Purbaya Yakin IHSG Bisa Kembali ke Level 8.000

Forex & Saham Fajar Nugraha Utama 27 Mei 2026 16:39 WIB 4
Purbaya Yakin IHSG Bisa Kembali ke Level 8.000

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup mendekati titik terendah sejak krisis pasar akibat pandemi COVID-19. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai kondisi itu bersifat sementara dan masih membuka peluang pemulihan kuat dalam waktu dekat.

Ia meyakini IHSG dapat kembali ke level 8.000-an seperti pada awal 2026, seiring perbaikan ekonomi nasional. Menurutnya, arah pergerakan saham pada akhirnya ditentukan oleh fundamental perusahaan dan kekuatan perekonomian secara umum.

Prospek IHSG Menguat

Purbaya menyampaikan keyakinannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat, 22 Mei 2026. Ia menilai pasar saham akan mengikuti kondisi ekonomi yang membaik.

Menurut dia, bila perekonomian tumbuh sehat, profitabilitas perusahaan juga akan meningkat. Dalam situasi seperti itu, harga saham berpotensi bergerak lebih tinggi secara wajar.

Ia menegaskan bahwa pergerakan IHSG tidak bisa dilepaskan dari kinerja emiten dan kondisi makroekonomi. Karena itu, ia melihat pelemahan yang terjadi saat ini sebagai fase yang masih bisa berbalik arah.

Fundamental Jadi Penopang

Purbaya menekankan bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih berada dalam keadaan baik. Penilaian itu menjadi dasar optimisme terhadap arah pasar modal ke depan.

Ia menyebut pasar saham sangat dipengaruhi oleh kemampuan perusahaan menghasilkan laba. Jika laba membaik, nilai saham biasanya ikut mendapat dukungan.

Dengan fondasi ekonomi yang kuat, ia menilai peluang pemulihan IHSG akan semakin besar. Hal itu juga membuat investor memiliki alasan untuk tetap mencermati pasar dengan tenang.

Saham Undervalue Menarik

Purbaya menyarankan investor tidak panik ketika menemukan saham perusahaan yang masih untung tetapi harganya turun. Menurutnya, kondisi tersebut justru bisa menjadi peluang pembelian yang menarik.

Ia menyebut saham seperti itu cenderung berada di bawah nilai wajarnya atau undervalue. Dalam pandangannya, membeli saat harga jatuh dapat memberikan keuntungan saat pasar pulih.

Meski demikian, ia tetap mengingatkan bahwa keputusan investasi perlu melihat kinerja perusahaan secara menyeluruh. Investor juga perlu menimbang prospek usaha dan kemampuan emiten menjaga laba.

Rebound Dinilai Tak Lama

Purbaya memperkirakan IHSG akan rebound dalam waktu tidak lama lagi. Ia bahkan menilai secara teknikal pasar berpotensi bergerak lebih cepat pada pekan berikutnya.

Menurutnya, pelaku pasar tidak perlu khawatir berlebihan terhadap pelemahan yang terjadi sekarang. Pemerintah, kata dia, akan terus mendorong perbaikan ekonomi agar sentimen pasar ikut menguat.

Ia optimistis laju pemulihan bisa terus berlanjut jika kondisi ekonomi nasional semakin solid. Dalam skenario itu, IHSG dinilai berpeluang kembali melaju kencang menuju level yang lebih tinggi.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!