Strategi UMKM Menembus Pasar Global

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 31 Mei 2026 06:08 WIB 2
Strategi UMKM Menembus Pasar Global

Produk usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM dinilai memiliki peluang besar untuk menembus pasar global, asalkan pelaku usaha menyiapkan strategi yang tepat sejak awal. Hal itu disampaikan Owner Woh Chips by Kultiva Co, Suryaningsih Wibowo, di sela pameran BNI di ICE BSD, Tangerang, Sabtu, 16 Agustus 2025.

Menurut Suryaningsih, persiapan produk, riset pasar, hingga pemahaman terhadap kebutuhan konsumen di negara tujuan menjadi kunci utama agar produk lokal dapat diterima. Ia menegaskan, tanpa pemetaan target yang jelas, pelaku usaha akan kesulitan menentukan produk, harga, dan arah pemasaran yang sesuai.

Strategi UMKM Menuju Ekspor

Suryaningsih menilai riset pasar harus menjadi langkah awal sebelum produk dibawa ke negara tujuan. Menurutnya, pelaku usaha perlu memahami siapa target konsumennya, kapan produk dibutuhkan, dan berapa harga yang tepat.

Ia menambahkan, market research membantu UMKM mengenali karakter pasar secara lebih akurat. Tanpa riset yang memadai, pelaku usaha berisiko salah sasaran dalam menentukan strategi penjualan.

Dengan memahami kebutuhan pasar, produk yang ditawarkan dapat disesuaikan dengan preferensi konsumen di negara tujuan. Langkah ini juga membantu pelaku usaha menjaga daya saing di tengah ketatnya persaingan produk impor.

Relasi Bisnis Jadi Kunci

Selain riset, Suryaningsih menekankan pentingnya membangun relasi dalam menjalankan bisnis. Menurut dia, bisnis bukan hanya soal produk, tetapi juga tentang hubungan dan komunikasi yang berkelanjutan.

Melalui relasi yang baik, pelaku UMKM dapat memahami kebutuhan dan keinginan konsumen di negara tujuan ekspor. Dari situ, mereka bisa menyusun strategi harga yang lebih sesuai dengan karakter pasar setempat.

Ia menyebut, psikologi pembeli juga perlu diperhatikan agar produk hadir sebagai solusi, bukan sekadar barang dagangan. Dalam konteks makanan ringan, produk harus bisa memberi pengalaman yang menyenangkan bagi konsumen.

Pelatihan Perkuat UMKM

Suryaningsih juga menilai pelatihan yang disediakan pemerintah sangat penting bagi UMKM. Program tersebut dinilai dapat membantu pelaku usaha memahami standar pasar sekaligus memperluas akses promosi.

Ia menyebut dukungan Kementerian BUMN terhadap UMKM cukup besar, termasuk melalui pembinaan dan pendampingan pemasaran. Dengan jaringan yang dimiliki, pelaku usaha dapat memperoleh informasi terkait kebutuhan pasar dan peluang promosi.

Menurutnya, keterlibatan dalam pelatihan membuat UMKM lebih siap menghadapi pasar yang lebih luas. Bekal tersebut menjadi modal penting agar produk lokal tidak hanya kuat di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing di luar negeri.

Pameran Buka Peluang Ekspor

Produk Woh Chips by Kultiva Co saat ini telah menembus sedikitnya sepuluh negara, termasuk Kanada, Thailand, Prancis, China, Singapura, Australia, dan Malaysia. Perluasan pasar itu disebut tidak lepas dari keikutsertaan perusahaan dalam pameran yang diselenggarakan BNI di Hong Kong.

Suryaningsih mengatakan partisipasi dalam pameran membuka akses lebih luas bagi pelaku usaha untuk bertemu calon pembeli dan mitra bisnis. Melalui business matching, peluang ekspor menjadi lebih konkret karena terjadi komunikasi langsung antara penjual dan pembeli.

Ia mencontohkan, keikutsertaan dalam pameran BNIXpora di Hong Kong tahun lalu membuka jalan ekspor ke China. Menurutnya, dukungan seperti itu sangat penting agar UMKM Indonesia mampu naik kelas dan masuk pasar internasional.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!