Vivrelle Luncurkan Privée, Sewa Tas Hermes Birkin

Lifestyle Anindya Kirana Putri 25 Mei 2026 06:41 WIB 4
Vivrelle Luncurkan Privée, Sewa Tas Hermes Birkin

Tas ikonik Hermes Birkin kini bisa dinikmati tanpa harus dibeli, setelah platform penyewaan tas desainer Vivrelle meluncurkan layanan terbaru bernama Privée. Program ini menawarkan akses ke kategori ultra-luxury melalui skema membership eksklusif dengan biaya mulai dari US$800 per bulan atau sekitar Rp12,8 juta.

Melalui layanan tersebut, anggota dapat menyewa tas legendaris seperti Birkin, Kelly, dan Constance, sekaligus memperoleh akses ke perhiasan serta jam tangan langka dari merek ternama. Vivrelle menyebut peluncuran Privée sebagai jawaban atas tingginya permintaan anggota yang ingin merasakan kemewahan tanpa harus melakukan pembelian penuh.

Privée dan akses tas mewah

Privée dirancang sebagai pintu masuk menuju koleksi fashion kelas atas yang selama ini sulit dijangkau banyak orang. Dengan model berlangganan, anggota dapat menikmati tas ikonik tanpa perlu melalui proses panjang untuk menjadi pembeli tetap di butik mewah. Skema ini juga memberi fleksibilitas bagi pengguna yang ingin berganti item sesuai kebutuhan acara.

Biaya awal membership ditetapkan mulai dari US$800 per bulan, yang setara dengan sekitar Rp12,8 juta. Dalam paket tersebut, anggota dapat memilih akses ke tas-tas premium yang menjadi simbol status dalam industri mode global. Vivrelle menempatkan layanan ini sebagai bagian dari evolusi konsumsi barang mewah yang lebih adaptif.

Anggota juga dapat menukar item setiap 30 hari atau memperpanjang masa sewa apabila masih ingin menggunakannya. Pola ini membuat konsumen memiliki kebebasan lebih besar dibandingkan pembelian konvensional. Bagi pencinta mode, fleksibilitas tersebut menjadi nilai tambah yang cukup signifikan.

Koleksi perhiasan dan jam tangan

Selain tas, Privée turut menyediakan akses ke perhiasan dan jam tangan langka dari sejumlah merek kelas dunia. Nama-nama seperti Van Cleef & Arpels, Bvlgari, dan Cartier termasuk dalam kurasi koleksi yang ditawarkan. Kehadiran kategori ini memperluas pengalaman anggota di luar sekadar penyewaan aksesori fesyen.

Vivrelle menilai, penggabungan tas, perhiasan, dan jam tangan dalam satu membership akan memperkuat daya tarik layanan. Konsep ini memungkinkan anggota memilih item yang sesuai dengan gaya hidup, agenda sosial, maupun kebutuhan profesional. Dengan demikian, pengalaman luxury dapat dirasakan secara lebih praktis dan terkurasi.

Menariknya, platform ini juga memberikan opsi bagi anggota untuk membeli item yang mereka sukai. Artinya, penyewaan dapat menjadi pintu menuju kepemilikan bila pengguna merasa cocok dengan produk tersebut. Fitur ini menambah dimensi baru pada model bisnis sewa barang mewah yang selama ini berkembang di pasar fashion.

Strategi bisnis Vivrelle

Co-founder sekaligus CEO Vivrelle, Blake Geffen, mengatakan Privée diluncurkan berdasarkan permintaan para member. Ia menegaskan bahwa aksesibilitas selalu menjadi inti dari Vivrelle sejak awal berdiri. Menurut dia, layanan baru ini merupakan langkah alami menuju masa depan ritel mewah.

Vivrelle juga bekerja sama dengan jaringan kurator global, termasuk rumah lelang dan reseller, untuk memperkaya koleksi yang tersedia. Kolaborasi tersebut membuat platform ini dapat menghadirkan barang yang semakin beragam dan bernilai tinggi. Strategi ini sekaligus menjaga relevansi Vivrelle di tengah persaingan industri penyewaan barang mewah.

Dari sisi bisnis, pendekatan kurasi dan akses eksklusif menjadi kombinasi yang membedakan Vivrelle dari layanan sejenis. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga pengalaman yang dikemas dalam standar premium. Hal ini memperkuat posisi Vivrelle sebagai pemain yang menyasar segmen konsumen kelas atas.

Akses terbatas untuk member

Meskipun terdengar terbuka, layanan Privée tidak dapat diakses oleh publik secara langsung. Saat ini, hanya member Vivrelle yang sudah ada yang berkesempatan menerima undangan untuk mengikuti program tersebut. Seleksi sepenuhnya ditentukan oleh tim internal perusahaan.

Model undangan ini menjaga kesan eksklusif yang menjadi bagian penting dari citra produk ultra-luxury. Di sisi lain, pembatasan akses membantu Vivrelle mengendalikan kualitas layanan dan profil pengguna. Dengan begitu, pengalaman premium yang ditawarkan tetap selaras dengan posisi merek.

Langkah Vivrelle menunjukkan bahwa pasar barang mewah mulai bergerak ke arah konsumsi yang lebih fleksibel. Bagi sebagian konsumen, menyewa tas Birkin bisa menjadi alternatif realistis dibandingkan membeli langsung. Tren ini berpotensi mendorong perubahan cara masyarakat menikmati produk mode premium.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!