Enno Lerian Kembangkan Usaha Kuliner Bersama Suami

Lifestyle Clara Monica 22 Mei 2026 15:11 WIB 6
Enno Lerian Kembangkan Usaha Kuliner Bersama Suami

Mantan penyanyi cilik Enno Lerian kini serius menekuni usaha kuliner bersama suaminya. Ia tidak hanya menjual bebek goreng, tetapi juga mulai merintis bisnis puding yang mendapat sambutan hangat dari penggemar. Ketertarikan Enno pada dunia masak tumbuh kuat sejak pandemi COVID-19, saat ia lebih sering berada di rumah. Dari kebiasaan bereksperimen di dapur, ia akhirnya melihat peluang bisnis yang terus berkembang.

Enno menyebut pandemi mengubah banyak kebiasaan, termasuk cara dirinya memandang aktivitas memasak. Awalnya ia hanya ingin mengisi waktu, namun perlahan kegiatan itu menjadi rutinitas yang disukai setiap hari. Dorongan keluarga, teman, dan pengikut di media sosial kemudian membuatnya lebih percaya diri. Kini, usaha kuliner tersebut menjadi bagian penting dari rencana bisnis keluarga yang ia bangun bersama sang suami.

Hobi Masak Enno Tumbuh

Enno Lerian mengaku menyukai kegiatan memasak sejak pandemi COVID-19. Menurutnya, kebiasaan berada di rumah membuatnya lebih sering mencoba berbagai resep. Ia menyebut situasi saat itu memaksanya untuk lebih aktif mengeksplorasi kemampuan di dapur. Dari sana, ketertarikannya terhadap masak berkembang semakin kuat.

Sebelum pandemi, Enno sebenarnya sudah bisa memasak, tetapi belum menikmati prosesnya sepenuhnya. Ia merasa aktivitas dapur baru benar-benar menyenangkan ketika seluruh keluarga lebih banyak berada di rumah. Kondisi tersebut juga membuatnya lebih berhati-hati dalam memilih makanan di luar. Akhirnya, memasak menjadi kebiasaan yang ia lakukan hampir setiap hari.

Dalam sebuah wawancara di Studio FYP Trans 7, Jakarta Selatan, Enno menegaskan bahwa hobinya bukan sekadar ikut-ikutan. Ia mengatakan dirinya memang benar-benar sering berada di dapur sejak masa pandemi. Perubahan kebiasaan itu, menurutnya, menjadi salah satu dampak paling terasa dari situasi kesehatan global. Dari kebiasaan sederhana itu, lahirlah minat yang kemudian berkembang menjadi peluang usaha.

Rintis Bisnis Keluarga

Enno menjelaskan bahwa dirinya dan suami sejak lama memiliki keinginan membangun usaha bersama. Keduanya ingin memiliki bisnis keluarga yang bisa dijalankan secara mandiri. Pilihan itu bukan hanya soal keuntungan, tetapi juga soal kebersamaan dalam bekerja. Karena itu, mereka terus mencari bidang usaha yang tepat untuk digarap.

Di sisi lain, keluarga Enno sebenarnya sudah lebih dulu memiliki usaha makanan. Orang tuanya telah lama berjualan bebek goreng sejak sekitar 2011. Pada 2013, ketika anaknya masih bayi, ibunya sudah aktif menjalankan usaha tersebut. Enno dan suami saat itu lebih sering membantu proses pengantaran pesanan.

Meski sudah lama terlibat membantu, Enno mengaku belum terpikir menjadi pihak yang memasak langsung untuk bisnis keluarga. Ia dan suami sempat berulang kali membicarakan pengembangan usaha makanan. Namun, saat itu ia belum begitu tertarik untuk menjadikan hobi memasak sebagai sumber penghasilan. Perubahan sikap itu baru muncul setelah ia merasa lebih dekat dengan dunia kuliner.

Puding Jadi Peluang Baru

Setahun lalu, seorang teman mendorong Enno untuk mulai menjual puding buatannya sendiri. Temannya ingin mencicipi hasil masakan Enno dan meyakinkannya bahwa produk tersebut layak dipasarkan. Dorongan itu membuat Enno mulai memikirkan peluang yang sebelumnya tidak terpikirkan. Dari sana, puding menjadi produk baru yang ia kembangkan secara serius.

Pada momen Lebaran, Enno sempat mengirim hampers berisi puding buatannya kepada beberapa orang terdekat. Respons yang ia terima ternyata sangat positif. Banyak yang menyukai rasa puding tersebut dan menanyakan kapan akan dijual kembali. Meski demikian, Enno sempat mengaku belum percaya diri untuk memasarkan produknya lebih luas.

Rasa ragu itu muncul karena ia belum yakin makanan buatannya akan disukai banyak orang. Namun, dukungan dari teman dan pengikut di media sosial membuatnya perlahan berani mencoba. Enno akhirnya mulai membuka pre-order puding buatannya pada pertengahan tahun lalu. Langkah tersebut menjadi awal penting dalam perjalanan bisnis kuliner yang kini ia jalankan.

Respons Pasar Meningkat

Penjualan puding Enno pada awalnya masih dilakukan secara bertahap dan penuh percobaan. Meski begitu, respons pembeli terbilang cukup besar sejak pertama kali dibuka. Hal itu membuatnya semakin yakin untuk terus melanjutkan usaha tersebut. Permintaan yang muncul juga menunjukkan bahwa produknya punya pasar tersendiri.

Selain puding, usaha bebek yang selama ini dijalankan keluarga Enno juga tetap menjadi bagian penting dari bisnis mereka. Kombinasi antara produk lama dan produk baru memberi warna berbeda dalam pengembangan usaha. Strategi itu membuat bisnis keluarga memiliki lebih banyak pilihan bagi pelanggan. Dengan begitu, peluang pertumbuhan usaha menjadi lebih terbuka.

Perjalanan Enno di dunia kuliner menunjukkan bahwa hobi dapat berkembang menjadi sumber penghasilan yang serius. Berawal dari kebiasaan memasak saat pandemi, ia kini membangun merek kuliner dengan dukungan keluarga. Keberanian untuk mencoba menjadi faktor penting dalam perjalanan bisnisnya. Dari dapur rumah, Enno perlahan memperluas langkahnya di industri makanan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!