Oki Ramadhana Pimpin INA, Mandiri Sekuritas Tunjuk Plt Baru

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 22 Mei 2026 00:54 WIB 6
Oki Ramadhana Pimpin INA, Mandiri Sekuritas Tunjuk Plt Baru

Oki Ramadhana resmi ditunjuk sebagai Ketua Dewan Direktur Indonesia Investment Authority (INA) oleh Dewan Pengawas INA. Menyusul penunjukan itu, PT Mandiri Sekuritas menetapkan Alex Widi Kristiono sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan dan kelancaran operasional perusahaan. Langkah tersebut diumumkan di tengah upaya perseroan mempertahankan fokus pada layanan nasabah dan pertumbuhan bisnis.

Alex menegaskan bahwa Mandiri Sekuritas akan tetap menjalankan strategi yang telah disusun sebelumnya, terutama pada lini retail, capital market, dan investment banking. Di bawah kepemimpinan Oki, perusahaan membukukan pertumbuhan nasabah ritel digital yang menembus lebih dari 1,3 juta pengguna. Kinerja usaha perusahaan juga tetap solid dengan pendapatan bersih usaha mencapai Rp409,6 miliar hingga 30 Maret 2026.

Transisi Kepemimpinan

Penunjukan Oki Ramadhana ke posisi strategis di INA menjadi perubahan penting dalam jajaran kepemimpinan sektor keuangan. Mandiri Sekuritas kemudian merespons dengan mengangkat Alex Widi Kristiono sebagai Plt Direktur Utama. Kebijakan ini diambil untuk memastikan roda bisnis tetap berjalan tanpa gangguan.

Alex menyampaikan bahwa transisi akan dijalankan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Ia menekankan pentingnya menjaga fokus layanan kepada nasabah dan pemangku kepentingan lainnya. Menurut dia, kesinambungan operasional menjadi prioritas utama selama masa peralihan.

Dalam keterangan tertulis, Alex menyebut perseroan akan melanjutkan visi menjadi investment banking terdepan di Indonesia dan Asia Tenggara. Target itu akan ditempuh melalui pelaksanaan strategi bisnis yang telah dirancang sebelumnya. Perusahaan juga berupaya menjaga momentum pertumbuhan yang sudah terbentuk.

Mandiri Sekuritas menilai penunjukan Plt diperlukan agar pengambilan keputusan bisnis tetap efektif. Dengan struktur kepemimpinan yang terjaga, perusahaan diharapkan tetap responsif terhadap kebutuhan pasar. Situasi ini juga penting untuk mempertahankan kepercayaan investor dan nasabah.

Fokus Pada Nasabah

Alex menegaskan bahwa arah pengembangan bisnis akan tetap bertumpu pada nasabah. Fokus itu mencakup tiga lini utama, yakni retail, capital market, dan investment banking. Ketiganya menjadi pilar pertumbuhan yang selama ini menopang kinerja perseroan.

Pada lini retail, Mandiri Sekuritas mencatat pertumbuhan basis nasabah yang signifikan. Perusahaan menyebut jumlah nasabah ritel di platform digital trading telah melampaui 1,3 juta. Capaian tersebut menunjukkan peningkatan adopsi layanan investasi digital di kalangan masyarakat.

Di sisi lain, kontribusi capital market tetap menjadi salah satu sumber pendapatan utama. Lini ini berperan dalam memperkuat aktivitas transaksi dan layanan pasar modal perusahaan. Mandiri Sekuritas juga terus mengembangkan layanan yang relevan dengan kebutuhan investor.

Alex menilai kesinambungan layanan menjadi faktor penting dalam menjaga loyalitas nasabah. Karena itu, perusahaan akan memastikan seluruh layanan tetap berjalan stabil selama proses transisi. Langkah tersebut diharapkan mendukung pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang.

Kinerja Usaha Meningkat

Mandiri Sekuritas membukukan pendapatan usaha bersih sebesar Rp409,6 miliar hingga 30 Maret 2026. Angka itu naik 94 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada periode sebelumnya, pendapatan bersih usaha perusahaan tercatat Rp211,7 miliar.

Pertumbuhan tersebut mencerminkan performa bisnis yang terus membaik di tengah dinamika pasar modal. Kenaikan pendapatan juga menunjukkan efektivitas strategi perusahaan dalam mengelola portofolio layanan. Hasil ini memberi ruang bagi perseroan untuk memperkuat ekspansi usaha.

Kontribusi terbesar pendapatan usaha berasal dari lini retail dengan porsi 54 persen. Setelah itu, capital market menyumbang 27 persen terhadap total pendapatan. Sisanya berasal dari segmen investment banking, termasuk Mandiri Securities Singapore.

Komposisi tersebut menegaskan pentingnya diversifikasi sumber pendapatan bagi perusahaan. Dengan portofolio yang tersebar di beberapa lini, Mandiri Sekuritas memiliki fondasi bisnis yang lebih seimbang. Kondisi ini juga membantu perseroan menghadapi fluktuasi pasar.

Peran Strategis Ina

INA merupakan lembaga pengelola investasi yang memiliki peran strategis dalam mendorong pembiayaan jangka panjang. Penunjukan Oki Ramadhana ke posisi Ketua Dewan Direktur menunjukkan kepercayaan terhadap pengalamannya di sektor keuangan. Posisi itu juga menempatkannya dalam peran penting untuk mengawal arah investasi nasional.

Keputusan Dewan Pengawas INA dilakukan beberapa waktu lalu sebelum diumumkan kepada publik. Penunjukan tersebut menjadi bagian dari penguatan tata kelola dan kepemimpinan lembaga. Dengan latar belakang pasar modal, Oki diharapkan dapat membawa perspektif yang relevan bagi pengembangan INA.

Di Mandiri Sekuritas, perubahan pimpinan dipastikan tidak mengubah komitmen perusahaan terhadap strategi yang telah berjalan. Perseroan tetap menempatkan nasabah sebagai pusat pengembangan bisnis. Fokus itu sekaligus menjadi penopang utama dalam menjaga pertumbuhan di tengah transisi organisasi.

Mandiri Sekuritas sendiri telah beroperasi di industri pasar modal Indonesia sejak 2000 sebagai anak usaha PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Rekam jejak tersebut menjadikan perusahaan salah satu pemain penting dalam layanan investasi dan pasar modal. Dengan kepemimpinan baru sementara, perseroan diharapkan tetap menjaga kinerja yang konsisten.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!