Aktris Nadine Bhabha menjadi pusat perhatian di karpet merah ACTRA Awards 2026 di Toronto, Kanada. Bintang serial Heated Rivalry itu tampil dengan gaun tak biasa yang dihiasi ornamen menyerupai mutiara dari kejauhan. Saat dilihat lebih dekat, detail putih pada busana tersebut ternyata merupakan ratusan gigi palsu. Penampilan itu langsung menjadikan Nadine salah satu sorotan paling dibicarakan malam itu.
Gaun model lace-up yang dikenakan Nadine menampilkan hiasan gigi palsu pada bagian tali, bodice, hingga punggung. Ia memadukannya dengan anting hoop besar yang juga dipenuhi gigi palsu berwarna putih. Pilihan busana tersebut membuat tampilannya terlihat teatrikal sekaligus berani. Tak heran, banyak tamu undangan berhenti sejenak untuk memperhatikan detailnya.
Gaun Gigi Nadine
Busana Nadine Bhabha dirancang untuk menghadirkan kesan yang tidak biasa di karpet merah. Dari kejauhan, gaun itu tampak seperti karya glamor dengan ornamen putih yang elegan. Namun, kesan tersebut berubah total ketika detailnya diperhatikan lebih dekat. Hiasan yang melekat pada gaun ternyata adalah gigi palsu dalam jumlah besar.
Model lace-up yang dipilih membuat ornamen itu terlihat menyebar di beberapa bagian utama gaun. Elemen gigi palsu ditempatkan pada tali, bodice, serta bagian belakang busana. Kombinasi itu menciptakan tampilan yang unik dan provokatif. Nadine pun sukses membawa konsep fashion yang jauh dari kesan aman.
Penampilannya semakin mencolok berkat aksesori yang senada dengan busana. Anting hoop besar yang dikenakannya juga dipenuhi gigi palsu putih. Detail tersebut memperkuat tema visual yang dibawa dalam seluruh penampilannya. Hasilnya, Nadine tampil sebagai sosok yang sulit diabaikan di karpet merah.
Konsep busana seperti ini jarang muncul dalam ajang penghargaan yang umumnya identik dengan gaun formal. Pilihan Nadine menunjukkan keberanian untuk tampil berbeda dan tidak mengikuti pola busana selebritas pada umumnya. Dalam konteks karpet merah, tampilan seperti ini menjadi strategi untuk menarik perhatian publik. Dan pada malam itu, strategi tersebut berhasil dijalankan dengan sangat efektif.
Detail Busana Nyentrik
Fashion stylist Nadine, Christal Williams, mengungkapkan bahwa banyak orang dibuat terpukau saat melihat penampilan sang aktris. Ia mengatakan reaksi spontan yang muncul adalah rasa ingin memastikan apa yang sebenarnya dikenakan Nadine. Orang-orang, kata dia, terus melihat dua kali karena detail gaun itu sangat mengejutkan. Hal tersebut memperlihatkan betapa kuatnya efek visual dari rancangan tersebut.
Williams juga menyebut bahwa selama proses persiapan, pihaknya kerap bercanda soal tema makanan. Ia menuturkan bahwa mereka sering mengatakan akan melahap semua penampilan yang disiapkan. Candaan itu terasa pas ketika statement piece yang dipilih benar-benar berupa gaun berbahan gigi. Menurut Williams, konsep tersebut justru membuat tampilan Nadine semakin lucu dan cocok dengan gagasan awal.
Pemakaian aksesori dan busana dengan tema serupa memperkuat identitas visual yang dibangun. Nadine tidak hanya memakai gaun, tetapi juga menciptakan narasi fashion yang konsisten dari atas hingga bawah. Pendekatan ini membuat tampilannya terasa lebih utuh dibanding sekadar busana unik. Di atas karpet merah, konsistensi konsep seperti ini menjadi nilai tambah yang penting.
Keberanian dalam bereksperimen juga menjadi salah satu alasan mengapa penampilannya menonjol. Banyak selebritas memilih aman agar terlihat elegan, tetapi Nadine justru mengambil jalur berbeda. Hasilnya, ia berhasil memadukan unsur seni, humor, dan kejutan dalam satu tampilan. Kombinasi itu membuat gaun giginya menjadi bahan pembicaraan yang kuat.
Koleksi Gigi Resin
Di balik gaun Nadine, terdapat koleksi bertema gigi yang dirancang dengan pendekatan artistik. Koleksi tersebut mencakup lima tampilan dengan tema berbeda, mulai dari gigi, enamel, gigi berlubang, akar gigi, hingga tambalan gigi. Setiap tampilan dirancang untuk menghadirkan gagasan yang nyentrik dan mudah memancing reaksi. Konsep ini memperlihatkan bagaimana fashion bisa menjadi medium ekspresi yang ekstrem.
Total lebih dari 50 ribu gigi resin digunakan dalam keseluruhan koleksi tersebut. Salah satu rancangan bahkan sepenuhnya ditutupi gigi palsu dari ujung ke ujung. Jumlah itu menunjukkan skala kerja yang tidak kecil dalam mewujudkan gagasan yang terbilang berani. Dalam dunia fashion, detail seperti ini kerap menjadi pembeda antara karya biasa dan karya yang benar-benar mencuri perhatian.
Davaran selaku perancang mengaku sudah memperkirakan bahwa koleksi ini akan memecah pendapat publik. Ia memahami bahwa ada orang yang akan merasa terganggu, sementara yang lain justru menyukainya. Menurutnya, reaksi yang terbelah adalah bagian dari tujuan utama rancangan tersebut. Dengan kata lain, kontroversi bukan efek samping, melainkan bagian dari konsep.
Pendekatan semacam ini menunjukkan bahwa fashion tidak selalu harus indah dalam arti konvensional. Sebagian desainer memilih untuk menggugah emosi, bahkan rasa tidak nyaman, demi menyampaikan pesan yang lebih besar. Koleksi bertema gigi ini menjadi contoh bagaimana busana dapat diposisikan sebagai karya seni. Dalam konteks itu, gaun Nadine menjadi representasi paling menonjol dari gagasan tersebut.
Reaksi Publik Beragam
Reaksi terhadap koleksi ini memang tidak seragam sejak awal diperkenalkan. Sebagian orang menganggapnya menjijikkan, sementara sebagian lain memujinya sebagai ide yang segar. Perbedaan respons itu justru menandakan bahwa koleksi tersebut berhasil memancing perhatian publik. Dalam industri hiburan dan fashion, perhatian seperti ini sering kali menjadi indikator keberhasilan sebuah penampilan.
Nadine Bhabha sendiri tampil percaya diri di tengah sorotan kamera dan komentar warganet. Keberaniannya membawa busana dengan tema seaneh itu menunjukkan bahwa ia tidak takut mengambil risiko. Sikap tersebut sejalan dengan karakter tampil yang ingin meninggalkan kesan kuat. Di karpet merah, kesan sering kali lebih berharga daripada sekadar kepatuhan pada tren.
Fenomena busana bertema ekstrem seperti ini juga memperlihatkan perubahan cara publik membaca fashion selebritas. Kini, penampilan tidak hanya dinilai dari keindahan, tetapi juga dari konsep dan pesan di baliknya. Nadine berhasil memanfaatkan ruang itu untuk tampil beda dan membangun identitas yang mudah diingat. Karena itu, gaun giginya menjadi lebih dari sekadar pakaian, melainkan pernyataan sikap.
Di ajang sebesar ACTRA Awards 2026, penampilan seperti ini dengan cepat menyebar ke berbagai platform media. Publik pun memiliki ruang luas untuk memberi respons, mulai dari kagum hingga tak nyaman. Perdebatan yang muncul membuat nama Nadine Bhabha semakin ramai diperbincangkan. Pada akhirnya, busana nyentrik itu sukses menjalankan fungsinya sebagai pusat perhatian.
