Kabel Pukpuk Resmi, Jayapura Jadi Gerbang Konektivitas Baru

Teknologi BRH 25 Mei 2026 07:12 WIB 4
Kabel Pukpuk Resmi, Jayapura Jadi Gerbang Konektivitas Baru

Kabel laut Pukpuk resmi dioperasikan sebagai hasil kolaborasi TelkomGroup dan PNG DataCo di Telkom Witel Jayapura, Papua, pada Jumat, 8 Mei. Infrastruktur ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat konektivitas digital di Indonesia Timur sekaligus membuka jalur baru menuju kawasan Asia-Pasifik. Peresmian tersebut juga menandai penguatan kerja sama Indonesia dan Papua Nugini dalam pengembangan jaringan telekomunikasi lintas negara.

Kehadiran kabel ini diharapkan memperluas akses digital, mendukung pertumbuhan ekonomi digital, dan meningkatkan ketahanan jaringan di wilayah perbatasan. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo menegaskan pentingnya pemerataan konektivitas agar transformasi digital dapat dirasakan secara inklusif. TelkomGroup menilai proyek ini sebagai langkah strategis untuk menjadikan Papua sebagai simpul konektivitas internasional yang lebih andal.

Pukpuk Cable Perkuat Konektivitas Digital

Peresmian Pukpuk Cable menjadi penanda hadirnya infrastruktur digital baru yang strategis bagi Papua dan kawasan sekitarnya. Proyek ini didorong oleh kebutuhan pemerataan akses internet yang lebih stabil, cepat, dan berkelanjutan. TelkomGroup menempatkan konektivitas sebagai fondasi penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi digital nasional.

Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo menyebut pembangunan jaringan harus dilakukan secara merata, tidak terkonsentrasi, dan berkelanjutan. Menurutnya, wilayah timur Indonesia harus memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dalam ekosistem digital. Ia juga mengapresiasi komitmen TelkomGroup dalam memperkuat konektivitas nasional.

Pukpuk Cable dipandang sebagai solusi untuk meningkatkan keandalan jaringan di kawasan timur Indonesia. Infrastruktur ini dirancang agar lebih resilien dalam menghadapi kebutuhan lalu lintas data yang terus meningkat. Keberadaannya juga diharapkan membantu memperluas layanan digital hingga ke wilayah yang selama ini sulit dijangkau.

Dengan hadirnya kabel lintas batas ini, Jayapura memperoleh peran yang lebih besar sebagai hub konektivitas. Posisi tersebut membuat Papua tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga bagian penting dari jaringan digital regional. Langkah ini mempertegas peran strategis Indonesia Timur dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi nasional.

Kabel Laut Lintas Batas Asia-Pasifik

Sistem kabel laut Pukpuk tercatat sebagai kabel lintas batas pertama di kawasan Asia-Pasifik yang menghubungkan Indonesia dan Papua Nugini. Jalur ini menjadi simbol baru integrasi digital antara dua negara yang berbatasan langsung secara geografis. Kehadirannya membuka peluang konektivitas yang lebih luas bagi kawasan regional.

Landing station di Jayapura yang dioperasikan oleh Telin menjadi gerbang penting menuju jaringan Kumul Telkom Holdings milik Papua Nugini. Melalui jalur tersebut, kapasitas dari kabel internasional SEA-US dapat disalurkan hingga wilayah terpencil di Papua Nugini melalui Vanimo. Skema ini memperkuat distribusi layanan digital lintas wilayah secara lebih efisien.

Kolaborasi ini tidak hanya menambah kapasitas jaringan, tetapi juga membangun fondasi kerja sama yang lebih solid antara Indonesia dan Papua Nugini. Sinergi Telin dan PNG DataCo dinilai menjadi langkah nyata dalam memperluas konektivitas digital di Asia-Pasifik. Proyek ini menunjukkan bahwa infrastruktur telekomunikasi dapat menjadi jembatan diplomasi ekonomi dan teknologi.

Pukpuk Cable juga menegaskan pentingnya jalur komunikasi yang terhubung langsung antarnegeri. Dalam konteks persaingan digital kawasan, kehadiran jaringan lintas batas memberi keunggulan strategis bagi kedua negara. Infrastruktur ini diharapkan mendorong pertukaran data yang lebih cepat dan stabil untuk mendukung aktivitas ekonomi dan layanan publik.

Jayapura Jadi Simpul Strategis

Dengan beroperasinya Pukpuk Cable, Jayapura kini memiliki dua jalur konektivitas internasional yang mandiri. Jalur pertama menghubungkan wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua, sedangkan jalur kedua tersambung ke Vanimo, Papua Nugini. Dari Jayapura, jaringan tersebut terhubung ke Manado hingga Los Angeles melalui kabel SEA-US.

Kehadiran jalur alternatif ini membuat infrastruktur digital Papua semakin tangguh. Diversity route memberikan jaminan kelangsungan layanan yang lebih optimal ketika terjadi gangguan pada salah satu jalur. Kondisi tersebut sangat penting bagi daerah yang mengandalkan konektivitas untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan publik.

Jayapura kini diposisikan sebagai pusat konektivitas Papua yang memiliki nilai strategis bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Infrastruktur bertaraf internasional ini diharapkan mampu mendorong lahirnya peluang usaha baru di sektor digital. Akses yang lebih baik juga dapat memperkuat integrasi Papua dengan jaringan ekonomi nasional maupun global.

TelkomGroup menilai pembangunan jalur ini sebagai bukti bahwa Indonesia Timur merupakan bagian integral dari ekosistem konektivitas dunia. Penguatan infrastruktur di Papua tidak hanya berdampak pada masyarakat lokal, tetapi juga pada hubungan regional. Dengan begitu, manfaat digital dapat dirasakan lebih merata oleh berbagai lapisan masyarakat.

Telin dan PNG DataCo Bersinergi

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan bahwa Pukpuk merupakan wujud komitmen perusahaan untuk memastikan tidak ada wilayah Indonesia yang tertinggal di era digital. Menurutnya, proyek ini memperkuat posisi Indonesia Timur dalam ekosistem konektivitas global. Ia berharap inisiatif tersebut membuka peluang kolaborasi digital di tingkat regional maupun internasional.

Sebagai operating company TelkomGroup, Telin memegang peran sentral sejak tahap perencanaan hingga komersialisasi proyek. Fasilitas landing station di Jayapura menjadi simpul kritis yang menghubungkan kapasitas kabel SEA-US dengan jaringan nasional Papua. Peran itu menjadikan Telin sebagai penghubung utama antara infrastruktur internasional dan kebutuhan layanan domestik.

Telin juga bertindak sebagai mitra strategis PNG DataCo dalam menjaga kualitas layanan dan keandalan sistem kabel lintas negara ini. Kemitraan tersebut membuka ruang pengembangan konektivitas lanjutan di kawasan. Bagi kedua pihak, keberhasilan Pukpuk menunjukkan bahwa kerja sama regional dapat menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

CEO PNG DataCo Paul Komboi menilai kedekatan geografis Indonesia dan Papua Nugini seharusnya diikuti oleh konektivitas digital yang kuat. Ia menyebut kolaborasi dengan Telin sebagai bentuk kerja sama yang saling mendukung dan saling memberi manfaat. Menurutnya, kabel Pukpuk bukan hanya proyek infrastruktur, tetapi juga awal dari integrasi digital yang lebih erat antara kedua negara.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!