XLSmart Percepat Integrasi Jaringan Pascamerger

Teknologi BRH 26 Mei 2026 15:16 WIB 2
XLSmart Percepat Integrasi Jaringan Pascamerger

XLSmart mempercepat integrasi jaringan pascamerger antara XL Axiata dan Smartfren, dengan capaian sekitar 70 persen site jaringan terintegrasi hingga akhir 2025. Progres ini disampaikan manajemen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2025 di Jakarta, Rabu (20/5/2026), sebagai bagian dari strategi memperkuat layanan dan pengalaman pelanggan.

Presiden Direktur dan CEO XLSmart, Rajeev Sethi, menegaskan integrasi jaringan menjadi fondasi utama perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan di era pascamerger. Ia menyebut dukungan pemegang saham melalui RUPST menjadi dorongan untuk menghadirkan pertumbuhan yang berkelanjutan dan kinerja yang lebih kuat.

Integrasi jaringan XLSmart

Manajemen menyampaikan integrasi jaringan berjalan lebih cepat dari ekspektasi awal perusahaan. Hingga akhir 2025, sekitar 70 persen site jaringan telah berhasil disatukan.

Perusahaan menilai percepatan tersebut memberi dampak langsung pada efisiensi operasional. Selain itu, optimalisasi jaringan mulai mendukung peningkatan kualitas layanan digital pelanggan.

Rajeev Sethi mengatakan integrasi ini tidak hanya soal penyatuan infrastruktur, tetapi juga penyatuan pengalaman pelanggan. Menurut dia, kualitas layanan yang lebih baik menjadi tujuan utama pascamerger.

Sinergi dorong efisiensi

XLSmart mencatat sinergi sebesar USD 252 juta sepanjang kuartal II hingga kuartal IV 2025. Capaian itu menjadi indikator awal dari manfaat finansial hasil penggabungan bisnis.

Manajemen menilai sinergi tersebut memperkuat efisiensi di berbagai lini. Penghematan biaya dan pemanfaatan jaringan yang lebih optimal menjadi faktor penting dalam kinerja perusahaan.

Di saat yang sama, perusahaan terus menyesuaikan struktur operasional agar lebih efektif. Langkah ini diharapkan menjaga momentum pertumbuhan setelah merger selesai dilakukan.

Ekspansi layanan 5G

Seiring integrasi jaringan berjalan, XLSmart juga memperluas layanan 5G di berbagai kota di Indonesia. Saat ini, jaringan generasi kelima itu sudah menjangkau 43 kota.

Perusahaan menargetkan cakupan 5G mencapai 88 kota hingga akhir tahun. Target tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan akses layanan digital yang lebih cepat dan stabil.

Ekspansi 5G dinilai penting untuk menjawab kebutuhan pelanggan di tengah meningkatnya penggunaan data. Dengan jaringan yang lebih luas, perusahaan berharap pengalaman pelanggan semakin meningkat.

Kinerja keuangan menguat

Transformasi pascamerger turut mendorong pertumbuhan kinerja XLSmart sepanjang 2025. Pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp42,49 triliun, tumbuh 23 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

EBITDA yang dinormalisasi mencapai Rp20,14 triliun, naik 13 persen secara tahunan. Adapun laba bersih yang dinormalisasi melonjak 63 persen menjadi Rp3 triliun.

XLSmart merupakan entitas hasil merger XL Axiata dan Smartfren Telecom yang kini melayani lebih dari 69 juta pelanggan di Indonesia. Dengan basis pelanggan tersebut, perusahaan menempatkan integrasi jaringan sebagai kunci untuk memperkuat pertumbuhan jangka panjang.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!