Piercing Masuk Paru-Paru, Wanita Ini Jalani Operasi Darurat

Lifestyle Clara Monica 23 Mei 2026 14:56 WIB 6
Piercing Masuk Paru-Paru, Wanita Ini Jalani Operasi Darurat

Seorang wanita asal Spanyol mengalami kejadian medis yang mengejutkan setelah batuk berkepanjangan ternyata berkaitan dengan benda asing di dalam tubuhnya. Selama sekitar satu bulan, ia mengira keluhannya hanya gangguan biasa, sebelum pemeriksaan dokter mengungkap kondisi yang jauh lebih serius.

Perempuan bernama Monica Deyanira Cabrera Barajas itu kemudian menjalani pemeriksaan rontgen, dan hasilnya membuat tim medis terkejut. Dokter menemukan anting hidung atau septum piercing berada di dalam tubuhnya, dalam posisi yang sangat berbahaya dan nyaris memicu komplikasi fatal.

Bahaya Piercing Di Dalam Tubuh

Deyanira mengaku tidak menyadari bahwa piercing yang ia kenakan telah hilang. Ia menduga bagian kecil anting itu terlepas saat ia tidur telentang, lalu tanpa sengaja masuk ke tenggorokan dan terhirup ke paru-paru.

Kondisi seperti ini tergolong jarang, tetapi dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius. Benda asing yang masuk ke saluran napas bisa menyebabkan batuk terus-menerus, sesak, hingga infeksi jika tidak segera ditangani.

Dalam kasus Deyanira, gejala awal justru tidak langsung menunjukkan sumber masalah yang jelas. Karena itu, pemeriksaan medis menjadi langkah penting untuk memastikan penyebab batuk yang tidak kunjung reda.

Kasus ini menunjukkan bahwa aksesori kecil sekalipun dapat memicu masalah besar. Jika benda tersebut tidak segera ditemukan, risiko kerusakan organ bisa meningkat dari waktu ke waktu.

Rontgen Mengungkap Kejutan

Setelah Deyanira memeriksakan diri ke dokter, hasil rontgen memberikan jawaban yang tidak terduga. Dokter melihat adanya anting septum yang berada di dalam tubuhnya, bukan sekadar hilang atau terjatuh.

Temuan itu membuat tim medis terkejut karena posisi benda asing tersebut sangat dekat dengan aorta. Jaraknya disebut hanya sekitar 0,5 milimeter, sehingga kondisi itu tergolong sangat berisiko.

Menurut penjelasan dokter, lokasi anting itu dapat berbahaya apabila bergeser sedikit saja. Perpindahan kecil bisa memicu luka pada jaringan penting di sekitar paru-paru atau pembuluh darah utama.

Deyanira pun baru memahami bahwa batuk yang dialaminya tidak bisa dianggap ringan. Pemeriksaan pencitraan akhirnya menjadi kunci untuk menemukan sumber masalah yang tersembunyi.

Operasi Darurat Mengeluarkan Piercing

Setelah benda asing terdeteksi, Deyanira harus menjalani operasi darurat untuk mengeluarkannya. Pada awalnya, prosedur diperkirakan berlangsung singkat karena dokter menilai benda tersebut dapat diambil dengan cepat.

Namun, operasi pertama tidak berjalan mulus karena piercing sudah menempel pada jaringan tubuh. Kondisi itu membuat dokter harus menyusun tindakan lanjutan yang lebih kompleks dan hati-hati.

Operasi kedua akhirnya dilakukan dengan pendekatan yang lebih tepat. Prosedur tersebut berhasil mengangkat piercing dari dalam tubuh Deyanira tanpa komplikasi lanjutan.

Keberhasilan operasi itu menjadi momen penting bagi tim medis dan keluarga pasien. Dengan penanganan yang cepat, risiko bahaya yang lebih besar berhasil dicegah.

Trauma Dan Pelajaran Kesehatan

Meski operasi berjalan lancar, pengalaman itu meninggalkan trauma bagi Deyanira. Ia mengaku kapok menggunakan piercing setelah hampir kehilangan nyawa akibat insiden tersebut.

Sebelumnya, ia memang menyukai aksesori itu dan mengenakannya sebagai bagian dari penampilan. Namun, kejadian ini membuatnya melihat bahwa benda kecil pun dapat menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan.

Dokter menegaskan bahwa jika piercing tersebut melukai paru-paru atau aorta, akibatnya bisa fatal. Dampak yang mungkin terjadi antara lain paru-paru kolaps atau perdarahan hebat yang mengancam nyawa.

Kasus ini menjadi pengingat agar masyarakat tidak mengabaikan gejala batuk yang berlangsung lama. Pemeriksaan medis sejak dini dapat membantu menemukan masalah tersembunyi sebelum berkembang menjadi kondisi darurat.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!