Perhiasan Etnik Yogya Tembus Singapura dan Jepang

Lifestyle Nadia Safira Putri 22 Mei 2026 08:35 WIB 6
Perhiasan Etnik Yogya Tembus Singapura dan Jepang

Produk perhiasan etnik asal Yogyakarta kembali menunjukkan daya saingnya di pasar internasional, setelah berhasil menembus pameran di Singapura dan Jepang. Koleksi itu lahir dari Joglo Ayu Tenan, sebuah pelaku usaha yang mengolah budaya Jawa menjadi aksesori fesyen bernilai jual tinggi.

Salah satu yang paling menarik perhatian adalah kalung seri Gudeg Jogja, yang dipamerkan di Singapore International Jewelry Expo pada 2021 dan 2022. Kalung tersebut dibuat saat pandemi, dengan detail telur, krecek, hingga tabik yang diolah menjadi karya fesyen unik dan mudah dikenakan.

Perhiasan Etnik dan Budaya Jawa

Joglo Ayu Tenan mengembangkan perhiasan etnik dengan pendekatan budaya lokal yang kuat. Setiap produk dirancang agar tetap modern tanpa meninggalkan identitas Jawa.

Kalung seri Gudeg Jogja menjadi contoh paling menonjol dari pendekatan itu. Detail kuliner khas Yogyakarta dihadirkan sebagai elemen estetika yang berbeda dari perhiasan pada umumnya.

Proses kreatif produk tersebut dilakukan saat pandemi, ketika ruang gerak industri kreatif terbatas. Kondisi itu justru mendorong lahirnya karya yang lebih berani dan relevan bagi pasar baru.

Desain yang unik membuat produk ini mampu mencuri perhatian pengunjung pameran internasional. Dari sana, perhiasan etnik asal Yogyakarta mulai dikenal lebih luas di luar negeri.

Pasar Singapura dan Jepang

Keberhasilan menembus Singapura menjadi langkah penting bagi Joglo Ayu Tenan. Produk mereka tampil di ajang Singapore International Jewelry Expo selama dua tahun berturut-turut.

Setelah itu, merek ini melangkah ke Jepang dan memamerkan koleksi di Osaka. Di sana, mereka membawa produk berbasis budaya Jawa dengan sentuhan modern yang lebih sesuai bagi konsumen urban.

Perluasan pasar tersebut menunjukkan bahwa produk lokal Indonesia memiliki peluang besar di kancah internasional. Kuncinya terletak pada pengemasan yang tepat dan keberanian membaca selera konsumen global.

Yayuk menjelaskan, pasar Jepang memiliki ketertarikan pada produk yang ramah lingkungan dan dapat dipakai sehari-hari. Menurutnya, kesamaan kultur sebagai sesama bangsa Asia juga membantu produk tersebut lebih mudah diterima.

Inovasi Ramah Lingkungan

Selain perhiasan, Joglo Ayu Tenan juga memproduksi aksesori fesyen dan dekorasi rumah berbahan ramah lingkungan. Produk yang dihasilkan mencakup kalung, gelang, anting, hingga busana dengan pewarna alam.

Seluruh karya dibuat tanpa penggunaan polyester, sehingga lebih sejalan dengan tren fesyen berkelanjutan. Pendekatan ini menjadi nilai tambah di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu lingkungan.

Inovasi lain terlihat pada perhiasan berbahan kulit dengan teknik patah sungging. Teknik tradisional wayang kulit itu dikreasikan ulang menjadi aksesori elegan yang bernilai seni tinggi.

Konsistensi pada bahan ramah lingkungan membuat usaha ini memperoleh sertifikat Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability dari Kementerian Pariwisata. Pengakuan tersebut memperkuat posisi Joglo Ayu Tenan sebagai pelaku industri kreatif yang serius menjaga mutu dan keberlanjutan.

Komunitas Lokal dan Produksi

Saat ini Joglo Ayu Tenan mampu memproduksi hingga 500 aksesori per bulan bersama komunitas lokal. Kapasitas tersebut menunjukkan bahwa usaha ini tidak hanya bertumpu pada karya, tetapi juga pada jaringan pengrajin di sekitarnya.

Pada awal berdiri, tempat ini hanya menjadi ruang berkumpul para pengrajin perhiasan. Lambat laun, lokasi tersebut berkembang menjadi titik temu berbagai komunitas di Yogyakarta.

Mahasiswa, pengrajin, dan pelaku UMKM kerap terlibat dalam aktivitas yang berlangsung di sana. Kolaborasi itu memperkuat ekosistem kreatif dan membuka peluang lahirnya produk baru.

Perjalanan Joglo Ayu Tenan memperlihatkan bahwa produk lokal dapat bersaing bila menggabungkan identitas budaya, inovasi, dan keberlanjutan. Dari Yogyakarta, perhiasan etnik ini kini membawa cerita Indonesia ke pasar yang lebih luas.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!