Kunci Brand Modest Fesyen Bertahan di Pasar Kompetitif

Lifestyle Anindya Kirana Putri 28 Mei 2026 16:30 WIB 2
Kunci Brand Modest Fesyen Bertahan di Pasar Kompetitif

Di tengah persaingan bisnis yang makin ketat, pelaku UMKM tidak bisa hanya mengandalkan promosi untuk menjaga eksistensi produk. Pemilik brand modest fesyen Kienka, Helda Amalia, menekankan bahwa ciri khas produk menjadi kunci agar merek tetap relevan di pasar.

Helda menyampaikan pandangan itu dalam acara Borderless Commerce in Action di sela pameran BNI di ICE BSD, Tangerang, Sabtu, 16 Agustus 2025. Menurut dia, brand yang ingin bertahan harus memiliki DNA kuat, konsisten, dan mudah dikenali konsumen.

DNA Kuat Modest Fesyen

Helda menilai kekuatan utama sebuah brand ada pada identitas yang tidak mudah berubah. Kienka, misalnya, konsisten menghadirkan motif bunga dengan warna pastel sebagai ciri khas utama.

Menurut dia, konsistensi desain membuat konsumen lebih mudah mengingat produk yang ditawarkan. Hal itu juga membantu brand membangun posisi yang jelas di tengah pasar yang padat.

Ia menegaskan bahwa persaingan tidak dapat dimenangkan hanya dengan mengikuti tren sesaat. Brand perlu memiliki karakter yang melekat kuat pada produk, mulai dari motif, warna, hingga konsep visual.

Dengan identitas yang konsisten, produk memiliki peluang lebih besar untuk tetap dikenal dalam jangka panjang. Strategi ini dinilai lebih efektif ketimbang terus berganti arah tanpa fondasi yang jelas.

Segmentasi Konsumen yang Tepat

Selain identitas produk, Helda juga menyoroti pentingnya memahami target pasar. Kienka menyasar konsumen berusia sekitar 30 hingga 50 tahun yang ingin tetap tampil muda.

Karena itu, pemilihan warna dan desain dibuat agar sesuai dengan selera segmen tersebut. Pendekatan ini membuat produk lebih relevan dengan kebutuhan dan preferensi pembeli.

Helda menjelaskan bahwa segmentasi yang tepat membantu brand menyusun strategi pemasaran secara lebih terarah. Dengan begitu, pesan yang disampaikan dapat lebih mudah diterima oleh calon konsumen.

Ia menambahkan bahwa memahami audiens juga membantu brand menjaga konsistensi komunikasi. Hasilnya, loyalitas pelanggan dapat tumbuh lebih kuat karena produk terasa dekat dengan kebutuhan mereka.

Aktif di Fesyen Week

Untuk menjaga eksistensi, Kienka juga aktif mengikuti berbagai kegiatan fesyen week. Partisipasi dilakukan baik pada ajang berskala nasional maupun melalui acara yang diselenggarakan sendiri.

Menurut Helda, kehadiran di panggung fesyen memberi ruang bagi brand untuk memperluas jangkauan. Langkah itu sekaligus memperkuat citra produk di mata publik dan pelaku industri.

Ia menilai ajang semacam ini penting karena mempertemukan brand dengan pasar yang lebih luas. Momentum tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk menunjukkan kualitas dan karakter produk secara langsung.

Di sisi lain, Kienka turut menjalin kolaborasi dengan influencer dan produk kecantikan. Kolaborasi ini dipandang efektif untuk membuka audiens baru dan memperkuat daya tarik brand.

Strategi Ramai Live Shopping

Helda juga membagikan cara menjaga live shopping agar tetap ramai ditonton. Menurut dia, host harus menarik sehingga mampu membangun suasana yang mendorong konsumen segera mengambil keputusan.

Dalam praktiknya, Kienka menggunakan sistem open PO untuk menciptakan antusiasme pembelian. Produk contoh ditampilkan lebih dulu selama tiga hingga lima hari agar publik melihat dan mengenal barangnya.

Setelah itu, tim membuat konten agar produk berpeluang viral sebelum masa pembelian dibuka pada waktu yang ditentukan. Strategi ini dinilai efektif karena menciptakan rasa penasaran sekaligus urgensi di kalangan penonton.

Helda mengatakan pola tersebut membantu menjaga perhatian konsumen hingga waktu pembelian tiba. Dengan pendekatan yang terencana, live shopping dapat menjadi saluran penjualan yang lebih konsisten dan terukur.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!