Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan program Makan Bergizi Gratis MBG dapat menggerakkan ekonomi desa di Indonesia. Ia menyebut langkah ini sebagai upaya menjaga arus uang tetap berada di desa, bukan lari ke kota. Pemberlakuan kebijakan ini dilakukan melalui penguatan rantai pasok pangan terkait program gizi nasional.
Zulhas mewajibkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi SPPG untuk belanja bahan baku langsung dari desa melalui Badan Usaha Milik Desa BUMDes atau Koperasi Desa Kopdes. Ia menyatakan SPPG tidak memiliki pilihan lain selain bermitra dengan potensi lokal desa. Saat berpidato pada Munas Papdesi, ia menegaskan sanksi berat bagi SPPG yang melanggar.
Belanja Lokal Desa
Aturan tata kelola rantai pasok pangan untuk MBG disusun dengan ketat, guna memastikan arus uang berputar di desa. SPPG wajib mengutamakan belanja bahan baku melalui BUMDes maupun Kopdes, sesuai dengan potensi setempat. Langkah ini bertujuan memperkuat ekonomi desa, serta menjaga kedaulatan pangan nasional.
Zulhas menegaskan SPPG tidak memiliki pilihan lain selain bermitra dengan potensi lokal desa. Belanja melalui BUMDes atau Kopdes dianggap menjadi jalur utama, jika tersedia. Jika keduanya tidak tersedia, alternatifnya tetap melalui mitra lokal terdekat dengan syarat memenuhi standar.
Tujuan utamanya adalah memastikan perputaran uang tidak lari ke kota, melainkan menyejahterakan warga desa. Program MBG diharapkan menjadi motor penggerak bagi petani, peternak, dan nelayan setempat. Para pemangku kebijakan berharap desa menjadi aktor utama dalam rantai pasok pangan nasional.
Penguatan Potensi Desa
Ketua DPP Papdesi, Wargiyati, menyatakan dukungan penuh terhadap MBG dan program prioritas pemerintah. Dia menilai MBG bermanfaat bagi penerima manfaat maupun warga saat berada di sekitar dapur SPPG. Pengalaman desa memperlihatkan MBG dapat meningkatkan peluang kerja bagi warga, melalui komitmen lokal.
Menurut Wargiyati, Munas Kedua Papdesi memilihnya secara aklamasi sebagai ketua umum masa bakti 2026-2031. Ia menegaskan kepemimpinannya akan mengawal program Astacita serta MBG Koperasi Desa Merah Putih. Hal itu dinilai mampu memperluas dampak program kepada komunitas desa secara luas.
Dia menyinggung bahwa MBG membuka peluang kerja bagi banyak warga desa. Beberapa keluarga melaporkan peningkatan pendapatan yang berarti melalui program tersebut. Papdesi menyatakan komitmen untuk terus menguatkan rantai pasok melalui koperasi dan BUMDes.
Dampak MBG
Papdesi menyatakan dukungan luas untuk Astacita dan MBG Koperasi Desa Merah Putih. Koordinasi antar lembaga dinilai penting untuk menjamin kelancaran program di lapangan. Warga desa diharapkan merasakan manfaat langsung dari kebijakan tersebut.
Beberapa desa telah merasakan dampak positifnya, seperti peningkatan lapangan kerja. Pendapatan keluarga meningkat melalui program tersebut dan manfaatnya terasa luas. Mereka optimis program ini akan bertahan dan berkembang di berbagai daerah.
Secara umum, kebijakan ini dianggap sebagai langkah strategis untuk menjaga kedaulatan pangan nasional. Hal tersebut memperkuat posisi desa sebagai aktor utama dalam rantai pasok pangan. Selain itu, tujuan menjaga migrasi penduduk dari desa ke kota juga diharapkan tercapai.
