IHSG Terkoreksi Usai Pidato Prabowo Soal Ekspor SDA

Forex & Saham Stanislaus Firstyan Gratia 23 Mei 2026 06:31 WIB 7
IHSG Terkoreksi Usai Pidato Prabowo Soal Ekspor SDA

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berbalik melemah pada penutupan perdagangan Rabu, 20 Mei 2026, setelah sempat menguat di sesi pagi. Berdasarkan data RTI Business, indeks turun 0,82 persen ke level 6.318,50 atau terkoreksi 52,179 poin.

Pergerakan pasar berlangsung volatil setelah pidato Presiden Prabowo Subianto pada pukul 11.19 WIB terkait tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam. Tekanan jual kemudian membesar, sementara saham-saham sektor mineral menjadi salah satu penekan utama indeks.

IHSG Terkoreksi Di Sesi Akhir

IHSG sempat bergerak menguat lebih dari 1 persen ke level 6.459,55 pada perdagangan intraday. Namun, arah pasar berubah menjelang penutupan dan indeks kembali masuk ke zona merah.

Tekanan penurunan terlihat semakin kuat setelah pasar merespons pernyataan pemerintah mengenai pengelolaan ekspor SDA. Sentimen tersebut membuat investor cenderung melakukan aksi jual pada saham-saham tertentu.

Pada penutupan perdagangan, IHSG berada di level 6.318,50. Angka itu mencerminkan pelemahan harian sebesar 0,82 persen.

Perubahan arah indeks menunjukkan pasar masih sensitif terhadap kebijakan pemerintah di sektor komoditas. Kondisi ini juga menandakan pelaku pasar masih menanti kejelasan implementasi aturan baru.

Aktivitas Perdagangan Tetap Ramai

Meski IHSG terkoreksi, aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia terpantau tinggi. Total volume transaksi mencapai 41,12 miliar saham dengan nilai transaksi Rp35 triliun.

Frekuensi perdagangan juga tercatat sebanyak 2.466,564 kali. Data itu menunjukkan minat transaksi masih besar di tengah tekanan jual yang terjadi.

Secara keseluruhan, sebanyak 483 saham melemah pada akhir perdagangan. Sementara itu, 207 saham menguat dan 126 saham bergerak stagnan.

Komposisi tersebut memperlihatkan pelemahan pasar terjadi secara luas. Namun, masih ada sejumlah saham yang bertahan dan membatasi penurunan indeks lebih dalam.

Saham Mineral Tertekan

Sejumlah saham sektor mineral menjadi pemberat utama IHSG pada perdagangan hari ini. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk atau ADRO turun 4,29 persen ke level Rp2.230 per saham.

PT Amman Mineral Internasional Tbk atau AMMN juga terkoreksi 6,31 persen ke harga Rp2.970 per saham. Sementara itu, PT Bumi Resources Tbk atau BUMI melemah 6,99 persen ke level Rp173 per saham.

Penurunan juga terjadi pada PT Triputra Agro Persada Tbk atau TAPG yang turun 6,60 persen ke Rp1.485 per saham. PT Merdeka Copper Gold Tbk atau MDKA ikut melemah 4,21 persen ke posisi Rp6.825 per saham.

Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk atau CUAN turun paling dalam, yakni 9,23 persen ke Rp590 per saham. Adapun PT Petrosea Tbk atau PTRO melemah 7,41 persen ke Rp4.000 per saham.

Kebijakan Ekspor Jadi Sorotan

Pidato Presiden Prabowo Subianto di Sidang Paripurna DPR RI menjadi perhatian pasar karena memuat kebijakan baru terkait ekspor komoditas SDA. Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah tentang tata kelola ekspor agar hasil sumber daya alam memberi dampak lebih besar bagi kesejahteraan rakyat.

Prabowo menyebut aturan tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola ekspor komoditas nasional. Ia juga menegaskan bahwa seluruh penjualan ekspor SDA akan dikelola melalui BUMN.

Melalui kebijakan itu, ekspor komoditas strategis seperti minyak kelapa sawit, batu bara, hingga ferro alloy wajib dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk pemerintah. Pasar menilai aturan ini berpotensi mengubah alur bisnis di sejumlah emiten terkait komoditas.

Di tengah ketidakpastian tersebut, investor cenderung mencermati dampak lanjutan terhadap kinerja emiten dan prospek perdagangan. Sentimen kebijakan diperkirakan tetap menjadi faktor penting bagi arah IHSG pada sesi berikutnya.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!