Telkomsat Resmikan Community Gateway Wamena di Papua Pegunungan

Teknologi BRH 21 Mei 2026 21:40 WIB 6
Telkomsat Resmikan Community Gateway Wamena di Papua Pegunungan

PT Telkom Indonesia bersama anak usahanya, PT Telkom Satelit Indonesia atau Telkomsat, meresmikan Community Gateway di Stasiun Bumi Sedang Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Fasilitas ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pemerataan konektivitas digital di wilayah pegunungan Papua melalui teknologi satelit. Peresmian dilakukan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, serta Plt Direktur Utama Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan membuka akses internet yang lebih stabil bagi masyarakat dan layanan publik.

Community Gateway Wamena dibangun sebagai tulang punggung konektivitas di Papua Pegunungan yang selama ini menghadapi tantangan akses jaringan akibat kondisi geografis. Telkom menilai teknologi satelit menjadi solusi paling efektif untuk menjangkau kawasan pegunungan yang sulit dilayani jaringan terestrial. Infrastruktur ini juga diproyeksikan mendukung komunikasi masyarakat, penguatan ekonomi digital, serta layanan pemerintahan. Dengan desain yang adaptif, fasilitas tersebut ditargetkan memberi dampak nyata bagi aktivitas digital di wilayah timur Indonesia.

Solusi Konektivitas Pegunungan

Plt Direktur Utama Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi menyebut teknologi satelit memiliki keunggulan dalam menjangkau wilayah dengan medan yang menantang. Menurut dia, tidak semua daerah di Papua dapat dilayani secara optimal oleh jaringan terestrial. Karena itu, Community Gateway Wamena disiapkan sebagai solusi yang lebih cepat, lebih luas, dan lebih adaptif. Infrastruktur ini juga menjadi bagian dari penguatan ekosistem konektivitas nasional berbasis sovereign infrastructure yang andal dan berkelanjutan.

Telkomsat menegaskan bahwa keberadaan fasilitas tersebut akan memudahkan berbagai kebutuhan komunikasi masyarakat. Selain itu, jaringan yang dibangun diharapkan mendukung sektor pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan administrasi publik. Konektivitas yang lebih baik juga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memanfaatkan layanan digital. Dengan demikian, manfaatnya tidak hanya berhenti pada koneksi internet, tetapi juga pada pertumbuhan aktivitas ekonomi setempat.

Secara teknis, Community Gateway Wamena berfungsi sebagai main link atau jalur utama konektivitas di Papua Pegunungan. Fasilitas ini berbeda dengan Community Gateway di Merauke yang difungsikan sebagai backup link saat jaringan terestrial terganggu. Saat ini, kapasitas transport jaringan di Wamena berada di kisaran 7 Gbps dengan utilisasi yang sudah cukup tinggi. Melalui pengembangan bertahap, kapasitas tersebut dapat ditingkatkan hingga potensi maksimal 40 Gbps.

Perusahaan juga menilai peningkatan kapasitas akan berdampak pada kualitas konektivitas yang lebih stabil. Latensi yang lebih terkendali diharapkan membantu kelancaran layanan digital di wilayah pegunungan. Untuk menggambarkan rencana peningkatan kapasitas, berikut ringkasannya:

KondisiKapabilitas
Kapasitas saat ini7 Gbps
Potensi maksimal40 Gbps

Fasilitas Terbuka Bagi Banyak Pihak

Community Gateway Wamena dirancang sebagai open access platform sehingga dapat dimanfaatkan berbagai pihak. Operator telekomunikasi, penyedia jasa internet lokal, hingga institusi lain bisa memanfaatkan infrastruktur tersebut. Skema ini dinilai penting untuk memperluas ekosistem digital di Papua Pegunungan. Dengan model akses terbuka, pemanfaatan jaringan dapat berjalan lebih efisien dan inklusif.

Telkom menilai pendekatan ini akan mendorong kolaborasi antarpelaku industri di daerah. Kehadiran infrastruktur bersama memungkinkan pembangunan layanan digital tidak berjalan sendiri-sendiri. Dalam jangka panjang, pola tersebut berpotensi mempercepat pemerataan layanan internet di wilayah yang selama ini tertinggal. Akses yang lebih luas juga dapat menciptakan ruang inovasi bagi pelaku usaha lokal dan komunitas setempat.

Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Velix Wanggai menyebut fasilitas ini sebagai tonggak penting pembangunan digital. Menurut dia, Papua Pegunungan membutuhkan dukungan infrastruktur yang mampu menembus hambatan geografis. Kehadiran Community Gateway dinilai dapat memperkuat fondasi transformasi digital di kawasan pegunungan. Langkah ini juga dipandang sejalan dengan agenda percepatan pembangunan wilayah timur Indonesia.

Dengan skema yang lebih terbuka, infrastruktur tersebut diharapkan tidak hanya melayani kebutuhan satu sektor. Berbagai pihak dapat membangun layanan di atas jaringan yang sama sesuai kebutuhan masing-masing. Hal ini membuat investasi infrastruktur menjadi lebih bernilai dan berkelanjutan. Pada saat yang sama, masyarakat memperoleh manfaat dari konektivitas yang lebih merata dan mudah diakses.

Prioritas Nasional Di Timur

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo mengatakan pembangunan infrastruktur digital di Papua merupakan bagian dari prioritas nasional. Ia menegaskan bahwa konektivitas adalah prasyarat utama kemajuan di seluruh wilayah Indonesia. Menurut dia, Community Gateway Wamena mengubah tantangan geografis menjadi peluang strategis. Infrastruktur tersebut diharapkan membuat Papua Pegunungan lebih siap tumbuh dalam ekonomi digital nasional.

Angga menilai pemerintah dan pelaku industri perlu memastikan infrastruktur yang dibangun benar-benar digunakan masyarakat. Ia menekankan bahwa jaringan yang hadir harus hidup dan memberi manfaat langsung. Karena itu, penguatan pemanfaatan layanan digital dinilai sama pentingnya dengan pembangunan fisiknya. Pemerintah ingin memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal dari arus transformasi digital.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan konektivitas adalah hak seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali. Ia menyebut TelkomGroup ingin memastikan masyarakat di wilayah paling timur tidak tertinggal dari perkembangan digital. Menurut dia, tantangan di Papua Pegunungan sangat besar karena keterbatasan jaringan terestrial dan kondisi medan yang sulit. Community Gateway Wamena hadir sebagai solusi strategis untuk menjawab persoalan tersebut.

Dian menilai penguatan konektivitas di Papua Pegunungan akan berdampak luas bagi masa depan daerah. Akses internet yang lebih baik dapat mempercepat layanan publik, pendidikan, dan kegiatan ekonomi masyarakat. Di sisi lain, fasilitas itu juga memperkuat jaringan nasional yang lebih tangguh dan berkelanjutan. Dengan langkah ini, TelkomGroup berharap pemerataan digital dari Sabang sampai Merauke semakin nyata.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!