Telkom Gelar Forum Kedaulatan Teknologi Indonesia 2026

Teknologi Moh. Royhan Nahado 28 Mei 2026 20:55 WIB 3
Telkom Gelar Forum Kedaulatan Teknologi Indonesia 2026

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menggelar Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026 bertajuk The Rise of Indonesia Tech Sovereignty di Telkom Landmark Tower, Jakarta, pada Rabu (20/5/2026). Forum ini menjadi ruang kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat arah kedaulatan teknologi Indonesia melalui pengembangan cloud, kecerdasan buatan, dan keamanan siber.

Acara tersebut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, industri, hingga pelaku teknologi global. Telkom menegaskan forum ini dirancang untuk mendorong ekosistem digital nasional yang lebih mandiri, aman, dan berdaya saing di tengah percepatan transformasi digital.

Kedaulatan Teknologi Jadi Fokus

Direktur Strategic Business Development and Portfolio Telkom Seno Soemadji menyebut keterlibatan para pemangku kepentingan menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Menurut dia, penguatan kedaulatan teknologi tidak lagi sekadar agenda teknis, melainkan kebutuhan strategis nasional.

Seno menjelaskan, meningkatnya adopsi teknologi digital membuat isu kedaulatan semakin relevan di banyak negara. Ketergantungan terhadap infrastruktur, platform, dan teknologi global kini dipandang berkaitan erat dengan ketahanan ekonomi, keamanan data, dan kepentingan nasional.

Karena itu, Telkom mendorong penguatan sovereign digital ecosystem agar data, infrastruktur, kapabilitas AI, dan keamanan digital nasional tetap berada dalam kepentingan negara. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain aktif dalam rantai nilai ekonomi digital global.

Tiga Pilar Utama Telkom

Forum ini mengangkat tiga pilar utama, yaitu Cloud Sovereignty, AI Sovereignty, dan Cybersecurity Sovereignty. Ketiganya diposisikan sebagai fondasi untuk membangun ekosistem digital yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

Telkom juga menyoroti pentingnya pengembangan AI berbasis konteks Indonesia agar pemanfaatannya lebih relevan dengan kebutuhan nasional. Di sisi lain, penguatan ketahanan siber menjadi prioritas agar sistem digital strategis tetap terlindungi dari ancaman global.

Selain itu, forum ini membahas pembangunan kapasitas talenta digital nasional sebagai bagian dari upaya jangka panjang. Menurut Telkom, kemandirian teknologi hanya dapat tercapai jika infrastruktur, sumber daya manusia, dan inovasi tumbuh secara seimbang.

AdyaCakra dan AI CoE

Dalam forum tersebut, Telkom memperkenalkan inisiatif AdyaCakra sebagai bagian dari pengembangan sovereign cloud, sovereign AI, dan sovereign cybersecurity. Inisiatif ini dirancang untuk mendorong peran Indonesia sebagai pengembang sekaligus penggerak ekosistem digital regional.

Seno menyebut AdyaCakra diharapkan menjadi kontribusi nyata Telkom dalam memperkuat fondasi digital sovereignty Indonesia. Ia menambahkan, inisiatif ini juga ditujukan untuk mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional melalui ekosistem digital yang lebih kuat dan adaptif.

Selain itu, Telkom memperkuat kapabilitas AI melalui lima pilar AI Center of Excellence. Pilar tersebut mencakup AI Campus, AI Playground, AI Connect, AI Hub, dan AI Native untuk memperluas riset, pengembangan talenta, serta penerapan AI di internal perusahaan.

Kolaborasi Digital Nasional

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital RI Edwin Hidayat Abdullah menegaskan transformasi digital tidak hanya soal percepatan adopsi teknologi. Menurut dia, Indonesia juga harus memiliki kapasitas, ketahanan, dan kendali atas infrastruktur digitalnya sendiri.

Sementara itu, Deputi IV Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN Slamet Aji Pamungkas menyoroti pentingnya pengendalian nasional terhadap data strategis. Ia menilai data, sistem enkripsi, dan aspek keamanan perlu berada dalam yurisdiksi Indonesia agar perlindungannya optimal.

Melalui Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026, Telkom berharap lahir gerakan bersama untuk memperkuat kedaulatan teknologi Indonesia. Forum ini juga diharapkan menjadi landasan bagi ekosistem digital nasional yang mampu menciptakan nilai ekonomi, inovasi, dan daya saing berkelanjutan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!