Honesti Basyir Masuk Direksi Indosat, Perkuat Strategi AI

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 23 Mei 2026 17:18 WIB 6
Honesti Basyir Masuk Direksi Indosat, Perkuat Strategi AI

Indosat Ooredoo Hutchison resmi menunjuk Honesti Basyir sebagai anggota direksi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, Rabu (6/5/2026). Keputusan ini menandai langkah baru perusahaan dalam mempercepat transformasi berbasis kecerdasan artifisial atau AI di tengah persaingan industri telekomunikasi yang makin ketat.

Penunjukan Honesti, yang selama ini dikenal sebagai bagian dari ekosistem Telkom Indonesia, dinilai memperkuat eksekusi strategi Indosat sebagai AI-native telco. Selain Honesti, rapat juga menyetujui sejumlah perubahan jajaran direksi dan komisaris untuk mendukung arah bisnis perusahaan ke depan.

Indosat Perkuat Strategi AI

President Director dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menyebut perubahan susunan direksi sejalan dengan strategi besar perusahaan. Ia menegaskan fokus perusahaan adalah mempercepat eksekusi strategi AI secara disiplin. Menurut dia, langkah itu ditujukan untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Perusahaan juga ingin menghadirkan nilai nyata bagi pemegang saham.

Indosat kini menempatkan kecerdasan buatan sebagai inti dari pengembangan bisnis. Transformasi tersebut mencakup integrasi AI di seluruh lini operasional perusahaan. Dengan pendekatan itu, Indosat ingin beralih dari sekadar penyedia konektivitas. Perseroan menargetkan diri menjadi perusahaan teknologi berbasis AI atau AI TechCo.

Langkah tersebut dianggap penting karena industri telekomunikasi menghadapi tekanan pertumbuhan yang semakin kompetitif. Pemanfaatan AI diharapkan membantu perusahaan meningkatkan efisiensi operasional. Selain itu, teknologi ini juga dapat membuka peluang layanan baru bagi pelanggan. Indosat menilai strategi tersebut relevan dengan kebutuhan pasar digital saat ini.

Honesti Basyir Masuk Direksi

Masuknya Honesti Basyir menjadi sorotan karena pengalaman yang ia miliki di berbagai sektor strategis. Ia dikenal memiliki rekam jejak lebih dari dua dekade di industri telekomunikasi. Pengalamannya dinilai dapat membantu perusahaan memperkuat arah transformasi. Kehadirannya juga diharapkan mendukung akselerasi implementasi strategi perusahaan.

Penunjukan itu dipandang sebagai langkah untuk memperkuat struktur kepemimpinan Indosat. Dalam fase transformasi berbasis AI, perusahaan membutuhkan eksekusi yang konsisten. Honesti disebut memiliki kapasitas untuk mendukung agenda tersebut. Dengan demikian, penguatan direksi diperkirakan memberi dorongan tambahan bagi bisnis perseroan.

Selain Honesti, RUPST juga mengangkat Reski Damayanti dan Apoorva Mehrotra sebagai direksi. Sementara itu, Seppalga Ahmad ditunjuk sebagai komisaris perseroan. Perubahan ini menunjukkan adanya penyegaran di level pengawasan dan manajemen. Tujuannya adalah menjaga kesiapan perusahaan menghadapi fase pertumbuhan baru.

Perubahan Susunan Manajemen

Pemegang saham juga menyetujui pemberhentian dengan hormat Ahmad Zulfikar dari posisi direktur. Selain itu, Achmad Syah Reza diberhentikan dengan hormat dari jabatan komisaris. Keputusan tersebut merupakan bagian dari penyesuaian struktur organisasi perusahaan. Langkah ini diambil melalui mekanisme resmi dalam RUPST.

Dalam dunia korporasi, perubahan jajaran manajemen kerap menjadi sinyal penyesuaian strategi bisnis. Hal serupa terjadi pada Indosat yang sedang menyiapkan lompatan transformasi digital. Penyegaran organisasi diharapkan membuat proses pengambilan keputusan lebih responsif. Perusahaan juga dapat lebih lincah menghadapi perubahan pasar.

Susunan baru direksi dan komisaris diharapkan mampu menjaga kesinambungan kinerja. Indosat menilai kombinasi pengalaman dan perspektif baru penting untuk mempercepat target perusahaan. Dengan dukungan tata kelola yang solid, arah transformasi bisa dijalankan lebih efektif. Investor pun menunggu dampak nyata dari perubahan ini.

Kemitraan Indosat dan Nvidia

Sebagai bagian dari strategi AI, Indosat juga menjalin kemitraan strategis dengan NVIDIA pada ajang NVIDIA GTC 2026. Kolaborasi itu melahirkan inisiatif Sahabat-AI sebagai platform pengembangan kecerdasan buatan. Program ini dirancang untuk memperluas akses AI di Indonesia. Sasarannya mencakup individu, developer, hingga pelaku usaha.

Inisiatif tersebut menunjukkan ambisi Indosat untuk tidak hanya menjadi operator telekomunikasi. Perusahaan ingin mengambil peran lebih besar dalam ekosistem teknologi nasional. Dengan platform AI yang lebih terbuka, pemanfaatan teknologi bisa menjangkau lebih banyak kalangan. Hal ini juga sejalan dengan upaya mendorong adopsi digital yang lebih inklusif.

Melalui transformasi ini, Indosat berupaya membangun fondasi bisnis jangka panjang yang lebih kuat. Perusahaan berharap strategi AI mampu menghasilkan efisiensi sekaligus peluang pendapatan baru. Dalam jangka menengah, fokus tersebut diharapkan memperkuat posisi Indosat di industri. Pasar kini menanti bagaimana jajaran baru mengeksekusi agenda besar tersebut.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!