Tren mix and match dengan teknik layering semakin digemari anak muda karena mampu menghadirkan tampilan baru dari item lama. Gaya berlapis ini dinilai membuat busana terlihat lebih menarik, selama padu padannya tepat dan tetap nyaman dipakai.
Di Indonesia, tantangan layering tidak kecil karena cuaca yang panas dan lembap kerap membuat tubuh mudah gerah. Namun, desainer Ria Miranda menilai gaya berlapis tetap bisa diterapkan dengan memilih item, bahan, dan warna yang sesuai kebutuhan aktivitas.
Layering Fashion Kian Diminati
Ketertarikan pada layering fashion terus tumbuh karena banyak orang ingin tampil berbeda tanpa harus membeli banyak pakaian baru. Teknik ini memberi ruang untuk bereksperimen dengan koleksi lama yang sudah ada di lemari.
Menurut Hetty Awi, founder 3MONGKIS, Ria Miranda menjadi sosok yang piawai dalam mengolah layering. Pernyataan itu disampaikan saat peluncuran Two Aligned, kolaborasi 3MONGKIS dan RIAMIRANDA, di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa, 14 April 2026.
Ria Miranda menilai padu padan berbagai item sangat penting agar tampilan tidak terasa monoton. Layering dapat menjadi kunci untuk menghadirkan kesan segar pada busana sehari-hari.
Ia juga menekankan bahwa gaya berlapis bukan hanya soal estetika, tetapi juga soal fungsi. Karena itu, pemilihan item perlu mempertimbangkan kenyamanan saat digunakan untuk beraktivitas.
Kunci Nyaman Saat Berlapis
Ria Miranda menjelaskan bahwa salah satu cara mengatasi rasa gerah adalah memilih bahan yang tipis. Material yang mampu menyerap keringat juga penting agar tubuh tetap merasa nyaman.
Dengan pilihan bahan yang tepat, layered outfit tetap bisa dipakai dalam cuaca tropis. Pengguna tidak perlu mengorbankan kenyamanan demi tampilan yang lebih menarik.
Desainer asal Padang itu menilai kenyamanan menjadi faktor utama sebelum memadukan banyak lapisan busana. Jika bahan terlalu tebal, tampilan berlapis justru bisa terasa berat dan kurang praktis.
Ia mencontohkan outfit yang dikenakannya dalam acara tersebut, yakni Rowny Embroidery Pants, Reveka Sleeveless Dress, dan Rhave Embroidery Jacket. Kombinasi itu menunjukkan layering dapat tetap terlihat rapi dan fungsional.
Dress Jadi Pilihan Fleksibel
Menurut Ria Miranda, dress merupakan salah satu item paling mudah dipadukan untuk perempuan. Hampir semua busana lain dapat masuk ke dalam kombinasi dress yang tepat.
Ia menyebut dress bisa dipasangkan dengan celana jeans dan outer untuk menghasilkan tampilan yang lebih dinamis. Kombinasi tersebut memberi kesan santai, tetapi tetap terstruktur.
Outer juga dinilai sebagai elemen penting dalam mix and match karena mampu mengubah karakter busana. Dengan tambahan outer, tampilan sederhana dapat terlihat lebih modis.
Fleksibilitas dress membuatnya cocok digunakan dalam berbagai kesempatan. Mulai dari acara santai hingga agenda yang lebih formal, dress tetap mudah diolah melalui layering.
Padu Padan Warna yang Tepat
Selain bahan, perpaduan motif juga perlu diperhatikan agar tampilan tidak berlebihan. Saat memakai item bermotif atau bertekstur, satu elemen polos sebaiknya tetap hadir dalam busana.
Langkah itu membantu menjaga keseimbangan visual pada keseluruhan outfit. Hasilnya, tampilan tetap eye-catching tanpa terlihat ramai.
Ria Miranda menambahkan bahwa padu padan warna juga memegang peranan penting dalam layering fashion. Warna yang serupa bisa dipilih untuk menciptakan harmoni dalam busana.
Jika hijab bermotif digunakan, warna item lain dapat diambil dari salah satu warna pada motif tersebut. Cara ini membuat tampilan lebih serasi, terarah, dan mudah diterapkan dalam keseharian.
