Telkom Dorong Kedaulatan Teknologi Indonesia Lewat Forum 2026

Teknologi Moh. Royhan Nahado 27 Mei 2026 02:45 WIB 2
Telkom Dorong Kedaulatan Teknologi Indonesia Lewat Forum 2026

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menggelar Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026 bertajuk The Rise of Indonesia Tech Sovereignty di Telkom Landmark Tower, Jakarta, pada Rabu (20/5/2026). Forum ini menjadi ruang kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat arah kedaulatan teknologi Indonesia melalui tiga pilar utama, yakni cloud sovereignty, AI sovereignty, dan cybersecurity sovereignty.

Acara tersebut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, termasuk perwakilan pemerintah, regulator, dan pelaku industri teknologi. Melalui forum ini, Telkom menegaskan dorongan agar ekosistem digital nasional tumbuh lebih mandiri, aman, dan berdaya saing di tengah percepatan transformasi digital global.

Kedaulatan Teknologi Indonesia

Direktur Strategic Business Development and Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menilai isu kedaulatan teknologi semakin penting seiring meningkatnya adopsi teknologi digital. Ia menyebut ketergantungan pada infrastruktur dan platform global kini tidak hanya menyangkut teknologi, tetapi juga ketahanan ekonomi dan keamanan data. Karena itu, penguatan ekosistem digital yang berdaulat menjadi kebutuhan strategis bagi Indonesia.

Menurut Seno, sovereignty digital harus memastikan data, infrastruktur, kemampuan kecerdasan buatan, dan keamanan digital tetap berada dalam kepentingan, hukum, serta kendali negara. Ia menegaskan bahwa Indonesia perlu memperkuat posisi agar tidak sekadar menjadi pasar digital. Sebaliknya, Indonesia juga harus mampu mengembangkan dan mengelola aset digitalnya sendiri.

Forum ini menjadi wadah untuk mendorong gerakan bersama menuju kedaulatan teknologi nasional. Telkom berharap langkah tersebut dapat memperkuat fondasi digital Indonesia agar menghasilkan nilai ekonomi, peluang inovasi, dan daya saing yang berkelanjutan. Dengan begitu, posisi Indonesia di rantai nilai ekonomi digital global dapat semakin kuat.

Fokus Cloud Dan AI

Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026 menyoroti sejumlah isu strategis, mulai dari sovereign cloud infrastructure, pengembangan AI berbasis konteks Indonesia, hingga penguatan ketahanan siber nasional. Forum ini juga membahas pentingnya pembangunan kapasitas talenta digital agar transformasi teknologi dapat berjalan berkelanjutan. Seluruh agenda tersebut diarahkan untuk memperkuat kemandirian teknologi nasional.

Seno menjelaskan bahwa cloud, AI, dan keamanan siber merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Ia menilai data, kecerdasan, dan nilai ekonomi digital nasional harus memberikan manfaat lebih besar bagi Indonesia sendiri. Karena itu, penguatan tiga pilar tersebut harus menjadi prioritas dalam strategi pembangunan digital.

Telkom juga memperkenalkan inisiatif AdyaCakra sebagai bagian dari pengembangan sovereign cloud, sovereign AI, dan sovereign cybersecurity. Inisiatif ini diharapkan mendukung peran Indonesia sebagai pengembang sekaligus penggerak ekosistem digital regional. Dengan langkah tersebut, Telkom ingin berkontribusi pada akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.

Kolaborasi Lintas Sektor

Forum ini dihadiri Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital RI Edwin Hidayat Abdullah, Managing Director Strategic Technology Initiatives Danantara Indonesia Ricardo Irwan Rei, serta Deputi IV Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN Slamet Aji Pamungkas. Hadir pula Managing Director Gen AI Lead, Sovereign AI Lead for Accenture APAC Kunal Shah. Kehadiran mereka menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat arah teknologi nasional.

Edwin menegaskan bahwa transformasi digital tidak cukup hanya mengejar percepatan adopsi teknologi. Menurut dia, Indonesia juga harus memiliki kapasitas, ketahanan, dan kendali atas infrastruktur digitalnya sendiri. Karena itu, kolaborasi lintas sektor diperlukan agar Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi global.

Sementara itu, Slamet menekankan pentingnya pengelolaan data strategis nasional dalam yurisdiksi Indonesia. Ia menilai operasional, kepemilikan, dan aspek pengamanan data harus dapat dikendalikan secara optimal. Slamet juga menyoroti pentingnya penguasaan sistem enkripsi sebagai bagian dari perlindungan data nasional.

Langkah Strategis Telkom

Dalam forum tersebut, Telkom juga menegaskan arah transformasi melalui strategi TLKM 30. Perseroan terus memperkuat perannya sebagai orkestrator ekosistem digital nasional dengan mengembangkan infrastruktur digital, platform, dan kapabilitas teknologi. Langkah ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan pasar atas layanan digital yang terus meningkat.

Visi kedaulatan teknologi itu sejalan dengan pengembangan kapabilitas AI melalui lima pilar AI Center of Excellence. Pilar tersebut mencakup AI Campus untuk riset dan talenta, AI Playground untuk ruang kreasi developer, AI Connect untuk komunitas, AI Hub untuk solusi industri, serta AI Native untuk penerapan AI internal. Pendekatan ini dirancang agar ekosistem AI nasional tumbuh lebih terstruktur.

Selain menjadi forum dialog strategis, Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026 juga menandai peluncuran Charter of Digital Sovereignty. Dokumen itu menjadi bentuk keseriusan bersama dalam membangun ekosistem teknologi nasional yang lebih kuat. Telkom berharap seluruh inisiatif tersebut dapat memperkuat fondasi digital Indonesia dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing global.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!