Lizzo kembali menjadi sorotan saat menghadiri amfAR Gala Cannes 2026 di Hôtel du Cap-Eden-Roc, Kamis, 21 Mei 2026. Penyanyi bernama asli Melissa Viviane Jefferson itu tampil dengan gaun beludru berilusi piercing palsu, lengkap dengan perhiasan berlian spektakuler yang totalnya mencapai ribuan karat.
Tampilan tersebut menegaskan bahwa tren piercing palsu di karpet merah masih berlanjut, kali ini dengan sentuhan yang lebih teatrikal. Selain hadir sebagai tamu, Lizzo juga naik ke panggung untuk membawakan beberapa lagu dalam acara amal yang berhasil mengumpulkan dana besar bagi riset AIDS.
Gaun Lizzo yang mencuri perhatian
Detail paling menonjol dari busana Lizzo adalah ilusi tindik pada bagian dada. Dua cincin tampak seolah menembus bodice, lalu dihubungkan oleh kalung berlian yang menggantung di tengah.
Efek itu ternyata bukan tindikan sungguhan, melainkan teknik visual trompe l'oeil. Pilihan tersebut memberi kesan berani tanpa kehilangan unsur kemewahan yang menjadi ciri utama penampilannya malam itu.
Gaun berbahan beludru itu juga memperkuat nuansa dramatis pada keseluruhan tampilan. Warna dan teksturnya membuat ilusi piercing terlihat semakin nyata di bawah sorot lampu karpet merah.
Penampilan ini menjadi bukti bahwa Lizzo tidak hanya mengandalkan busana, tetapi juga konsep visual yang kuat. Ia berhasil memadukan seni, mode, dan pertunjukan dalam satu tampilan yang mudah diingat.
Perhiasan spektakuler Anabela Chan
Kemewahan busana Lizzo semakin lengkap berkat perhiasan rancangan desainer London, Anabela Chan. Aksesori itu dibuat dari sekitar 2.000 berlian putih hasil laboratorium dengan total berat mencapai 3.161 karat.
Rangkaian berlian tersebut tersebar pada kalung, anting, manset, dan rantai yang menjuntai dari dada. Setiap elemen dirancang agar menyatu dengan gaun, tanpa mengurangi fokus pada detail ilusi piercing.
Kolaborasi ini memperlihatkan bagaimana perhiasan bisa menjadi bagian penting dari narasi busana. Bukan sekadar pelengkap, aksesori tersebut justru menjadi penegas karakter glamor dan eksperimental Lizzo.
Penggunaan berlian hasil laboratorium juga menunjukkan arah baru dalam industri perhiasan mewah. Selain menonjolkan estetika, pilihan itu ikut memperluas pembahasan soal inovasi bahan dalam fashion panggung.
Detail artistik dari tim glam
Selain gaun dan perhiasan, Lizzo menampilkan sentuhan artistik lewat aksesori berbentuk manset sarung tangan. Elemen itu menyerupai sepasang tangan tambahan yang seolah bertumpu di atas tangannya sendiri.
Detail tersebut membuat tampilannya terlihat lebih skulptural dan teatrikal. Kehadiran aksesori itu memberi dimensi baru pada busana, sehingga hasil akhirnya tampak seperti instalasi seni yang hidup.
Sentuhan kuku stiletto biru krom matte dari nail artist Angel My Linh juga melengkapi keseluruhan gaya. Warna kuku itu selaras dengan nuansa gaun dan memperkuat kesan modern pada tampilan Lizzo.
Sementara itu, stylist Patti Wilson disebut menjadi sosok di balik konsep keseluruhan penampilan tersebut. Dengan arahan yang matang, setiap elemen tampak saling terhubung dan membentuk visual yang utuh.
Penampilan panggung dan album baru
Di sela kemunculannya di karpet merah, Lizzo juga tampil di panggung acara amal tersebut. Sambil memegang koktail, ia membawakan Don't Make Me Love U dan About Damn Time.
Penampilan panggung itu menambah energi pada malam yang memang dirancang untuk merayakan seni dan filantropi. Kehadiran Lizzo membuat acara semakin meriah, sekaligus menunjukkan sisi hiburannya yang tetap kuat.
AmfAR Gala Cannes 2026 sendiri berhasil mengumpulkan dana hingga 20 juta dolar AS untuk riset AIDS. Acara ini dipandu oleh aktris Geena Davis dan dihadiri sejumlah tokoh industri hiburan.
Di tengah sorotan tersebut, Lizzo juga membocorkan rencana album terbarunya bertajuk B-ch yang dijadwalkan rilis pada 5 Juni. Ia mengaku ingin menghadirkan musik yang menyenangkan agar orang-orang bisa menari dan tertawa lagi.
