Jungkook BTS Jalani Diet OMAD, Ini Penjelasannya

Lifestyle Clara Monica 26 Mei 2026 08:00 WIB 2
Jungkook BTS Jalani Diet OMAD, Ini Penjelasannya

Jungkook BTS mengungkapkan bahwa ia menjalani diet dengan pola makan satu kali sehari atau OMAD, dalam sebuah wawancara dengan Rolling Stone UK. Penyanyi asal Korea Selatan itu juga menyebut tetap berolahraga setiap pagi dan sore, sehingga pola hidupnya menjadi perhatian publik.

Ungkapan tersebut memicu rasa penasaran penggemar terhadap apa itu diet OMAD, bagaimana cara kerjanya, dan mengapa banyak orang memilihnya. Pola ini dikenal sebagai bentuk puasa intermiten yang membatasi asupan kalori hanya dalam satu waktu makan.

Mengenal Diet OMAD

Diet OMAD adalah singkatan dari One Meal A Day, yaitu pola makan yang hanya memberi ruang untuk satu kali makan utama dalam sehari. Di luar waktu tersebut, seseorang tidak mengonsumsi makanan atau minuman berkalori.

Praktik ini termasuk dalam kategori puasa, karena tubuh menjalani periode tanpa asupan kalori dalam jangka waktu tertentu. Sebagian orang memilih makan malam sebagai satu-satunya waktu makan, sementara yang lain memilih sarapan atau makan siang.

Dalam beberapa variasi, pelaku OMAD masih memperbolehkan camilan kecil di luar waktu makan utama. Namun, ada juga yang benar-benar membatasi kalori hanya pada satu sesi makan singkat.

Durasi waktu makan biasanya sekitar satu jam, lalu disusul fase puasa hingga hari berikutnya. Karena itu, pola ini menuntut disiplin tinggi dan perencanaan menu yang cermat.

Alasan OMAD Menarik

Banyak orang tertarik pada OMAD karena pola ini diyakini membantu menciptakan defisit kalori. Saat asupan energi berkurang, tubuh berpotensi memakai cadangan lemak sebagai sumber tenaga.

Selain itu, pola makan yang lebih sederhana sering dianggap memudahkan pengendalian porsi. Bagi sebagian orang, satu kali makan juga terasa lebih praktis daripada menyiapkan beberapa kali makan dalam sehari.

Sejumlah penelitian tentang puasa intermiten menunjukkan adanya potensi penurunan berat badan. Salah satu studi pada orang dewasa sehat menemukan pembatasan makan di malam hari dapat menurunkan lemak tubuh lebih besar dibanding makan tiga kali sehari.

Meski demikian, respons tubuh terhadap OMAD tidak sama pada setiap orang. Hasilnya sangat dipengaruhi oleh komposisi tubuh, aktivitas fisik, dan kualitas makanan yang dikonsumsi.

Risiko Diet OMAD

OMAD tidak selalu cocok untuk semua orang karena pembatasan waktu makan yang terlalu ketat dapat memicu rasa lapar berlebihan. Kondisi ini bisa membuat seseorang makan terlalu banyak saat jadwal makan tiba.

Jika tidak direncanakan dengan baik, pola ini juga berisiko membuat asupan gizi menjadi tidak seimbang. Tubuh tetap memerlukan protein, serat, vitamin, mineral, dan cairan yang cukup meski hanya makan sekali sehari.

Pada sebagian orang, puasa panjang dapat menimbulkan lemas, pusing, sulit fokus, atau gangguan suasana hati. Risiko tersebut dapat meningkat bila aktivitas harian cukup padat atau tidak diimbangi istirahat yang memadai.

Orang dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes, gangguan makan, atau masalah lambung, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis. Pendekatan ini penting agar pola diet yang dipilih tetap aman dan sesuai kebutuhan tubuh.

Cara Menjalani OMAD

Jika ingin mencoba OMAD, menu pada satu kali makan perlu disusun secara seimbang. Porsi ideal sebaiknya berisi protein, karbohidrat kompleks, lemak sehat, sayur, dan buah.

Kecukupan air juga harus diperhatikan selama periode puasa. Minuman tanpa kalori seperti air putih umumnya tetap dianjurkan agar tubuh tidak kekurangan cairan.

Olahraga seperti yang dilakukan Jungkook BTS dapat menjadi pelengkap gaya hidup sehat, tetapi intensitasnya perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh. Saat tubuh belum terbiasa, latihan yang terlalu berat justru dapat menambah kelelahan.

Pola OMAD sebaiknya dijalani bertahap dan dipantau reaksinya dari waktu ke waktu. Bila muncul keluhan yang mengganggu, pola makan perlu dievaluasi atau dihentikan demi menjaga kesehatan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!