IHSG Terkoreksi 0,82 Persen Usai Pidato Prabowo

Forex & Saham Stanislaus Firstyan Gratia 25 Mei 2026 08:24 WIB 4
IHSG Terkoreksi 0,82 Persen Usai Pidato Prabowo

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup melemah pada perdagangan Rabu, 20 Mei 2026, setelah sempat bergerak positif di sesi pagi. Berdasarkan data RTI Business, indeks turun 0,82 persen atau 52,179 poin ke level 6.318,50.

Tekanan terbesar terjadi sesaat setelah pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Paripurna DPR RI yang menyinggung tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam. Pada pukul 11.19 WIB, IHSG bahkan sempat merosot lebih dari 2 persen sebelum akhirnya memperkecil pelemahan menjelang penutupan.

Tekanan pada IHSG

Pergerakan IHSG pada awal perdagangan sempat menunjukkan optimisme karena indeks naik lebih dari 1 persen hingga menyentuh 6.459,55. Namun, sentimen berubah cepat setelah pasar merespons kebijakan baru terkait ekspor komoditas strategis.

Penutupan di level 6.318,50 menandai pembalikan arah yang cukup tajam dari penguatan pagi hari. Kondisi ini memperlihatkan bahwa pelaku pasar masih sensitif terhadap sinyal kebijakan pemerintah yang berpotensi memengaruhi sektor berbasis sumber daya alam.

Secara keseluruhan, pasar saham bergerak fluktuatif sepanjang sesi perdagangan. Investor cenderung melakukan aksi jual pada saham-saham yang dianggap paling terpapar terhadap perubahan kebijakan ekspor.

Aktivitas Perdagangan Menguat

Meski IHSG terkoreksi, aktivitas transaksi di bursa tetap tinggi sepanjang perdagangan hari ini. Volume perdagangan tercatat mencapai 41,12 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 35 triliun.

Frekuensi perdagangan juga terpantau besar, yakni sebanyak 2.466.564 kali transaksi. Angka tersebut menunjukkan pasar masih aktif merespons dinamika sentimen domestik dan sektoral.

Di sisi lain, jumlah saham yang melemah jauh lebih banyak dibandingkan yang menguat. Tercatat 483 saham turun, 207 saham naik, dan 126 saham stagnan.

Mineral Tertekan di Bursa

Sejumlah saham sektor mineral menjadi penekan utama pada perdagangan hari ini. ADRO turun 4,29 persen ke harga Rp 2.230 per saham, sementara AMMN melemah 6,31 persen ke posisi Rp 2.970 per saham.

Penurunan juga dialami BUMI yang terkoreksi 6,99 persen ke Rp 173 per saham. Di kelompok saham lain, TAPG turun 6,60 persen ke Rp 1.485, sedangkan MDKA melemah 4,21 persen ke Rp 6.825 per saham.

Koreksi paling dalam tercatat pada CUAN yang anjlok 9,23 persen ke Rp 590 per saham. PTRO juga melemah 7,41 persen ke Rp 4.000 per saham, sejalan dengan tekanan jual pada saham-saham terkait komoditas.

Kebijakan Ekspor Jadi Sorotan

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan rencana penerbitan Peraturan Pemerintah tentang tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam. Aturan itu disebut dirancang untuk memastikan manfaat ekspor dapat lebih besar dirasakan oleh masyarakat.

Prabowo menegaskan bahwa pengelolaan penjualan ekspor SDA akan dilakukan melalui BUMN. Kebijakan ini dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat tata kelola komoditas nasional dan menekan praktik yang merugikan negara.

Komoditas strategis seperti minyak kelapa sawit, batu bara, hingga ferro alloy nantinya wajib diekspor melalui BUMN yang ditunjuk pemerintah. Pasar kini menanti rincian implementasi kebijakan tersebut, terutama dampaknya terhadap emiten sektor tambang dan energi.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!