Satelit Nusantara Lima Dorong Pemerataan Internet Nasional

Teknologi Moh. Royhan Nahado 25 Mei 2026 07:36 WIB 5
Satelit Nusantara Lima Dorong Pemerataan Internet Nasional

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan pengoperasian satelit Nusantara Lima milik Pasifik Satelit Nusantara akan mempercepat pemerataan akses internet di Indonesia. Pernyataan itu disampaikan pada peresmian pengoperasian satelit Nusantara Lima di Jakarta, Senin malam, 11 Mei 2026. Menurut Meutya, kehadiran satelit ini menjadi jawaban atas kebutuhan konektivitas di wilayah yang selama ini sulit dijangkau jaringan darat.

Meutya menjelaskan, akses internet nasional saat ini telah menjangkau lebih dari 80 persen populasi, namun masih ada sekitar 20 persen masyarakat yang belum terhubung. Kondisi itu berarti sekitar 230 juta penduduk Indonesia sudah terkoneksi dengan dunia maya. Pemerintah, kata dia, tetap menargetkan seluruh 280 juta warga dapat menikmati akses digital secara merata.

Internet Merata ke Daerah

Meutya menegaskan, pemerataan internet tidak boleh berhenti di wilayah yang dekat dengan Pulau Jawa. Pemerintah ingin konektivitas hadir di berbagai daerah, mulai dari Sabang hingga Merauke, serta dari Pulau Rote sampai Miangas. Dengan begitu, layanan digital dapat dirasakan secara adil oleh masyarakat di seluruh penjuru negeri.

Ia mencontohkan saat Presiden Prabowo Subianto berkunjung ke Miangas, pemerintah sempat membagikan Starlink untuk mendukung konektivitas di daerah terluar itu. Langkah tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan internet di wilayah perbatasan harus dipenuhi lebih cepat. Namun, pemerintah juga menilai solusi jangka panjang perlu ditopang oleh infrastruktur nasional yang lebih berdaulat.

Karena itu, satelit Nusantara Lima diposisikan sebagai bagian penting dari pemerataan layanan internet. Dengan kapasitas besar, satelit ini diharapkan mampu menjangkau daerah pelosok yang selama ini minim akses. Pemerintah menilai kehadiran infrastruktur milik dalam negeri akan memperkuat kemandirian digital nasional.

Meutya menambahkan, kebutuhan masyarakat di pulau terluar tidak bisa menunggu terlalu lama. Pemerintah harus memastikan hak warga atas informasi dan layanan digital terpenuhi sejak awal. Menurut dia, konektivitas merupakan fondasi bagi kesempatan yang lebih setara di seluruh wilayah Indonesia.

Internet dan Target Desa

Pemerintah tengah menargetkan 2.500 desa yang belum terhubung internet dapat menikmati konektivitas digital pada akhir 2026. Target itu menjadi bagian dari percepatan pembangunan ekosistem Indonesia Digital. Fokus utama diarahkan pada wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T.

Program tersebut tidak hanya bertujuan menghadirkan jaringan di desa tanpa sinyal. Pemerintah juga ingin memastikan masyarakat di wilayah itu memperoleh manfaat nyata dari akses digital. Dengan demikian, internet tidak sekadar hadir sebagai infrastruktur, tetapi juga sebagai penggerak aktivitas ekonomi dan sosial.

Meutya menilai, konektivitas harus membawa perubahan terhadap kesejahteraan rakyat. Ia menegaskan bahwa pembangunan jaringan tanpa dampak ekonomi tidak akan memberi hasil yang optimal. Karena itu, penguatan ekosistem digital perlu berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Pemerintah juga melihat tantangan pemerataan internet sebagai isu strategis yang membutuhkan kerja sama lintas sektor. Dalam pandangan Meutya, kolaborasi antara negara dan industri menjadi kunci untuk mempercepat perluasan akses. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi kesenjangan digital di daerah terpencil.

Internet yang Aman

Di samping memperluas akses, pemerintah juga menekankan pentingnya perlindungan warga di ruang digital. Meutya menyebut pemerintah ingin memastikan masyarakat terlindungi setelah layanan internet tersedia. Fokus itu mencakup pencegahan terhadap ancaman yang dapat merugikan pengguna, terutama anak-anak.

Ia menyampaikan bahwa konektivitas tidak akan bermakna jika justru memunculkan risiko baru bagi masyarakat. Pemerintah menyoroti ancaman kekerasan siber, judi online, dan radikalisasi sebagai persoalan serius. Karena itu, penguatan keamanan digital harus berjalan beriringan dengan perluasan jaringan internet.

Perlindungan ruang digital dinilai penting agar transformasi digital tidak menimbulkan dampak sosial yang negatif. Meutya menegaskan, masyarakat harus bisa memanfaatkan internet secara produktif dan aman. Dengan pendekatan itu, konektivitas dapat benar-benar mendukung kemajuan ekonomi dan pendidikan.

Pemerintah juga mendorong literasi digital agar masyarakat lebih siap menghadapi risiko dunia maya. Upaya ini dinilai penting untuk membangun ekosistem digital yang sehat dan bertanggung jawab. Pada akhirnya, akses internet yang aman akan memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan digital nasional.

Internet dan Kedaulatan Digital

Meutya menyebut satelit Nusantara Lima sebagai infrastruktur strategis untuk mendukung agenda transformasi digital nasional. Satelit ini dinilai tidak hanya memperluas koneksi, tetapi juga mengamankan kepentingan digital Indonesia. Dengan kapasitas 160 Gbps, satelit tersebut diharapkan menjadi tulang punggung layanan di wilayah yang sulit dijangkau.

Pemerintah memandang kemandirian infrastruktur digital sebagai bagian dari kedaulatan nasional. Karena itu, keberadaan perusahaan dalam negeri seperti PSN dianggap penting untuk memperkuat ekosistem teknologi Indonesia. Langkah ini juga menunjukkan bahwa industri nasional mampu berkontribusi dalam proyek strategis berskala besar.

Meutya menilai keberanian dan kemampuan sumber daya manusia menjadi modal utama dalam membangun masa depan digital. Pemerintah, kata dia, akan terus memperkuat kolaborasi dengan industri untuk mendorong ekosistem yang maju. Tujuannya adalah menciptakan sistem digital yang aman, berdaulat, dan berkelanjutan.

Pengoperasian satelit Nusantara Lima menjadi simbol bahwa transformasi digital Indonesia memasuki tahap yang lebih serius. Pemerintah berharap manfaatnya tidak hanya terasa di kota besar, tetapi juga di daerah terluar dan terpencil. Dengan pemerataan akses dan perlindungan yang memadai, internet diharapkan menjadi penggerak utama kemajuan nasional.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!