UMKM Binaan Pertamina Catat Ekspor Cokelat Rp87 Miliar

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 01 Juni 2026 22:45 WIB 3
UMKM Binaan Pertamina Catat Ekspor Cokelat Rp87 Miliar

PT Java Criollo Cokelat Indonesia, UMKM binaan Pertamina, mencatat transaksi ekspor senilai US$ 5,2 juta atau sekitar Rp87 miliar dalam Trade Expo Indonesia 2025 pada 19 Oktober 2025. Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama perusahaan Jepang, Being Co Ltd.

Prosesi penandatanganan dilakukan oleh Founder Java Criollo, Inge Oktavia Arina, dan perwakilan Being Co Ltd, Sakae Noda, disaksikan Menteri Koperasi dan UKM Maman Abdurrahman. Pertamina menilai pencapaian ini menjadi bukti bahwa UMKM lokal mampu bersaing di pasar internasional.

Ekspor UMKM Binaan Pertamina

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, mengatakan kerja sama tersebut mencerminkan daya saing produk UMKM Indonesia. Menurut dia, kualitas, harga, dan kesiapan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam menembus pasar global.

Fadjar menyebut PT Java Criollo Cokelat Indonesia berhasil menunjukkan potensi besar sebagai produsen kakao dan cokelat berkualitas. Ia berharap 44 UMKM binaan Pertamina lain yang ikut serta dalam TEI 2025 dapat menjajaki peluang serupa.

Partisipasi dalam pameran dagang itu dinilai menjadi ruang strategis bagi UMKM untuk bertemu buyer internasional. Pertamina menempatkan ajang tersebut sebagai sarana memperluas pasar dan memperkuat jejaring dagang.

Ketertarikan Buyer Jepang

Sakae Noda menyampaikan ketertarikannya terhadap cokelat Indonesia yang diproduksi Java Criollo. Ia menilai produk tersebut unggul karena berbahan alami dan ditawarkan dengan harga yang kompetitif.

Menurut Sakae, kualitas produk menjadi alasan utama pihaknya menjalin kerja sama. Ia juga menilai cokelat Indonesia berpotensi diterima konsumen Jepang karena memiliki cita rasa yang kuat.

Dalam pernyataannya, Sakae mengatakan masyarakat Jepang berpeluang menikmati produk cokelat asal Indonesia. Ia menegaskan bahwa kualitas menjadi pertimbangan penting dalam keputusan pembelian.

Bangga Tembus Pasar Global

Founder Java Criollo Cokelat Indonesia, Inge Oktavia Arina, mengaku bangga karena produknya diterima pasar internasional. Ia menyebut pencapaian itu sebagai hasil dari konsistensi menjaga mutu dan karakter rasa produk.

Inge menjelaskan, kerja sama bermula ketika buyer mencari cokelat asal Indonesia dan menemukan nama perusahaannya. Setelah meninjau kualitas produk, pihak Jepang memutuskan untuk melanjutkan pembicaraan bisnis.

Ia menilai kesepakatan tersebut bukan hanya penting bagi perusahaan, tetapi juga bagi UMKM Indonesia secara lebih luas. Menurut dia, keberhasilan ini menunjukkan bahwa produk lokal memiliki peluang besar di pasar global.

Peluang UMKM Di TEI

Pertamina membawa total 45 UMKM ke Trade Expo Indonesia 2025, termasuk Java Criollo yang mencatat transaksi ekspor tersebut. Kehadiran mereka diarahkan untuk menjajaki peluang kerja sama dengan pembeli dari berbagai negara.

Ajang ini mempertemukan pelaku usaha lokal dengan buyer internasional yang mencari produk unggulan Indonesia. Dalam konteks tersebut, kualitas produk menjadi modal utama untuk membuka kontrak dagang yang lebih besar.

Pencapaian Java Criollo memberi sinyal positif bagi UMKM binaan lain yang tengah membidik pasar ekspor. Pertamina menilai keberhasilan itu dapat menjadi contoh bahwa pendampingan yang tepat mampu mendorong produk lokal menembus pasar dunia.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!