Festival Jakarta Great Sale 2026 atau FJGS 2026 akan digelar untuk memeriahkan HUT ke-499 Jakarta dengan melibatkan ribuan outlet ritel dari 104 pusat perbelanjaan anggota APPBI DPD DKI Jakarta. Program tahunan ini berlangsung dengan tawaran diskon hingga 70 persen dan rangkaian promo yang menyasar konsumen di seluruh Jakarta. Panitia optimistis gelaran tersebut mampu mendorong belanja masyarakat dan memperkuat transaksi ritel di ibu kota. Kegiatan ini juga menjadi salah satu agenda ekonomi yang diharapkan memberi dampak nyata bagi pusat perbelanjaan dan pelaku usaha.
Ketua Dewan Penasihat APPBI DPD DKI Jakarta sekaligus Plt Ketua Panitia FJGS 2026, Ellen Hidayat, mengatakan seluruh pusat perbelanjaan anggota didorong ikut serta dalam program potongan harga tersebut. Ia menyampaikan, diskon besar menjadi daya tarik utama agar konsumen kembali ramai berbelanja di mal. Selain promo harga, panitia menyiapkan berbagai program tambahan untuk memperkuat antusiasme masyarakat. FJGS 2026 dijadwalkan dibuka oleh Gubernur Jakarta Pramono Anung pada 10 Juni 2026 di Central Park Mall 2, Jakarta.
Diskon Besar Menjadi Andalan
APPBI DPD DKI Jakarta meminta seluruh pusat belanja anggota untuk memberikan diskon hingga 70 persen selama FJGS 2026. Ellen Hidayat menegaskan bahwa kebijakan itu bukan sekadar imbauan, melainkan kewajiban bagi peserta program. Langkah ini diambil agar promosi berjalan serentak dan memberi efek besar terhadap pergerakan konsumen. Dengan begitu, suasana belanja di Jakarta diharapkan lebih semarak dan kompetitif.
Menurut Ellen, diskon besar menjadi kunci untuk menarik minat masyarakat di tengah persaingan ritel yang semakin ketat. Pusat belanja yang ikut serta akan menghadirkan ragam penawaran di seluruh jam operasional mal. Program ini diharapkan memudahkan konsumen menemukan produk kebutuhan dengan harga lebih terjangkau. Di sisi lain, pelaku usaha memperoleh peluang meningkatkan kunjungan dan penjualan.
Potongan harga tersebut akan diterapkan di ribuan outlet ritel yang tersebar di 104 pusat perbelanjaan anggota APPBI se-Jakarta. Seluruh jaringan itu menjadi tulang punggung penyelenggaraan festival belanja tahunan ini. Dengan cakupan yang luas, penyelenggara berharap promosi dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat. Strategi ini juga diharapkan menjaga momentum konsumsi di sektor perdagangan modern.
Program Belanja Diperluas
Selain diskon, setiap mal akan menghadirkan berbagai program belanja seperti all day sale, midnight sale, hingga undian berhadiah. Ellen menjelaskan bahwa all day sale menjadi program yang paling banyak diterapkan oleh pusat perbelanjaan peserta. Program tersebut berlangsung sepanjang jam operasional mal, umumnya mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB. Dengan format itu, konsumen memiliki waktu lebih fleksibel untuk berburu promo.
Midnight sale juga akan digelar di sejumlah pusat belanja untuk menambah daya tarik acara. Menurut panitia, program malam hari biasanya memiliki daya pikat tersendiri bagi pengunjung yang ingin mendapatkan penawaran khusus. Kehadiran dua format promo ini diharapkan membuat aktivitas belanja berlangsung lebih panjang. Kondisi tersebut diyakini dapat mendorong peningkatan transaksi selama periode festival.
Panitia juga menyiapkan undian berhadiah sebagai pelengkap program promosi. Hadiah yang disiapkan mencakup mobil listrik, perhiasan emas dan berlian, serta voucher belanja. Ragam hadiah tersebut dirancang untuk menambah minat masyarakat sekaligus memperkuat citra positif pusat perbelanjaan. Dengan kombinasi promo harga dan hadiah, FJGS 2026 diharapkan menjadi agenda belanja yang paling ditunggu di Jakarta.
Target Transaksi Meningkat
Melalui rangkaian program tersebut, Ellen Hidayat optimistis total transaksi FJGS 2026 dapat mencapai Rp16 triliun. Target ini lebih tinggi dibandingkan realisasi tahun lalu yang tercatat sebesar Rp15,5 triliun. Kenaikan sasaran transaksi menunjukkan harapan besar terhadap daya beli masyarakat Jakarta. Panitia menilai target tersebut masih realistis bila antusiasme konsumen tetap terjaga.
Ellen menuturkan, pencapaian tahun 2025 menjadi pijakan penting untuk menyusun target yang lebih tinggi pada 2026. Ia menilai sinergi antara pusat belanja, pelaku usaha, dan konsumen sangat menentukan keberhasilan program. Setiap pusat perbelanjaan diharapkan menghadirkan promosi yang kreatif agar trafik pengunjung meningkat. Dengan dukungan penuh peserta, FJGS 2026 ditargetkan menjadi penggerak utama penjualan ritel di ibu kota.
Angka transaksi yang dibidik juga mencerminkan besarnya potensi sektor ritel di Jakarta. Festival ini bukan hanya ajang diskon, tetapi juga sarana untuk menjaga perputaran ekonomi di pusat-pusat belanja. Ketika transaksi naik, pelaku usaha mendapat ruang lebih besar untuk memperbaiki kinerja bisnis. Pada saat yang sama, konsumen memperoleh keuntungan dari beragam promo yang disediakan.
Rangkaian Jelang Pembukaan
Sebelum pembukaan resmi, APPBI DPD Jakarta akan menggelar Fun Tournament Badminton antarpusat perbelanjaan. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 3 Juni 2026 di Emporium Pluit Mall. Sebanyak 35 pusat perbelanjaan anggota APPBI DKI Jakarta akan ambil bagian dalam ajang tersebut. Turnamen ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk membangun suasana menuju FJGS 2026.
Selain mempererat hubungan antarpelaku pusat belanja, turnamen badminton juga menjadi sarana promosi tersendiri. Kegiatan olahraga ini diharapkan menciptakan keterlibatan yang lebih luas dari anggota asosiasi. Panitia memandang kebersamaan antar-mal penting untuk menjaga kekompakan penyelenggaraan festival. Dengan suasana yang positif, publik diharapkan semakin tertarik mengikuti program utama FJGS.
Puncak rangkaian akan berlangsung saat FJGS 2026 dibuka secara resmi oleh Gubernur Jakarta Pramono Anung pada 10 Juni 2026. Central Park Mall 2, Jakarta, dipilih sebagai lokasi peresmian acara. Penyelenggara menargetkan momentum pembukaan dapat langsung mendorong trafik pengunjung ke berbagai pusat perbelanjaan peserta. Dengan dukungan pemerintah daerah dan dunia usaha, festival ini diharapkan menjadi pengungkit ekonomi kota.
