LPEI Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor Global

Ekonomi Bisnis Gilang Nabaris 31 Mei 2026 19:23 WIB 3
LPEI Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor Global

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia atau Indonesia Eximbank terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah agar mampu menembus pasar global. Dukungan itu diberikan melalui pelatihan ekspor, pembiayaan, penjaminan, serta pendampingan bisnis di ajang Trade Expo Indonesia 2025 di ICE BSD, Tangerang.

Salah satu penerima manfaatnya adalah PT Makbul Abadi Semestar, perusahaan aggregator produk UMKM yang mengaku mengalami peningkatan ekspor setelah mengikuti Coaching Program for New Exporter pada 2024. Perusahaan ini kini memasok produk lokal ke sejumlah negara, sembari menambah mitra UMKM baru dari pameran dagang internasional tersebut.

dukungan ekspor umkm

Marketing Director PT Makbul Abadi Semestar, Sri Wulan, menjelaskan bahwa perusahaannya hadir untuk membantu UMKM memasarkan produk ke pasar yang lebih luas. Produk yang dibawa antara lain kripik tempe, kripik buah, dan buah kering.

Ia menuturkan, saat ini perusahaan telah merangkul lebih dari 50 UMKM dari berbagai daerah. Produk-produk itu kemudian dipasarkan ke pasar ekspor maupun distribusi domestik.

Menurut Wulan, keikutsertaan di TEI 2025 memberi peluang ganda bagi perusahaannya. Selain memperoleh calon buyer, pihaknya juga menemukan calon mitra UMKM baru.

Ia menyebut kebutuhan pasar luar negeri terhadap produk olahan lokal masih terbuka lebar. Karena itu, jaringan pelaku usaha kecil yang dibina akan terus diperluas secara bertahap.

ekspor produk lokal

Wulan mengatakan produk UMKM binaannya telah diekspor ke Amerika Serikat dan Arab Saudi. Saat ini, perusahaan juga tengah menyiapkan pengiriman ke Chili.

Dalam satu kali pemesanan, perusahaan dapat mengirim sekitar 17.000 bungkus produk. Setiap kemasan memiliki ukuran 100 gram sesuai permintaan pembeli.

Selain Chili, perusahaan juga menerima minat dari importir asal Prancis, Jepang, dan India. Ketiga negara itu disebut tertarik pada produk buah kering asal Indonesia.

Permintaan tersebut menunjukkan bahwa produk lokal memiliki daya saing di pasar internasional. Dengan kualitas dan pengemasan yang tepat, peluang ekspor dinilai masih sangat besar.

peran lpei untuk eksportir

LPEI hadir di Trade Expo Indonesia 2025 sebagai bagian dari upaya memperluas akses pasar bagi pelaku usaha berorientasi ekspor. Dalam pameran yang berlangsung pada 15-19 Oktober 2025 itu, LPEI menampilkan 14 pelaku ekspor mitra mereka.

Para peserta memamerkan beragam produk unggulan Indonesia, mulai dari rempah-rempah, buah dan sayuran, hingga makanan dan minuman. Kehadiran mereka ditujukan untuk menarik minat buyer internasional.

Kepala Divisi Sekretariat Lembaga dan Hubungan Kelembagaan LPEI, Dyza Rochadi, mengatakan pelaku usaha dapat memanfaatkan berbagai layanan yang tersedia. Layanan itu meliputi pembiayaan ekspor, penjaminan ekspor, asuransi ekspor, dan konsultasi pengembangan kapasitas.

Menurut Dyza, fasilitas tersebut disiapkan untuk membantu eksportir menghadapi berbagai tantangan bisnis. Dengan dukungan yang terintegrasi, pelaku usaha diharapkan lebih siap masuk ke pasar global.

konsultasi ekspor di tei

Selain memamerkan produk, LPEI juga membuka ruang konsultasi bagi pengunjung yang ingin memahami solusi ekspor. Layanan ini ditujukan untuk pelaku usaha yang membutuhkan arahan teknis maupun strategi pengembangan bisnis.

Pengunjung dapat berdiskusi langsung mengenai pembiayaan, penjaminan, dan asuransi ekspor dengan petugas yang tersedia di booth. Pendekatan ini membuat calon eksportir lebih mudah mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

Di lokasi yang sama, pengunjung juga bisa berkonsultasi dengan petugas Bea Cukai dan Lembaga National Single Window yang hadir di booth KemenkeuSatu. Kehadiran berbagai instansi itu memudahkan pelaku usaha memahami proses ekspor secara lebih menyeluruh.

Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa ekosistem ekspor membutuhkan dukungan lintas lembaga. Dengan akses informasi yang lebih terbuka, UMKM diharapkan mampu meningkatkan volume ekspor secara berkelanjutan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!