Telkom Resmikan Community Gateway Wamena untuk Perkuat Internet Papua

Teknologi BRH 30 Mei 2026 14:54 WIB 2
Telkom Resmikan Community Gateway Wamena untuk Perkuat Internet Papua

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama PT Telkom Satelit Indonesia meresmikan Community Gateway Wamena di Stasiun Bumi Sedang Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, pada Senin (11/5/2026). Infrastruktur ini menjadi langkah strategis untuk memperluas pemerataan digital di wilayah pegunungan Papua yang memiliki tantangan geografis berat. Peresmian dilakukan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo bersama jajaran TelkomGroup.

Community Gateway Wamena hadir sebagai titik distribusi utama konektivitas di Papua Pegunungan, dengan fungsi sebagai main link untuk memperkuat layanan komunikasi. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mendorong akses internet yang lebih andal, mendukung layanan publik, dan membuka ruang pertumbuhan ekonomi digital di wilayah timur Indonesia.

Community Gateway Wamena dan konektivitas

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo menyebut pembangunan Community Gateway Wamena sebagai bagian dari program prioritas nasional. Menurut dia, konektivitas merupakan prasyarat utama kemajuan yang harus menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Karena itu, infrastruktur digital di Papua Pegunungan dinilai penting untuk mempersempit kesenjangan akses.

Angga menegaskan bahwa fasilitas ini bukan hanya membangun jaringan, tetapi juga membangun fondasi masa depan Indonesia yang terhubung. Pemerintah, kata dia, ingin memastikan infrastruktur yang telah hadir benar-benar dimanfaatkan masyarakat secara luas. Fokus utamanya adalah agar wilayah paling timur juga masuk ke dalam arus transformasi digital nasional.

Community Gateway Wamena dibangun sebagai jawaban atas keterbatasan jaringan terestrial yang selama ini membatasi kualitas layanan komunikasi. Dengan pemanfaatan teknologi satelit, kapasitas dan kualitas konektivitas dapat ditingkatkan secara signifikan. Langkah ini sekaligus memperkuat ketahanan jaringan nasional melalui jalur komunikasi yang lebih andal.

TelkomGroup menempatkan infrastruktur ini sebagai bagian dari mandat sebagai agent of development. Kehadirannya diharapkan mendorong aktivitas ekonomi, mempercepat layanan publik, serta mendukung pendidikan dan kesehatan di wilayah Papua Pegunungan. Dengan begitu, konektivitas tidak hanya menjadi fasilitas teknis, tetapi juga pengungkit pembangunan sosial.

Peran Telkomsat di Papua

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menilai Wamena dan wilayah sekitarnya memiliki peran strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial. Namun, kawasan ini masih menghadapi kendala besar akibat kondisi geografis dan terbatasnya jaringan darat. Dalam situasi tersebut, solusi berbasis satelit menjadi pilihan yang paling relevan.

Dian menegaskan bahwa konektivitas adalah hak seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali. Ia menyebut TelkomGroup ingin memastikan tidak ada anak bangsa yang tertinggal dari transformasi digital. Karena itu, penguatan konektivitas di Papua Pegunungan menjadi perhatian serius perusahaan.

Community Gateway Wamena menjadi fasilitas kedua yang dibangun TelkomGroup melalui Telkomsat setelah Merauke. Jika fasilitas di Merauke berfungsi sebagai backup link, maka Wamena diposisikan sebagai main link atau tulang punggung utama konektivitas di wilayah pegunungan. Model ini menunjukkan strategi yang berbeda sesuai kebutuhan jaringan di masing-masing daerah.

Dengan pendekatan tersebut, TelkomGroup tidak hanya fokus pada mitigasi risiko jaringan. Perusahaan juga memperkuat kapasitas inti dan meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan. Upaya ini diharapkan menciptakan konektivitas yang lebih stabil dan berdaya tahan tinggi.

Kapastias jaringan meningkat

Community Gateway Wamena dirancang untuk meningkatkan kapasitas jaringan secara bertahap hingga mencapai potensi maksimal 40 Gbps. Saat ini, kapasitas transport jaringan di Wamena berada di kisaran 7 Gbps dengan tingkat utilisasi yang sudah tinggi. Peningkatan kapasitas ini dinilai penting untuk mengantisipasi pertumbuhan trafik di masa mendatang.

Selain kapasitas, proyek ini juga menargetkan peningkatan kualitas koneksi yang lebih stabil dan latensi yang lebih terkendali. Dengan performa yang lebih baik, kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital dapat dilayani secara lebih optimal. Kondisi ini juga memberi ruang bagi pengembangan ekosistem digital lokal.

Fasilitas tersebut didesain sebagai open access platform, sehingga tidak hanya dapat digunakan oleh TelkomGroup. Operator lain, penyedia layanan internet lokal, dan institusi terkait juga dapat memanfaatkannya. Skema ini diharapkan mendorong ekosistem konektivitas yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

TelkomGroup menegaskan infrastruktur ini sebagai bagian dari sovereign infrastructure yang mengutamakan kontrol, keandalan, dan ketahanan jaringan nasional. Dalam konteks Papua Pegunungan, desain itu menjadi penting untuk memastikan layanan tetap dapat diandalkan. Dengan begitu, jaringan dapat menopang kebutuhan masyarakat dan dunia usaha secara lebih luas.

Dampak bagi Papua Pegunungan

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Dr Velix Wanggai, menyebut kehadiran Community Gateway Wamena sebagai tonggak pembangunan di wilayah pegunungan. Ia menilai solusi konektivitas satelit dari Telkom dan Telkomsat merupakan langkah nyata untuk menjangkau masyarakat di daerah terpencil. Menurut dia, infrastruktur ini dapat membuka jalan menuju masa depan yang lebih cerah.

Velix menilai kehadiran fasilitas tersebut akan memperkuat akses masyarakat terhadap layanan digital yang lebih merata. Dampaknya tidak hanya dirasakan di sektor komunikasi, tetapi juga pada pendidikan, kesehatan, dan aktivitas ekonomi. Karena itu, penguatan jaringan dinilai sejalan dengan agenda pembangunan Papua secara menyeluruh.

Acara peresmian juga disaksikan oleh sejumlah pejabat TelkomGroup dan pemerintah daerah secara langsung maupun virtual. Hadir antara lain Direktur Wholesale and International Service Budi Satria Dharma Purba, Wakil Gubernur Papua Pegunungan Dr Ones Pahabol, Direktur Network Telkom Nanang Hendarno, serta Direktur Pengembangan Telkomsat Anggoro Kurnianto Widiawan. Kehadiran para pemangku kepentingan itu menunjukkan dukungan luas terhadap penguatan infrastruktur digital di Papua.

Dengan hadirnya Community Gateway Wamena, TelkomGroup menegaskan komitmen untuk memperluas pemerataan digital hingga wilayah paling timur Indonesia. Infrastruktur ini diharapkan menjadi penggerak utama konektivitas di Papua Pegunungan, sekaligus memperkuat fondasi transformasi digital nasional. Langkah tersebut menjadi sinyal bahwa pembangunan digital kini bergerak lebih jauh ke daerah yang selama ini tertinggal.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!