Tiwi Nurhasanah Sukses Kembangkan Usaha Madu Garut

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 31 Mei 2026 11:31 WIB 3
Tiwi Nurhasanah Sukses Kembangkan Usaha Madu Garut

Tiwi Nurhasanah, perempuan asal Garut, membuktikan bahwa usaha kecil dapat tumbuh menjadi sumber penghidupan yang besar. Lewat budidaya lebah yang ia rintis dengan nama Rumah Madu Simpul Hati, ia kini mampu menguliahkan tiga anaknya ke jenjang pendidikan tinggi.

Usaha tersebut tidak hanya menjual madu mentah, tetapi juga produk olahan dan turunan seperti propolis, royal jelly, serta bee pollen. Dengan dukungan pembinaan UMKM dari Pertamina, usaha yang ia jalankan berkembang lebih terstruktur dan semakin dikenal luas.

Usaha Madu dari Garut

Tiwi memulai usaha budidaya lebah dari ketekunan dan keyakinan bahwa alam Indonesia menyimpan potensi besar. Dari Garut, ia membangun Rumah Madu Simpul Hati sebagai ruang produksi, edukasi, dan pengembangan produk berbasis lebah. Perjalanan itu tidak selalu mudah, tetapi ia terus menjaga kualitas dan konsistensi produk.

Produk yang dihasilkan meliputi madu mentah, madu olahan, propolis, royal jelly, dan bee pollen. Seluruh produk tersebut dipasarkan dengan pendekatan yang menekankan manfaat dan kualitas bahan baku lokal. Keberagaman produk membuat usahanya memiliki pasar yang lebih luas dan berdaya saing.

Bagi Tiwi, lebah bukan sekadar sumber penghasilan, melainkan juga sumber manfaat bagi masyarakat. Ia melihat potensi lebah Nusantara masih belum sepenuhnya dikenal publik. Karena itu, ia berupaya memperkenalkan produk lokal agar tidak selalu kalah oleh madu impor.

Dukungan Pembinaan UMKM

Perkembangan Rumah Madu Simpul Hati tidak lepas dari program pembinaan UMKM yang dijalankan Pertamina. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, Pertamina memberikan pelatihan, pendampingan, serta sertifikasi usaha. Dukungan ini membantu Tiwi mengelola bisnis dengan standar yang lebih baik.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan bahwa pemberdayaan UMKM merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menilai, pelaku usaha yang tumbuh mandiri dapat memberi manfaat lebih luas bagi lingkungan sekitarnya. Menurutnya, kolaborasi antarpelaku usaha menjadi nilai penting dalam pengembangan UMKM.

Dukungan tersebut juga membuka ruang kolaborasi dengan dunia akademik. Tempat usaha Tiwi kini kerap menjadi lokasi penelitian mahasiswa farmasi dari berbagai universitas di Indonesia. Kehadiran peneliti dan apoteker turut memperkuat pengembangan produk kesehatan dan kosmetik berbasis lebah.

Manfaat Ekonomi Keluarga

Keberhasilan usaha madu ini membawa perubahan besar bagi kehidupan keluarga Tiwi. Dari hasil penjualan produk, ia mampu membiayai pendidikan tiga anaknya hingga perguruan tinggi. Bagi Tiwi, capaian tersebut menjadi hadiah paling berharga dari kerja keras selama ini.

Dua anaknya telah menempuh pendidikan hingga jenjang magister, sementara anak ketiganya kini sedang menempuh pendidikan sarjana. Situasi itu menjadi lompatan penting bagi keluarga yang sebelumnya hanya berlatar pendidikan sekolah menengah atas. Tiwi menilai peningkatan tersebut sebagai bukti bahwa usaha dapat mengubah masa depan keluarga.

Ia mengaku bersyukur karena bisnis yang dirintis bersama suami dapat membuka akses pendidikan lebih tinggi bagi anak-anaknya. Menurutnya, pencapaian itu jauh lebih penting daripada sekadar omzet. Hal tersebut menjadi bukti bahwa UMKM dapat memberi dampak nyata pada kehidupan rumah tangga.

Harapan Produk Lokal

Tiwi berharap masyarakat Indonesia semakin mencintai produk dalam negeri dan lebih percaya pada kualitas bahan alam lokal. Ia menilai kekayaan lebah Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk kesehatan dan kecantikan. Keyakinan itu menjadi dasar perjuangannya dalam memperluas pasar madu Nusantara.

Ia juga memiliki mimpi untuk membangun pabrik kosmetik atau produk kesehatan yang berbasis lebah alam Indonesia. Menurutnya, potensi tersebut dapat menjadi kebanggaan nasional jika dikelola dengan baik. Tiwi percaya produk lokal bisa bersaing jika didukung edukasi, riset, dan konsistensi mutu.

Perjalanan Rumah Madu Simpul Hati menunjukkan bahwa UMKM mampu tumbuh melalui kerja keras dan pendampingan yang tepat. Dari usaha lebah di Garut, Tiwi tidak hanya membangun bisnis, tetapi juga menggerakkan manfaat bagi keluarga dan masyarakat. Kisahnya menjadi gambaran bahwa kekayaan alam Indonesia masih menyimpan peluang ekonomi yang besar.

Tag Terkait
#UMKM#madu#Pertamina

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!