Jennifer Coppen mengungkap alasan di balik keputusannya kembali membangun rumah tangga bersama pesepak bola Timnas Indonesia, Justin Hubner. Aktris berusia muda itu menilai keputusan tersebut tidak hanya dipengaruhi cinta, tetapi juga oleh perhatian Justin terhadap putrinya, Kamari Sky Wassink. Kedekatan Justin dengan Kamari disebut menjadi faktor penting yang membuat Jennifer mantap melangkah ke jenjang pernikahan.
Jennifer menyebut Justin mampu mengisi kekosongan figur ayah bagi Kamari setelah kepergian Dali Wassink pada Juli 2024. Ia menilai perlakuan Justin kepada anaknya sering mengingatkan pada sosok mendiang suaminya. Pengakuan itu disampaikan Jennifer saat ditemui di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Selasa, 19 Mei 2026.
Jennifer Coppen Soroti Figur Kebapakan
Jennifer Coppen menegaskan bahwa sikap Justin Hubner terhadap Kamari menjadi pertimbangan utama dalam hubungannya. Menurut dia, perhatian yang diberikan Justin tidak dibuat-buat dan muncul secara tulus. Hal itu membuat dirinya merasa semakin yakin untuk melanjutkan hubungan ke arah serius.
Ia menilai Justin memiliki karakter yang sangat mirip dengan almarhum Dali Wassink dalam hal kedekatan dengan anak. Jennifer melihat ada rasa sayang yang besar dari Justin kepada Kamari, meskipun anak itu bukan darah dagingnya. Baginya, hal tersebut menunjukkan kedewasaan emosional yang jarang dimiliki pria seusia Justin.
Jennifer bahkan mengaku sikap Justin kepada Kamari menjadi alasan yang membuat hatinya mantap. Ia menegaskan bahwa cara pasangan memperlakukan anaknya jauh lebih penting daripada perlakuan terhadap dirinya sendiri. Prinsip itu sudah ia pegang sejak awal sebelum memutuskan melangkah lebih jauh.
Jennifer Coppen Kagum Kedewasaan Justin
Selain soal perhatian kepada Kamari, Jennifer Coppen juga memuji kedewasaan Justin Hubner. Meski usianya masih 22 tahun, Justin dinilai memiliki cara pandang yang matang dalam menjalani hubungan. Jennifer menyebut aura kebapakan itu sudah terlihat sejak pertama kali mereka mengenal satu sama lain.
Ia menggambarkan Justin sebagai sosok family man yang sangat mudah menerima kehadiran keluarganya. Menurut Jennifer, Justin menunjukkan sikap terbuka dan hangat sejak awal pertemuan. Hal itu membuatnya terkejut karena karakter tersebut muncul alami pada pria yang masih muda.
Bagi Jennifer, kedewasaan Justin bukan hanya terlihat dari ucapan, tetapi juga dari tindakan sehari-hari. Ia merasa bisa melihat kesungguhan Justin dalam membangun kedekatan dengan orang-orang terdekatnya. Kondisi itu memperkuat keyakinannya bahwa Justin adalah pasangan yang tepat.
Jennifer Coppen Lihat Ikatan Kamari
Hubungan Justin Hubner dan Kamari Sky Wassink kini disebut semakin erat. Jennifer Coppen mengatakan putrinya kerap lebih memilih menghabiskan waktu bersama Justin. Kedekatan itu membuat Kamari tampak nyaman berada di dekat calon ayah sambungnya.
Jennifer mengaku sempat merasa cemburu karena Kamari mulai lebih sering menempel pada Justin. Namun, perasaan itu tidak berlarut karena ia justru bahagia melihat keduanya semakin akrab. Baginya, ikatan tersebut adalah hal yang baik bagi perkembangan emosional sang anak.
Ia menilai Kamari memang membutuhkan figur ayah dalam kesehariannya. Karena itu, Jennifer memilih mendukung hubungan yang terbangun antara putrinya dan Justin. Ia percaya kehadiran sosok yang peduli dapat memberi rasa aman bagi Kamari.
Jennifer Coppen Tegaskan Prioritas Anak
Jennifer Coppen menegaskan bahwa prioritas utamanya dalam memilih pasangan adalah penerimaan terhadap anak. Ia menyebut tidak akan melanjutkan hubungan dengan pria yang tidak bisa menerima kehadiran Kamari. Bagi dia, cinta kepada pasangan harus berjalan seiring dengan tanggung jawab terhadap keluarga kecilnya.
Prinsip itu membuat Jennifer lebih selektif dalam menilai hubungan asmara. Ia tidak ingin anaknya merasa tersisih dalam kehidupan rumah tangga yang baru. Karena itu, perhatian Justin kepada Kamari menjadi nilai yang sangat berarti baginya.
Jennifer menutup penjelasannya dengan rasa syukur atas ikatan yang terjalin di antara Kamari dan Justin. Ia berharap hubungan tersebut dapat terus tumbuh dengan sehat dan penuh kasih sayang. Menurut dia, kebahagiaan anak tetap menjadi dasar utama dalam setiap keputusan hidupnya.
