Inacraft 2025 Dongkrak Transaksi 32 UMKM Binaan Pertamina

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 24 Mei 2026 23:24 WIB 7
Inacraft 2025 Dongkrak Transaksi 32 UMKM Binaan Pertamina

Hari pertama pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara, Inacraft Oktober 2025, langsung menjadi panggung rezeki bagi 32 UMKM binaan Pertamina. Dalam sehari, total transaksi yang dibukukan menembus lebih dari Rp1,2 miliar di Jakarta Convention Center, Jakarta, pada 1-5 Oktober 2025.

Ajang ini membuka peluang besar bagi para pelaku usaha untuk bertemu pembeli ritel, memperluas jejaring bisnis, dan menjangkau pasar mancanegara. Pertamina menyebut capaian tersebut lahir dari persiapan panjang, mulai dari kurasi, pelatihan branding, packaging, hingga storytelling produk.

Transaksi UMKM Melonjak

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menilai capaian hari pertama mencerminkan kegigihan para UMKM binaan. Menurut dia, persiapan yang matang membuat produk tampil lebih siap bersaing di pameran.

Fadjar menyampaikan bahwa para peserta telah mengikuti coaching clinic sebelum tampil di Inacraft. Materi yang diberikan mencakup kurasi produk, strategi branding, penyusunan kemasan, dan penataan booth.

Hasilnya terlihat pada hari pertama pameran yang langsung mencatat penjualan tinggi. Pertamina menilai momentum ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang berkelanjutan mampu memperkuat daya saing UMKM.

Kainnesia Raih Pesanan Besar

Salah satu UMKM yang mencatat transaksi terbesar adalah Kainnesia milik Nur Salam, asal Umbulharjo, Yogyakarta. Baru sehari membuka stan, usaha ini langsung memperoleh pesanan seragam dan souvenir senilai lebih dari Rp300 juta.

Pesanan tersebut datang dari perusahaan pelayaran dan sejumlah kementerian. Capaian ini menegaskan bahwa produk wastra lokal masih memiliki pasar yang kuat di segmen korporasi dan pemerintah.

Kainnesia menjadi contoh bagaimana partisipasi di pameran dapat membuka akses bisnis yang lebih luas. Keberhasilan itu juga menunjukkan pentingnya kesiapan produk dan konsistensi kualitas bagi pelaku usaha kecil.

Smart Batik Tembus Pasar

UMKM lain yang turut mencuri perhatian adalah Smart Batik atau CV Smart Batik Indonesia milik Miftahudin Nur Insan dari Yogyakarta. Usaha ini membawa produk kain batik, fesyen batik, hingga payung batik ramah lingkungan berbahan Batik Sawit.

Produk unggulan Smart Batik bahkan telah diperkenalkan kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Sejumlah produk juga pernah digunakan menteri dan artis nasional dalam ajang Anugerah Komedi Indonesia 2025.

Pada hari pertama Inacraft, Smart Batik mencatat transaksi lebih dari Rp125 juta dari penjualan Kain Batik Sawit dan Payung Batik. Miftahudin menilai keikutsertaan bersama Pertamina membuka peluang jaringan baru dari buyer domestik maupun internasional.

Pertamina Perkuat UMKM Binaan

Di Inacraft Oktober 2025, 32 UMKM binaan Pertamina tersebar di beberapa lokasi pameran. Sebanyak 18 UMKM wastra, kriya, fesyen, dan aksesori tampil di Lobby Hall A, sementara 6 UMKM makanan dan minuman hadir di Talam Hall B.

Selain itu, ada 7 UMKM co-branding yang membeli booth mandiri di area pameran. Pertamina juga mengusung konsep booth Youthpreneur: Craft, Culture, Future untuk menarik minat pengunjung.

Konsep tersebut dilengkapi display produk, penjualan, business matching dengan buyer, dan aktivasi digital seperti lucky dip serta mobcast. Pertamina menyebut dukungan terhadap UMKM merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan yang sejalan dengan visi Asta Cita.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!