Mark Zuckerberg dan istrinya, Priscilla Chan, untuk pertama kalinya tampil di Met Gala 2026 yang digelar di New York City, Amerika Serikat, pada Senin, 4 Mei 2026 malam waktu setempat. Kehadiran pasangan ini langsung menjadi sorotan karena mereka memilih masuk secara diam-diam ke Metropolitan Museum of Art di tengah suasana acara yang sempat diwarnai protes di sekitar lokasi.
Zuckerberg tampil dengan setelan tuxedo hitam klasik yang terlihat rapi dan modern, lengkap dengan bow tie. Sementara itu, Chan mencuri perhatian lewat gaun merah lengan panjang berkerah tinggi dengan aksen ruffle dan drapery yang memberi kesan megah.
Gaya Met Gala Zuckerberg
Penampilan Mark Zuckerberg di Met Gala 2026 menunjukkan pilihan busana yang aman, namun tetap elegan. Setelan tuxedo hitam klasik yang ia kenakan memberi kesan formal dan selaras dengan atmosfer acara. Bow tie menjadi pelengkap yang menegaskan tampilan bersih dan terstruktur. Gaya tersebut memperlihatkan pendekatan minimalis yang jarang terlihat dalam penampilan publiknya.
Berikut rincian biaya masuk Met Gala yang menjadi perhatian publik.
| Item | Perkiraan Biaya |
|---|---|
| Tiket individu | USD 100.000 atau sekitar Rp1,6 miliar |
| Satu meja | USD 350.000 atau sekitar Rp5,6 miliar |
Met Gala memang dikenal sebagai ajang mode sekaligus penggalangan dana dengan standar eksklusif yang sangat tinggi. Harga tiket yang fantastis membuat kehadiran para tamu undangan selalu menjadi perhatian media internasional. Meta, perusahaan teknologi yang dipimpin Zuckerberg, termasuk salah satu pihak yang membeli meja pada tahun ini. Kehadirannya bersama tokoh teknologi lain menambah warna pada daftar undangan acara tersebut.
Pesona Busana Priscilla Chan
Priscilla Chan tampil dengan pendekatan yang berbeda, tetapi tetap memberi kesan kuat di karpet acara. Gaun merah lengan panjang berkerah tinggi yang dikenakannya terlihat dramatis berkat siluet panjang dan detail ruffle. Aksen drapery dari pinggang ke bawah menambah volume sekaligus kesan mewah. Pilihan warna merah membuat penampilannya langsung mencuri perhatian di tengah deretan busana eksklusif lainnya.
Riasan wajah Chan dibuat minimalis agar busana menjadi fokus utama. Namun, lipstik merah terang memberikan sentuhan tegas yang senada dengan warna gaunnya. Kombinasi tersebut menciptakan tampilan yang seimbang antara anggun dan modern. Penampilan itu menunjukkan karakter gaya yang percaya diri tanpa berlebihan.
Kehadiran Chan di Met Gala 2026 semakin menegaskan posisinya sebagai figur yang mampu tampil menonjol di panggung mode global. Meski bukan berasal dari industri fashion, ia berhasil menghadirkan citra yang relevan dengan tema malam itu. Busana yang dipilihnya tampak dipersiapkan untuk memberi kesan kuat dalam satu momen penting. Hasilnya, penampilannya menjadi salah satu yang paling mudah diingat dalam ajang tersebut.
Tema Costume Art Met Gala
Met Gala 2026 mengusung tema Costume Art, yang mengeksplorasi hubungan antara busana dan tubuh sebagai bentuk ekspresi artistik. Tema ini memberi ruang bagi para tamu untuk menafsirkan mode sebagai bagian dari seni pertunjukan. Karena itu, pilihan busana yang tampil bukan hanya soal estetika, tetapi juga makna. Setiap detail pakaian diharapkan memiliki narasi yang mendukung konsep acara.
Dalam konteks itu, kehadiran Zuckerberg dan Chan menghadirkan interpretasi yang berbeda dari pasangan selebritas atau tokoh mode pada umumnya. Zuckerberg memilih jalur klasik yang tertib, sementara Chan menonjol lewat siluet dramatis dan warna tegas. Kontras keduanya justru menciptakan harmoni visual yang menarik. Pendekatan ini menunjukkan bahwa tema besar Met Gala dapat diterjemahkan dengan cara yang sangat personal.
Acara tahunan ini kembali menjadi panggung bagi gaya, status, dan pernyataan artistik para tamu undangan. Met Gala bukan sekadar ajang red carpet, melainkan juga ruang bagi interpretasi budaya populer dan mode kelas dunia. Sorotan terhadap pasangan Zuckerberg-Chan membuktikan bahwa figur dari luar industri fashion pun bisa menjadi pusat perhatian. Keputusan mereka untuk tidak tampil bersama di karpet merah justru menambah rasa penasaran publik.
Sorotan Kehadiran Tertutup
Berbeda dari banyak tamu lain, Zuckerberg dan Chan tidak muncul bersama di red carpet. Keduanya memilih memasuki venue secara diam-diam di Metropolitan Museum of Art. Langkah ini dilakukan setelah sempat terjadi aksi protes yang menargetkan Jeff Bezos di area sekitar acara. Situasi tersebut membuat suasana kedatangan para undangan berlangsung lebih sensitif dari biasanya.
Kehadiran mereka sebenarnya telah diprediksi sebelumnya oleh sejumlah laporan hiburan. Mengutip Page Six, pasangan ini memang dijadwalkan hadir dalam acara penggalangan dana tersebut. Informasi itu akhirnya terkonfirmasi melalui kemunculan mereka di lokasi acara. Meski begitu, cara mereka hadir tetap dibuat tidak mencolok.
Jeff Bezos dan istrinya, Lauren Sánchez, diketahui didapuk sebagai sponsor utama sekaligus honorary co-chairs Met Gala tahun ini. Peran tersebut menempatkan mereka sebagai figur penting dalam penyelenggaraan acara. Di tengah nama-nama besar yang hadir, Zuckerberg dan Chan tetap berhasil menarik perhatian. Debut mereka di Met Gala 2026 menjadi salah satu momen paling dibicarakan dari malam itu.
