Kabel Laut Pukpuk-1 Perkuat Konektivitas Indonesia-PNG

Teknologi BRH 24 Mei 2026 07:55 WIB 6
Kabel Laut Pukpuk-1 Perkuat Konektivitas Indonesia-PNG

Kabel laut Pukpuk-1 resmi dioperasikan sebagai infrastruktur telekomunikasi yang menghubungkan Indonesia dengan Papua Nugini, sekaligus menjadi kabel laut lintas batas pertama di kawasan Asia-Pasifik yang tersambung langsung antara dua negara. Peresmian dilakukan di Telkom Witel Jayapura, Papua, pada Jumat, 8 Mei, dan dihadiri sejumlah pejabat pemerintah, Telkom, serta perwakilan Papua Nugini.

Proyek ini dinilai menjadi tonggak penting bagi penguatan konektivitas digital di Indonesia Timur, terutama Papua, sekaligus membuka koridor konektivitas baru menuju Asia-Pasifik. Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan bahwa inisiatif tersebut ditujukan untuk memastikan tidak ada wilayah Indonesia yang tertinggal dalam era digital.

Kabel Laut Pukpuk

Kehadiran kabel laut Pukpuk-1 menandai langkah strategis TelkomGroup dalam memperkuat fondasi infrastruktur digital di kawasan timur Indonesia. Jaringan ini juga diposisikan sebagai bagian dari ekosistem konektivitas global yang semakin terintegrasi.

Dian Siswarini menyebut proyek ini sebagai wujud komitmen perusahaan untuk menghadirkan infrastruktur digital berkelas dunia. Menurut dia, TelkomGroup ingin memastikan Indonesia Timur mendapat akses yang setara dalam perkembangan ekonomi digital.

Ia juga menilai Pukpuk-1 menjadi bukti bahwa TelkomGroup melalui Telin mampu menjembatani kesenjangan digital antarnegara. Dengan demikian, proyek ini tidak hanya berdampak pada Papua, tetapi juga pada hubungan digital regional.

Jalur Dan Cakupan Pukpuk

Sistem komunikasi kabel laut atau SKKL Pukpuk-1 memiliki panjang jaringan sekitar 850 kilometer. Jalurnya mencakup rute Jayapura ke perbatasan Indonesia sejauh 30 kilometer, perbatasan ke Vanimo sepanjang 50 kilometer, serta perbatasan ke Madang yang mencapai 770 kilometer.

Skema jalur tersebut menunjukkan kompleksitas infrastruktur yang dibangun untuk memastikan konektivitas antarnegeri berjalan stabil. Selain memperluas jangkauan, jaringan ini diharapkan mendukung kualitas layanan data di wilayah timur Indonesia.

Pembangunan proyek Pukpuk-1 sendiri telah dimulai sejak 2016 dan selesai pada 2022. Setelah melalui tahapan pengembangan dan uji operasional, jaringan ini mulai beroperasi pada April 2026.

Peresmian Di Jayapura

Peresmian kabel laut Pukpuk-1 digelar di Jayapura dan menjadi momentum penting bagi hubungan digital Indonesia dan Papua Nugini. Acara tersebut dihadiri Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, dan perwakilan pemerintah daerah.

Hadir pula perwakilan Konsul Papua Nugini di Jayapura Leon Galemo, perwakilan Gubernur Papua Christian Sohilait, serta CEO PNG DataCo Paul Komboi. Kehadiran para pemangku kepentingan itu menegaskan pentingnya proyek ini bagi kerja sama lintas batas.

Dalam kesempatan tersebut, Angga Raka meresmikan proyek kabel laut milik anak usaha Telkom, Telin, sebagai simbol penguatan konektivitas kawasan. Langkah ini diharapkan mempercepat pemerataan akses digital dan mendorong kolaborasi di kawasan Asia-Pasifik.

Dampak Bagi Kawasan Timur

Pukpuk-1 diperkirakan memberi dampak besar bagi percepatan transformasi digital di Papua dan sekitarnya. Infrastruktur ini dapat mendukung kebutuhan layanan telekomunikasi yang lebih andal bagi masyarakat, pelaku usaha, hingga institusi layanan publik.

Selain itu, tersambungnya Indonesia dengan Papua Nugini melalui jalur bawah laut membuka peluang baru bagi pengembangan kerja sama digital regional. Konektivitas yang lebih baik juga berpotensi memperkuat arus data dan layanan lintas negara di kawasan Pasifik.

Bagi TelkomGroup, proyek ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperluas jaringan berkelas dunia dan memperkuat posisi Indonesia dalam peta konektivitas global. Dengan beroperasinya Pukpuk-1, Indonesia Timur kian ditempatkan sebagai simpul penting dalam ekosistem digital regional.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!