Telkomsel Kerek Laba Bersih 2025, Layanan Digital Melesat

Ekonomi Bisnis Gilang Nabaris 27 Mei 2026 21:01 WIB 3
Telkomsel Kerek Laba Bersih 2025, Layanan Digital Melesat

Telkomsel memperkuat kinerja bisnis sepanjang 2025 dengan fokus pada layanan digital yang lebih relevan, berkualitas, dan bernilai bagi pelanggan. Perusahaan telekomunikasi ini mencatat pendapatan Rp109,3 triliun dan laba bersih Rp19,7 triliun, seiring strategi penyederhanaan produk, penyesuaian harga, serta optimalisasi portofolio layanan.

Dampak strategi tersebut mulai terlihat pada paruh kedua 2025, ketika laba bersih tumbuh 14,7 persen secara kuartalan dan EBITDA naik 5,4 persen. Direktur Utama Telkomsel Nugroho menegaskan bahwa 2025 menjadi momentum penting untuk membangun fondasi pertumbuhan yang lebih sehat, berkualitas, dan berkelanjutan di tengah industri yang menantang.

Kinerja Telkomsel Makin Kuat

Sepanjang 2025, Telkomsel menempatkan pertumbuhan berkualitas sebagai arah utama bisnis. Fokus itu mendorong perusahaan menjaga kepemimpinan pasar melalui peningkatan nilai pelanggan dan kualitas layanan broadband. Pendekatan tersebut juga memperkuat pengalaman digital yang dinilai semakin relevan bagi masyarakat Indonesia.

Kontribusi layanan digital menjadi penopang utama kinerja perusahaan, dengan porsi lebih dari 95 persen dari pendapatan mobile. Trafik data juga tumbuh 15 persen secara tahunan, menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas digital. Capaian ini menegaskan posisi Telkomsel sebagai penyedia layanan yang masih sangat dibutuhkan di pasar yang kompetitif.

Di sisi lain, basis pelanggan yang terkonsolidasi mencapai 156,1 juta pelanggan hingga akhir tahun. ARPU perusahaan juga naik menjadi Rp45 ribu, yang mencerminkan produktivitas bisnis yang membaik. Kinerja tersebut memperlihatkan bahwa strategi quality-led mulai memberi hasil nyata bagi perusahaan.

Strategi Digital Telkomsel

Telkomsel terus memperluas layanan digital yang mendukung aktivitas sehari-hari pelanggan. Layanan itu mencakup kebutuhan komunikasi, hiburan, hingga solusi berbasis kecerdasan buatan yang semakin terintegrasi. Perusahaan menilai pendekatan ini penting untuk menjaga relevansi di tengah perubahan perilaku konsumen.

Penguatan layanan konvergensi menjadi bagian penting dari strategi tersebut. Penetrasi layanan ini telah mencapai sekitar 59 persen dan terus bertambah seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas rumah. Sementara itu, jumlah pelanggan fixed broadband turut melampaui 10 juta pelanggan.

Ekspansi layanan konvergensi mempertegas peran Telkomsel dalam menghadirkan konektivitas yang lebih lengkap. Perusahaan tidak hanya menjual akses internet, tetapi juga menawarkan pengalaman digital yang lebih menyeluruh. Langkah ini dinilai sejalan dengan kebutuhan pasar yang semakin mengutamakan kemudahan dan stabilitas layanan.

Dampak Sosial Telkomsel

Selain mengejar pertumbuhan bisnis, Telkomsel juga menekankan dampak sosial dari pengembangan ekosistem digital. Perusahaan menyebut konektivitas yang dibangun harus membuka peluang ekonomi dan sosial bagi masyarakat. Orientasi ini menjadi bagian dari semangat melayani sepenuh hati yang terus diusung perusahaan.

Program pemberdayaan UMKM menjadi salah satu bukti dampak tersebut, dengan peningkatan omzet rata-rata hingga 32 persen melalui pemanfaatan layanan digital. Telkomsel juga berkontribusi dalam penciptaan lebih dari 685 ribu lapangan kerja di ekosistem digital. Capaian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan bisnis turut memberi efek berganda bagi perekonomian nasional.

Perusahaan juga aktif mendorong pemerataan akses digital hingga wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar melalui dukungan BTS USO. Di saat yang sama, pengembangan talenta digital terus dilakukan lewat program NextDev dan berbagai inisiatif edukasi. Upaya tersebut memperluas manfaat layanan Telkomsel di luar sekadar konektivitas.

Pengakuan Global Telkomsel

Sepanjang 2025, Telkomsel juga meraih berbagai penghargaan nasional dan internasional atas inovasi dan kualitas layanan. Pengakuan itu datang dari ajang Ookla Speedtest Awards, Global GTI Awards, hingga penghargaan pemanfaatan AI pada layanan MyTelkomsel. Deretan apresiasi ini memperkuat citra perusahaan di mata publik dan mitra industri.

Telkomsel juga menerima penghargaan dari ajang Glotel, TM Forum, dan Gartner Marketing & Communications Awards. Pencapaian tersebut mencerminkan konsistensi perusahaan dalam mengembangkan layanan yang andal dan relevan. Inovasi yang berkelanjutan menjadi salah satu faktor yang menjaga daya saing perusahaan di tengah perubahan industri.

Nugroho menegaskan bahwa masa depan industri telekomunikasi tidak hanya ditentukan oleh skala bisnis. Menurut dia, kemampuan menghadirkan layanan bernilai, pengalaman yang konsisten, serta keberlanjutan bisnis akan menjadi penentu utama. Dengan pendekatan itu, Telkomsel berharap dapat menciptakan dampak jangka panjang bagi pelanggan dan ekosistem digital nasional.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!