John Travolta Viral di Cannes dengan Gaya Baret

Lifestyle Nadia Safira Putri 25 Mei 2026 16:37 WIB 2
John Travolta Viral di Cannes dengan Gaya Baret

John Travolta menjadi sorotan di Festival Film Cannes setelah tampil dengan gaya yang tak biasa dan langsung viral di media sosial. Penampilannya dinilai membuat aktor senior itu terlihat lebih muda, terutama karena baret dan kacamata bulat yang dikenakannya. Dalam kesempatan itu, Travolta hadir untuk mempromosikan debut penyutradaraannya lewat film Propeller One-Way Night Coach. Ia kemudian menjelaskan bahwa pilihan busana tersebut bukan kebetulan, melainkan bagian dari konsep yang sudah dipikirkan matang.

Travolta menegaskan bahwa penampilannya merupakan bentuk penghormatan kepada para pembuat film klasik. Ia juga ingin membedakan dirinya saat berada di hadapan publik sebagai aktor dan sebagai sutradara. Karena itu, gaya eksentrik yang ia tampilkan di Cannes disebutnya sebagai keputusan yang disengaja. Respons publik pun terbagi, dari yang memuji hingga yang membandingkannya dengan sosok-sosok sinema legendaris.

Gaya Cannes John Travolta

Dalam wawancara dengan CNN, John Travolta menjelaskan bahwa topi-topi yang ia kenakan adalah bagian dari penghormatan terhadap pembuat film klasik. Ia menyebut para sutradara zaman dulu kerap memakai baret dan kacamata bulat. Menurutnya, pilihan itu sejalan dengan identitas yang ingin ia tampilkan saat debut sebagai sutradara. Karena itu, gaya yang terlihat unik tersebut sebenarnya memiliki maksud yang jelas.

Travolta mengatakan bahwa setelah lebih dari 50 tahun berada di dunia perfilman, ia merasa perlu memberi pembeda yang tegas. Ia menilai acara film kerap membuat batas antara aktor dan sutradara menjadi samar. Dengan tampil sebagai sutradara, ia ingin mengirim pesan bahwa dirinya hadir dalam peran yang berbeda. Sikap itu kemudian tercermin lewat busana yang ia pilih di Cannes.

Ia juga menyebut festival film tersebut diperlakukan hampir seperti sebuah pertunjukan. Travolta mengaku sempat berkata pada dirinya sendiri bahwa kali ini ia adalah seorang sutradara. Dengan cara itu, ia ingin tampil seperti sosok lama yang identik dengan dunia penyutradaraan. Pendekatan tersebut membuat kehadirannya semakin mencuri perhatian di karpet merah.

Respons Publik di Media Sosial

Penampilan Travolta dengan baret dan kacamata bulat segera memancing perbincangan luas di media sosial. Banyak warganet menilai aktor Pulp Fiction itu terlihat jauh lebih muda dari usianya. Sebagian lainnya menganggap gaya tersebut berani, namun tetap menarik untuk festival film bergengsi. Tak sedikit pula yang menilai penampilannya berhasil menciptakan kesan sinematik.

Meski tidak menyebut ikon tertentu, publik langsung menghubungkan gayanya dengan sejumlah tokoh legendaris. Francis Ford Coppola menjadi salah satu nama yang paling sering disebut karena terkenal memakai baret dalam waktu lama. Ada pula yang mengaitkannya dengan Ingmar Bergman karena kesan klasik yang serupa. Perbandingan itu menunjukkan bagaimana satu pilihan busana dapat memicu berbagai tafsir di ruang publik.

Selain itu, beberapa penggemar juga menyebut nama lain seperti Jack Harlow dan Joe Pantoliano. Perbandingan tersebut muncul karena gaya Travolta dianggap unik dan berbeda dari biasanya. Meski begitu, kebanyakan komentar tetap menyoroti keberaniannya tampil dengan karakter yang kuat. Hal itu membuat kehadirannya menjadi salah satu bahan pembicaraan utama di Cannes.

Debut Sutradara Travolta

Gaya yang dipilih Travolta tidak bisa dilepaskan dari film Propeller One-Way Night Coach yang menjadi proyek debut penyutradaraannya. Kehadiran di Cannes menjadi momentum penting untuk memperkenalkan sisi baru dari kariernya. Ia membawa putrinya, Ella Bleu Travolta, saat menuju festival tersebut. Momen itu turut memperkuat kesan personal dalam penampilan sang aktor.

Travolta bahkan lebih dulu membangun narasi itu lewat unggahan di Instagram. Dalam video yang dibagikan, ia terlihat menerbangkan pesawat pribadinya ke Cannes bersama Ella Bleu Travolta. Ia menulis, “Hari besar, malam besar di Cannes. Nantikan!” dalam keterangan unggahan tersebut. Unggahan itu semakin memanaskan antusiasme publik sebelum kemunculannya di acara utama.

Keputusan tampil dengan gaya khas sutradara lawas kemudian dipandang selaras dengan strategi promosi filmnya. Travolta tampak ingin menghadirkan identitas yang kuat, baik sebagai aktor maupun pembuat film. Dengan pendekatan itu, ia berhasil mencuri perhatian sebelum filmnya benar-benar diputar. Cannes pun menjadi panggung yang efektif untuk menegaskan transformasi kariernya.

Jejak Karier John Travolta

John Travolta merupakan salah satu nama besar di industri film Hollywood yang telah berkarya selama lebih dari lima dekade. Popularitasnya melejit lewat film Grease, lalu kembali menguat melalui Pulp Fiction. Selama perjalanan kariernya, ia dikenal sebagai aktor dengan citra kuat dan gaya yang khas. Kini, ia mencoba memperluas kiprahnya melalui dunia penyutradaraan.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa Travolta masih ingin terus relevan di industri hiburan. Dengan tampil berbeda di Cannes, ia tidak hanya mempromosikan film, tetapi juga membangun identitas baru. Strategi itu memberi ruang bagi publik untuk melihat sisi lain dari dirinya. Dalam konteks promosi modern, pendekatan semacam ini terbukti efektif menarik perhatian.

Di tengah sorotan terhadap busana dan gayanya, pesan utama yang dibawa Travolta tetap jelas. Ia ingin menunjukkan bahwa debut penyutradaraan adalah babak penting dalam kariernya. Penampilan eksentrik yang viral justru membantu pesan itu sampai ke audiens yang lebih luas. Cannes pun kembali membuktikan diri sebagai panggung yang mampu mengangkat cerita di luar layar lebar.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!