Pertamina Dorong Sertifikasi UMKM untuk Perluas Pasar

Ekonomi Bisnis Gilang Nabaris 25 Mei 2026 15:24 WIB 2
Pertamina Dorong Sertifikasi UMKM untuk Perluas Pasar

Pertamina kembali memperkuat dukungan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah melalui program fasilitasi sertifikasi yang mencakup Nomor Induk Berusaha, halal, hak kekayaan intelektual, hingga dokumen lingkungan. Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan daya saing UMKM sekaligus membuka akses ke pasar yang lebih luas, termasuk ritel modern.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menegaskan bahwa sertifikasi menjadi syarat penting bagi UMKM untuk membangun kepercayaan pasar. Ia mengatakan pendampingan yang komprehensif diperlukan agar pelaku usaha benar-benar mampu naik kelas dan memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin selektif.

Sertifikasi UMKM Jadi Kunci Pasar

Pertamina menilai sertifikasi bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan bagian dari strategi memperkuat posisi UMKM di pasar. Dengan dokumen yang lengkap, pelaku usaha memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke kanal distribusi yang lebih luas.

Baron menjelaskan bahwa sertifikasi membantu UMKM menjawab tuntutan konsumen yang kini lebih memperhatikan legalitas dan kualitas produk. Menurut dia, kepercayaan pasar tumbuh ketika usaha kecil memiliki dasar operasional yang jelas dan sesuai ketentuan.

Program fasilitasi ini juga menjadi bentuk dukungan nyata agar UMKM tidak berhenti pada skala lokal. Pertamina menempatkan sertifikasi sebagai jembatan untuk membawa pelaku usaha menuju ekosistem bisnis yang lebih kompetitif.

Melalui pendampingan tersebut, UMKM diharapkan tidak hanya mengantongi dokumen, tetapi juga memahami manfaat strategis dari legalitas usaha. Hal ini dinilai penting agar pertumbuhan bisnis berjalan lebih berkelanjutan.

Fasilitasi Meliputi Beragam Dokumen

Sertifikasi yang diberikan mencakup sejumlah kebutuhan dasar usaha, mulai dari Nomor Induk Berusaha atau NIB, sertifikat halal, hingga hak kekayaan intelektual. Pertamina juga membantu pengurusan dokumen lingkungan berupa Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan atau SPPL.

Rangkaian fasilitasi ini dirancang untuk menjawab hambatan yang kerap dihadapi UMKM saat ingin memperluas pasar. Banyak pelaku usaha memiliki produk yang baik, tetapi belum memiliki kelengkapan administratif yang dibutuhkan pembeli besar.

Dengan dukungan tersebut, UMKM memiliki peluang lebih besar untuk memenuhi standar yang diterapkan oleh mitra distribusi maupun konsumen. Kesiapan administratif menjadi salah satu faktor penentu dalam memasuki pasar yang lebih kompetitif.

Pertamina menilai kemudahan akses terhadap sertifikasi dapat mempercepat proses pertumbuhan usaha. Karena itu, pendampingan dilakukan secara menyeluruh agar pelaku UMKM tidak berjalan sendiri.

MiniesQ Raih Sertifikat Halal

Salah satu UMKM penerima manfaat program ini adalah Inovasi Mitra Sudjarwo atau MiniesQ yang berasal dari Pondok Aren, Tangerang Selatan. Usaha tersebut bergerak di bidang makanan sehat dan memproduksi berbagai camilan berbahan oat.

MiniesQ telah memperoleh sertifikat halal untuk sejumlah produknya, seperti healthy cookies, brownies, dan camilan berbasis oat lainnya. Keberadaan sertifikat ini dinilai penting untuk memperkuat kepercayaan konsumen terhadap produk yang ditawarkan.

Pendiri MiniesQ, Minie Sudjarwo, mengatakan tren gaya hidup sehat membuka peluang besar bagi pengembangan usahanya. Namun, peluang itu juga datang bersama tantangan untuk menjaga kualitas sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan pasar.

Ia menegaskan pihaknya ingin menghadirkan produk yang sehat, praktis, dan tetap enak dinikmati. Menurut dia, perubahan pola konsumsi masyarakat menjadi ruang bagi UMKM untuk tumbuh lebih cepat.

Dorongan Naik Kelas Berkelanjutan

Pertamina menyebut dukungan kepada UMKM tidak berhenti pada pemberian sertifikasi semata. Perusahaan pelat merah itu ingin memastikan pelaku usaha mendapat pendampingan yang memadai agar dapat berkembang secara konsisten.

Baron menilai naik kelas bagi UMKM membutuhkan proses yang terstruktur, mulai dari penguatan produk hingga kesiapan legalitas. Ia menekankan bahwa akses pasar yang luas hanya dapat diraih bila usaha kecil mampu memenuhi standar yang berlaku.

Program ini juga diharapkan mendorong lebih banyak UMKM untuk berani masuk ke pasar modern. Dengan legalitas dan kualitas yang memadai, produk lokal berpeluang bersaing lebih baik di tengah perubahan perilaku konsumen.

Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi UMKM melalui fasilitasi yang relevan dengan kebutuhan usaha. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperbesar kontribusi UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!