Oki Ramadhana Tetap Jalani Seleksi Direksi BEI Meski Pimpin INA

Forex & Saham Kevin S. Pratama 22 Mei 2026 02:28 WIB 9
Oki Ramadhana Tetap Jalani Seleksi Direksi BEI Meski Pimpin INA

Mantan Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Oki Ramadhana, ditunjuk sebagai Ketua Dewan Direktur sekaligus CEO Indonesia Investment Authority, atau INA, di tengah proses uji kelayakan dan kepatutan calon direksi Bursa Efek Indonesia yang sedang berlangsung di Otoritas Jasa Keuangan. Penunjukan ini menjadi sorotan karena Oki juga tercatat sebagai salah satu kandidat direksi BEI yang mengikuti proses seleksi sejak pekan lalu.

OJK menegaskan Oki tetap dapat melanjutkan tahapan seleksi karena secara administrasi dinyatakan memenuhi syarat pencalonan. Namun, otoritas pasar modal mengingatkan bahwa jika kelak terpilih menjadi direksi BEI, maka yang bersangkutan tidak boleh merangkap jabatan dan harus melepaskan posisi sebelumnya.

Seleksi Tetap Berjalan

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menjelaskan bahwa status Oki sebagai calon direksi tidak otomatis gugur setelah penunjukan di INA. Selama namanya berada dalam paket calon yang diajukan, ia tetap berhak mengikuti penilaian kemampuan dan kecakapan. Pernyataan itu disampaikan Hasan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Kamis, 21 Mei 2026.

Menurut Hasan, OJK tidak mewajibkan calon direksi BEI untuk mundur dari jabatan yang sedang diemban selama proses seleksi masih berjalan. Ketentuan tersebut dibuat agar tahapan penilaian tetap berjalan objektif dan tidak terpengaruh dinamika jabatan yang sedang berlangsung. Meski demikian, aturan berbeda berlaku ketika calon sudah ditetapkan secara resmi melalui mekanisme korporasi yang berlaku.

Hasan menegaskan bahwa larangan rangkap jabatan mulai berlaku setelah calon dinyatakan terpilih sebagai anggota direksi BEI dalam Rapat Umum Pemegang Saham. Dalam kondisi itu, yang bersangkutan wajib memilih dan melepaskan jabatan sebelumnya. Dengan demikian, kepatuhan terhadap tata kelola tetap menjadi syarat utama bagi calon pimpinan bursa.

Status Rangkap Jabatan

Penjelasan OJK tersebut menjadi penting karena penunjukan Oki di INA berlangsung ketika proses fit and proper test direksi BEI masih bergulir. Kondisi ini sempat memunculkan pertanyaan mengenai kelanjutan partisipasinya dalam seleksi. Namun, otoritas menilai tidak ada pelanggaran selama tahapan administrasi dan proses penilaian tetap sesuai ketentuan.

OJK menekankan bahwa seleksi direksi BEI dilakukan berdasarkan persyaratan yang telah disampaikan para kandidat sejak awal. Selama dokumen dan kelengkapan administratif memenuhi aturan, calon tetap dapat mengikuti proses sampai ada keputusan akhir. Prinsip ini berlaku untuk seluruh peserta seleksi tanpa pengecualian.

Setelah tahap penilaian rampung, hasil akhir akan ditentukan melalui mekanisme resmi sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Jika kandidat yang bersangkutan terpilih, maka status jabatan sebelumnya harus disesuaikan agar tidak terjadi konflik kepentingan. Aturan tersebut juga mencerminkan komitmen terhadap tata kelola yang sehat di industri pasar modal.

Seleksi Pimpinan Bursa

OJK saat ini tengah menyeleksi 28 calon direksi BEI untuk mengisi jajaran kepemimpinan bursa. Dari jumlah tersebut, hanya tujuh nama yang akan dipilih sebagai direksi terpilih. Nama-nama itu dijadwalkan diumumkan pada 22 Juni 2026.

Setelah pengumuman dilakukan, para calon terpilih akan efektif menjabat usai Rapat Umum Pemegang Saham pada 29 Juni 2026. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam proses regenerasi kepemimpinan di lembaga bursa. Publik pasar modal pun menunggu komposisi baru direksi yang akan memimpin agenda strategis BEI ke depan.

Seleksi ini menjadi perhatian karena BEI memegang peran sentral dalam pengembangan pasar modal Indonesia. Posisi direksi menentukan arah kebijakan, inovasi layanan, dan penguatan likuiditas pasar. Karena itu, proses pemilihan dilakukan dengan pengawasan ketat agar menghasilkan figur yang kredibel dan berintegritas.

Profil Oki Ramadhana

Oki Ramadhana dikenal sebagai mantan Direktur Utama Mandiri Sekuritas sebelum mendapat penugasan baru di INA. Dalam keputusan Dewan Pengawas INA, Oki dipercaya menjadi Ketua Dewan Direktur sekaligus CEO lembaga tersebut. Penunjukan itu menempatkannya pada posisi strategis di sektor investasi nasional.

Selain masuk dalam jajaran pimpinan INA, Oki juga tercatat sebagai salah satu calon dari paket direksi yang didaftarkan ke OJK. Ia masuk bersama enam kandidat lain, yakni Wuddy Warsono, Stephanus Turangan, Bernardus Sumargo, Poltak Hotradero, Syafruddin, dan Yoga Mulya. Daftar ini menunjukkan bahwa proses seleksi dilakukan melalui paket kandidat yang telah diajukan sebelumnya.

Dengan adanya penunjukan di INA dan proses seleksi di BEI yang berjalan bersamaan, perhatian publik kini tertuju pada keputusan akhir OJK dan pemegang saham bursa. Kepastian mengenai siapa yang akan duduk di jajaran direksi BEI akan menjadi penentu arah penguatan pasar modal. Sementara itu, Oki tetap berada dalam jalur seleksi selama seluruh ketentuan administratif dan regulasi dipenuhi.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!