Pegadaian dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) resmi menandatangani Perjanjian Jual Beli Produk Logam Mulia sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem emas nasional. Kesepakatan ini ditujukan untuk memperluas jaringan perdagangan emas, memperkuat rantai pasok, dan meningkatkan akses masyarakat terhadap produk logam mulia yang aman serta kompetitif.
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk Pegadaian Selfie Dewiyanti bersama Direktur Komersial ANTAM Handi Sutanto, dengan disaksikan manajemen kedua perusahaan. Kolaborasi ini menandai sinergi BUMN dalam mendorong bisnis emas domestik yang lebih terintegrasi dan berstandar internasional.
Sinergi emas Pegadaian ANTAM
Kerja sama tersebut lahir dari komitmen kedua perusahaan untuk memperkuat rantai pasok produk logam mulia di pasar domestik. Pegadaian dan ANTAM menempatkan integrasi distribusi sebagai kunci untuk menjaga ketersediaan emas yang stabil dan mudah dijangkau.
Melalui kolaborasi ini, keunggulan ANTAM sebagai produsen emas terkemuka dipadukan dengan posisi Pegadaian sebagai pemimpin pasar ekosistem emas. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat bisnis emas yang dijalankan kedua perusahaan secara berkelanjutan.
Pegadaian menilai kerja sama dengan ANTAM menjadi tonggak penting dalam membangun ekosistem emas yang tangguh di Indonesia. Dengan rantai pasok yang lebih kuat, perusahaan optimistis layanan perdagangan emas dapat tumbuh lebih inklusif dan kompetitif.
Akses emas makin kompetitif
Integrasi bisnis ini ditujukan untuk menghadirkan produk yang lebih transparan, kompetitif, dan mudah diakses masyarakat. Pegadaian menargetkan manfaat kerja sama dapat dirasakan seluruh lapisan pelanggan di berbagai daerah.
Dalam keterangannya, Selfie Dewiyanti menyebut sinergi bersama ANTAM mendukung ketahanan inklusi keuangan berbasis emas. Ia menegaskan bahwa akses terhadap logam mulia perlu semakin optimal agar masyarakat memiliki pilihan investasi yang lebih aman.
Pegadaian juga memandang kolaborasi ini sebagai upaya memperkuat peran emas sebagai instrumen investasi yang relevan di tengah dinamika ekonomi. Dengan distribusi yang lebih terstruktur, perusahaan berharap perdagangan emas nasional menjadi lebih efisien.
Komitmen ANTAM pada emas
Direktur Komersial ANTAM Handi Sutanto menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari sinergi strategis untuk mendukung pengembangan ekosistem emas nasional. ANTAM ingin memastikan produk emas semakin terintegrasi dan mudah diakses masyarakat.
ANTAM menegaskan posisinya sebagai satu-satunya produsen emas di Indonesia yang terakreditasi London Bullion Market Association atau LBMA. Status tersebut menjadi dasar bagi perusahaan untuk menghadirkan produk Emas Kebanggaan Indonesia yang terpercaya dan berstandar internasional.
Handi menambahkan, ANTAM terus menjalankan bisnis emas terintegrasi dari hulu hingga hilir atau mine to market. Perusahaan juga berkomitmen mendukung kebutuhan pasar domestik melalui penyediaan logam mulia yang berkualitas, aman, dan sesuai standar global.
Ekosistem emas nasional
Pegadaian saat ini dikenal sebagai Bank Emas pertama di Indonesia dengan layanan yang relatif lengkap. Layanan tersebut mencakup perdagangan emas, deposito emas, jasa titipan emas korporasi, dan pinjaman modal kerja emas.
Selain itu, Pegadaian juga memiliki fasilitas penyimpanan emas atau vault dengan standar keamanan tinggi berstandar internasional. Perusahaan ini turut didukung pabrik pengolahan emas melalui anak usaha Galeri 24.
Melalui penandatanganan perjanjian ini, Pegadaian dan ANTAM berupaya memberi kontribusi nyata bagi stabilitas ekonomi nasional. Keduanya menempatkan emas sebagai instrumen investasi safe haven yang aman, terpercaya, dan terstandarisasi internasional.
