OJK melanjutkan serangkaian kebijakan untuk menjaga stabilitas pasar modal di tengah pelemahan IHSG.
Pelemahan IHSG terjadi setelah MSCI mengeluarkan 18 saham asal Indonesia dari indeksnya, meningkatkan volatilitas di pasar.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK menjelaskan langkah-langkah tersebut dalam konferensi pers di BEI Jakarta Selatan.
Kebijakan Buyback
Kebijakan buyback tanpa persetujuan RUPS telah diberlakukan untuk memberi emiten ruang mengatur manajemen modalnya.
Langkah ini dianggap menjaga likuiditas dan menjaga kepercayaan investor saat volatilitas masih tinggi.
OJK berencana mengevaluasi implementasinya secara berkala agar tetap sejalan dengan dinamika pasar.
Pelaku pasar saat ini memanfaatkan kebijakan ini untuk menjaga arus kas perusahaan.
Regulator berharap langkah tersebut mempercepat stabilisasi harga saham yang terdampak.
Penerapan buyback diawasi untuk mencegah potensi penyalahgunaan dan manipulasi harga.
Kebijakan ini diharapkan menambah kepastian bagi pelaku pasar yang terdampak gejolak harga.
Namun otoritas akan terus memantau dampaknya terhadap likuiditas dan indeks secara keseluruhan.
Evaluasi kebijakan akan dilakukan secara berkala sesuai kebutuhan pasar.
Penundaan Short Selling
Penundaan penerapan skema short selling diperpanjang hingga September 2026.
Langkah ini dirancang untuk mengurangi tekanan jual berlebihan pada saat dinamika pasar belum kondusif.
Beberapa sektor saham tetap menjadi fokus pengawasan sebagai bagian dari kebijakan ini.
Selain itu, batas auto rejection bawah (ARB) ditetapkan sebesar 15 persen untuk saham tertentu.
Batas auto rejection atas (ARA) ditentukan secara tiering sesuai harga saham masing‑masing.
Kebijakan ini terus dievaluasi bersamaan dengan perubahan kondisi pasar.
Regulator menyatakan akan menjaga keseimbangan antara likuiditas dan volatilitas melalui evaluasi berkala.
Koordinasi dengan pelaku pasar tetap menjadi fokus utama untuk mencegah gangguan pasar.
Investor didorong mengikuti informasi resmi dari OJK dan BEI terkait kebijakan terbaru.
