Harry Kiss Siapkan Kurban Atas Nama Vidi Aldiano

Lifestyle Nadia Safira Putri 28 Mei 2026 09:59 WIB 2
Harry Kiss Siapkan Kurban Atas Nama Vidi Aldiano

Harry Kiss menyiapkan kurban Idul Adha tahun ini dengan cara yang memiliki makna personal, yakni atas nama mendiang putranya, Vidi Aldiano. Rencana tersebut disampaikan saat ia ditemui di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, pada Senin, 25 Mei 2026, sebagai bagian dari komitmen keluarga dalam menjalankan aksi sosial.

Selain memastikan ibadah berjalan lancar, Harry juga menegaskan bahwa kurban ini menjadi bentuk dedikasi keluarga untuk terus menebar kebaikan. Ia berharap semangat berbagi yang melekat pada sosok Vidi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Kurban atas nama Vidi

Harry Kiss menyebut dirinya telah memutuskan untuk membayarkan kurban atas nama Vidi Aldiano. Menurut dia, langkah tersebut dilakukan setelah mendapat kepastian bahwa hal itu diperbolehkan.

Ia menuturkan, pilihan itu lahir dari niat pribadi untuk menghadiahkan ibadah tersebut kepada sang putra. Bagi Harry, kurban atas nama Vidi menjadi cara sederhana untuk menjaga ikatan keluarga sekaligus menghadirkan doa.

Keputusan itu juga memperlihatkan bahwa kurban bukan sekadar kewajiban tahunan. Lebih dari itu, ibadah tersebut menjadi ruang untuk mengirimkan harapan baik bagi orang yang telah tiada.

Tradisi kambing yang konsisten

Dalam rencana kurban tahun ini, Harry mengaku tetap memilih kambing sebagai hewan kurban. Ia mengatakan, pilihan itu sudah menjadi tradisi keluarga sejak dulu.

Harry tidak menjelaskan secara rinci alasan teknis di balik pilihannya, namun ia menegaskan konsistensi tersebut. Bagi dia, yang terpenting adalah niat dan pelaksanaan ibadah berjalan sesuai rencana.

Ia juga menilai bahwa kurban dapat dilakukan dengan sederhana tanpa mengurangi nilai pengorbanannya. Karena itu, pilihan kambing dianggap sudah cukup mewakili komitmen keluarga dalam berkurban.

Pesta rakyat dari kurban

Di luar pelaksanaan kurban secara pribadi, Harry memiliki gagasan yang lebih besar untuk merayakan Idul Adha. Ia ingin momen itu dikemas menjadi pesta rakyat agar lebih banyak orang dapat menikmati hasil kurban bersama-sama.

Menurut Harry, konsep seperti nyate bareng dinilai lebih meriah dan berdampak luas. Ia menilai pembagian daging kurban secara biasa memiliki keterbatasan jumlah, sehingga perlu ada cara yang lebih inklusif.

Dengan konsep tersebut, ia berharap ribuan orang bisa ikut merasakan kebahagiaan dari daging kurban yang disajikan. Bagi Harry, kebersamaan semacam itu menjadi bentuk nyata dari nilai berbagi dalam Idul Adha.

Makna sosial kurban

Harry menegaskan bahwa kurban tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan, tetapi juga sebagai sarana memperluas manfaat bagi sesama. Ia ingin nilai kebaikan yang pernah melekat pada Vidi Aldiano terus hadir melalui kegiatan sosial semacam ini.

Baginya, ukuran keberhasilan kurban bukan semata pada hewan yang disembelih. Ukuran yang lebih penting adalah seberapa banyak orang yang bisa merasakan kenyang, senang, dan terbantu dari rezeki yang dibagikan.

Melalui langkah ini, keluarga berharap pesan kebaikan dapat terus hidup di tengah masyarakat. Kurban pun dipahami sebagai ibadah yang menyatukan doa, kepedulian, dan kebahagiaan bersama.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!