Jennifer Coppen Ungkap Alasan Mantap ke Pelaminan

Lifestyle Clara Monica 23 Mei 2026 15:17 WIB 8
Jennifer Coppen Ungkap Alasan Mantap ke Pelaminan

Jennifer Coppen buka suara soal alasan di balik keputusannya kembali membangun rumah tangga bersama pesepak bola Timnas Indonesia, Justin Hubner. Aktris berusia muda itu menegaskan, keyakinannya tidak hanya lahir dari rasa cinta, tetapi juga dari cara Justin hadir untuk putrinya, Kamari Sky Wassink.

Menurut Jennifer, sikap Justin terhadap Kamari membuatnya merasa tenang dan semakin mantap menatap masa depan. Ia menilai calon suaminya memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan sang anak, hingga mengingatkannya pada mendiang suami, Dali Wassink.

Jennifer Coppen dan figur ayah

Jennifer menyebut Justin mampu mengisi ruang penting dalam kehidupan Kamari. Baginya, kehadiran figur ayah sangat berarti untuk tumbuh kembang putrinya.

Ia menilai perlakuan Justin kepada Kamari memperlihatkan ketulusan yang jarang ditemui. Sosok itu, kata Jennifer, tidak ragu menunjukkan perhatian tanpa membedakan darah daging.

Jennifer juga mengaku perlakuan Justin mengingatkannya pada cara mendiang Dali Wassink menyayangi anak mereka. Kenangan itu membuatnya semakin yakin bahwa Justin memiliki karakter yang tepat untuk masuk ke dalam keluarganya.

Dalam pandangannya, perhatian terhadap Kamari menjadi tolok ukur utama dalam memilih pasangan hidup. Jennifer menegaskan bahwa penerimaan terhadap anaknya adalah syarat yang tidak bisa ditawar.

Kedekatan Justin dan Kamari

Jennifer menjelaskan bahwa hubungan Justin dan Kamari berkembang sangat cepat. Keduanya disebut memiliki ikatan yang hangat sejak awal berkenalan.

Ia mengaku sempat terkejut karena Justin langsung menunjukkan sisi lembut dan penuh perhatian. Sikap itu membuatnya melihat aura kebapakan muncul secara alami pada diri sang atlet.

Bagi Jennifer, kedewasaan Justin tidak selalu tercermin dari usia. Meski masih muda, Justin dinilai sudah memiliki sikap family man yang kuat.

Kehadiran Justin di sekitar Kamari membuat suasana rumah terasa lebih lengkap. Jennifer menilai kedekatan itu menjadi pondasi penting bagi hubungan mereka ke depan.

Pertimbangan menuju pernikahan

Jennifer menegaskan bahwa keputusan untuk menikah bukan semata karena romantisme. Ia melihat kesiapan pasangan dari kemampuan menerima dirinya sekaligus anaknya.

Ia mengaku sempat membuat batasan pribadi sebelum melangkah lebih jauh. Jika pasangan berikutnya tidak bisa menerima Kamari, maka hubungan itu tidak akan diteruskan.

Keyakinan itu kemudian menguat ketika Jennifer melihat konsistensi sikap Justin. Perhatian yang diberikan bukan hanya sesaat, melainkan terlihat stabil dan tulus.

Bagi Jennifer, kestabilan emosional dan rasa aman jauh lebih penting dibanding sekadar janji. Karena itu, keputusannya untuk kembali membangun rumah tangga dibuat dengan pertimbangan matang.

Harapan untuk keluarga baru

Jennifer mengaku sempat merasakan sedikit cemburu saat Kamari lebih sering menempel pada Justin. Namun, perasaan itu segera berubah menjadi rasa syukur karena ia melihat ikatan mereka semakin erat.

Ia tidak ingin menghalangi kedekatan tersebut karena Kamari memang membutuhkan sosok ayah. Menurutnya, kehadiran Justin bisa memberi warna baru dalam kehidupan putrinya.

Jennifer berharap hubungan mereka tetap dipenuhi pengertian dan kasih sayang. Ia ingin Kamari tumbuh dalam lingkungan yang hangat, stabil, dan saling mendukung.

Dengan pertimbangan itu, Jennifer tampak mantap melangkah ke jenjang yang lebih serius bersama Justin. Baginya, kebahagiaan keluarga kecil menjadi prioritas yang harus dijaga bersama.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!