukkan cara pengasuhan yang tegas, tetapi tetap penuh kasih. Anggun memberi batasan, namun juga menjelaskan alasan di balik setiap keputusan yang dibuat. Dengan cara tersebut, Kirana tidak hanya menerima aturan, tetapi juga belajar mengerti maknanya. Pola komunikasi seperti ini kerap dianggap efektif dalam membangun kedekatan keluarga yang sehat.

Di tengah kesibukannya sebagai penyanyi, aktris, dan figur publik, Anggun tetap menempatkan peran sebagai ibu sebagai bagian penting dalam hidupnya. Cerita tentang perhiasan dan Kirana memperlihatkan sisi lain dari sosok yang selama ini dikenal elegan dan berkelas. Dari rumah, Anggun membangun nilai yang sama seperti yang ia tampilkan di panggung, yaitu ketegasan, keanggunan, dan makna. Itulah yang membuat kisahnya relevan, bukan hanya bagi penggemar, tetapi juga bagi banyak keluarga.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!