Nicholas Galitzine Jalani Diet Ekstrem Demi Peran He-Man

Lifestyle Clara Monica 26 Mei 2026 03:07 WIB 2
Nicholas Galitzine Jalani Diet Ekstrem Demi Peran He-Man

Nicholas Galitzine menjalani transformasi fisik besar-besaran demi memerankan He-Man dalam film Masters of the Universe. Aktor asal Inggris itu mengaku harus mengikuti pola latihan intens setiap hari, disertai asupan kalori yang sangat tinggi, agar tubuhnya tampak lebih berisi dan berotot. Persiapan tersebut dilakukan untuk mendukung kebutuhan karakter yang ikonik dan menuntut penampilan fisik yang kuat.

Dalam wawancara dengan E! News, pria berusia 31 tahun itu menjelaskan bahwa target awalnya adalah menaikkan massa tubuh dalam waktu singkat. Ia mengatakan, program tersebut terus menyesuaikan perkembangan proses syuting, sehingga rutinitasnya tidak selalu sama dari awal hingga akhir. Di fase awal, fokus utama berada pada penambahan ukuran tubuh dan pembentukan otot sebanyak mungkin.

Transformasi fisik Nicholas

Nicholas Galitzine menjalani perubahan fisik yang cukup ekstrem untuk peran barunya. Ia menyadari bahwa karakter He-Man menuntut postur yang kuat, berisi, dan tampak meyakinkan di layar. Karena itu, seluruh program latihan disusun untuk mengejar hasil yang cepat namun tetap terukur.

Aktor tersebut menjelaskan bahwa ia ingin menambah massa tubuh dalam waktu relatif singkat. Menurut dia, tantangan terbesar justru terletak pada konsistensi menjalankan program setiap hari. Kondisi itu membuat transformasinya menjadi proses yang sangat disiplin.

Di awal persiapan, fokus latihan diarahkan pada penambahan ukuran tubuh. Massa otot menjadi prioritas utama sebelum program masuk ke tahap yang lebih efisien. Pendekatan ini dipilih agar bentuk tubuhnya sesuai dengan karakter yang ia perankan.

Perubahan fisik itu berlangsung seiring kebutuhan produksi yang terus bergerak. Nicholas menilai, target idealnya adalah mulai hidup sebagai karakter tersebut jauh sebelum syuting dimulai. Namun, dinamika produksi membuat penyesuaian harus dilakukan secara berkala.

Latihan intens harian

Program latihan Nicholas dilakukan setiap hari dalam sepekan. Ia mengaku harus menjalani rutinitas yang intens agar tubuhnya cepat beradaptasi. Pola tersebut menjadi bagian penting dari persiapan peran yang menuntut kekuatan fisik.

Latihan beban menjadi salah satu menu utama dalam proses tersebut. Nicholas menyebut dirinya bisa menghabiskan waktu hingga tiga jam sehari untuk angkat beban. Beban latihan itu dijalankan beriringan dengan kebutuhan makan dalam jumlah besar.

Rutinitas harian yang ketat membuatnya harus menjaga ritme fisik dengan serius. Setiap sesi latihan ditujukan untuk memaksimalkan pertumbuhan massa otot. Dengan cara itu, tubuhnya dapat mendekati sosok pahlawan super yang diharapkan.

Meski berat, ia menjalani pola itu sebagai bagian dari komitmen profesional. Nicholas memahami bahwa penonton akan melihat hasil akhir tanpa mengetahui proses di baliknya. Karena itu, disiplin menjadi kunci utama selama persiapan berlangsung.

Diet ekstrem He-Man

Salah satu bagian paling menantang dari persiapannya adalah pola makan ekstrem. Nicholas mengaku pernah mengonsumsi hingga 5.000 kalori dalam satu hari. Asupan itu diperlukan untuk membantu tubuhnya membangun massa dan mempertahankan energi saat latihan berat.

Pola makan tinggi kalori tersebut bukan dilakukan tanpa tujuan. Seluruh asupan disusun agar mendukung proses pembesaran tubuh secara cepat. Dengan kebutuhan fisik yang tinggi, konsumsi makanan menjadi bagian penting dari program transformasi.

Diet itu juga menunjukkan betapa seriusnya persiapan Nicholas untuk karakter tersebut. Ia tidak hanya fokus pada latihan, tetapi juga memastikan tubuh mendapatkan bahan bakar yang cukup. Kombinasi keduanya menjadi fondasi utama dalam pembentukan fisik.

Meski terdengar ekstrem, pendekatan itu lazim dalam persiapan peran film yang menuntut perubahan tubuh besar. Nicholas harus menyeimbangkan makan, latihan, dan pemulihan agar hasilnya optimal. Seluruh proses itu dijalankan dengan pengawasan dan penyesuaian yang terus berlangsung.

Persiapan peran film

Peran sebagai He-Man menuntut lebih dari sekadar kemampuan akting. Karakter ini sudah lama dikenal sebagai sosok dengan tubuh besar, kuat, dan penuh kharisma. Karena itu, penampilan fisik menjadi elemen penting dalam membangun kepercayaan penonton.

Nicholas memahami bahwa transformasi tersebut harus terlihat meyakinkan di layar. Ia menyebut bahwa idealnya proses seperti ini dimulai jauh sebelum masa syuting. Namun, realitas produksi membuat persiapannya harus menyesuaikan jadwal dan perubahan kebutuhan film.

Dalam proses tersebut, program latihan sempat berubah agar lebih efisien. Pendekatan awal yang berfokus pada pembesaran tubuh kemudian disesuaikan dengan tahap produksi berikutnya. Perubahan itu dilakukan agar hasil akhir tetap maksimal tanpa mengorbankan ritme kerja.

Transformasi Nicholas Galitzine menjadi perhatian publik karena menunjukkan dedikasi tinggi terhadap peran. Ia tidak hanya mengandalkan nama besar film, tetapi juga kerja fisik yang berat dan konsisten. Hasil akhirnya diharapkan mampu menghadirkan He-Man dengan tampilan yang sesuai ekspektasi penggemar.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!