Makanan Penurun Kortisol untuk Redakan Stres Harian

Lifestyle Nadia Safira Putri 24 Mei 2026 03:13 WIB 6
Makanan Penurun Kortisol untuk Redakan Stres Harian

Kortisol dikenal sebagai hormon stres yang membantu tubuh merespons tekanan, mengatur energi, tekanan darah, dan sistem imun. Namun, bila kadarnya terlalu tinggi, tubuh dapat terus berada dalam kondisi siaga, yang memicu gangguan tidur, mudah lelah, dan menurunnya fokus.

Dalam jangka panjang, kondisi tersebut juga berkaitan dengan peningkatan nafsu makan, penumpukan lemak di area perut, hingga gangguan metabolisme. Karena itu, asupan makanan yang tepat dapat menjadi salah satu cara untuk membantu menekan lonjakan kortisol dan menjaga tubuh tetap lebih stabil.

Makanan untuk Kortisol

Asupan nutrisi tertentu berperan dalam membantu menenangkan sistem saraf dan mengurangi respons tubuh terhadap stres. Dengan pilihan makanan yang tepat, tubuh dapat lebih mudah keluar dari mode siaga yang berkepanjangan.

Salah satu nutrisi yang paling sering dikaitkan dengan pengaturan kortisol adalah magnesium. Mineral ini membantu menjaga komunikasi antar sel saraf dan mendukung kestabilan respons tubuh saat menghadapi tekanan.

Dalam studi yang dipublikasikan di Clinical Endocrinology pada 2020, asupan nutrisi disebut memengaruhi fungsi otak dan jalur yang mengatur hormon stres. Temuan tersebut memperkuat pentingnya pola makan dalam menjaga keseimbangan hormon, termasuk kortisol.

Sayuran Hijau Kaya Magnesium

Sayuran hijau seperti bayam dan kangkung menjadi sumber magnesium yang mudah ditemukan dalam menu harian. Kandungan ini membantu sistem saraf bekerja lebih stabil dan tidak cepat bereaksi berlebihan terhadap stres.

Ketika asupan magnesium tercukupi, aktivitas saraf cenderung lebih tenang dan tubuh tidak mudah masuk ke kondisi siaga yang berlebihan. Dampaknya, lonjakan kortisol dapat ditekan secara bertahap.

Selain itu, sayuran hijau juga menyumbang serat, vitamin, dan mineral lain yang mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh. Kombinasi ini membantu menjaga energi tetap stabil tanpa memicu beban metabolik yang berlebihan.

Kacang-kacangan Penunjang Kesehatan

Kacang-kacangan juga dikenal sebagai sumber magnesium yang baik untuk membantu tubuh menghadapi tekanan. Konsumsi rutin dalam porsi wajar dapat mendukung kestabilan sistem saraf dan membantu tubuh lebih siap beradaptasi.

Selain magnesium, kacang-kacangan mengandung lemak sehat dan protein yang membantu rasa kenyang bertahan lebih lama. Kondisi ini penting karena rasa lapar berlebih sering muncul ketika tubuh berada dalam tekanan tinggi.

Pilihan seperti almond, kacang tanah, atau biji-bijian tertentu dapat menjadi camilan yang lebih menyehatkan dibanding makanan tinggi gula. Dengan begitu, kebutuhan energi bisa terpenuhi tanpa memperburuk respons stres.

Pola Makan Saat Stres

Pengaturan kortisol tidak hanya bergantung pada satu jenis makanan, melainkan pada kebiasaan makan secara keseluruhan. Pola makan yang seimbang membantu tubuh menjaga ritme energi dan mengurangi beban pada sistem hormon.

Asupan protein, serat, dan lemak sehat perlu berjalan berdampingan dengan konsumsi sayuran hijau dan kacang-kacangan. Pola ini mendukung kestabilan gula darah, yang ikut berpengaruh pada respons stres tubuh.

Selain makanan, istirahat yang cukup dan manajemen stres tetap diperlukan agar kadar kortisol tidak terus meningkat. Jika keluhan seperti sulit tidur, lelah berkepanjangan, atau nafsu makan melonjak terus terjadi, evaluasi kesehatan sebaiknya dilakukan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!