Enno Lerian Kembangkan Usaha Kuliner Bebek dan Puding

Lifestyle Clara Monica 23 Mei 2026 06:56 WIB 6
Enno Lerian Kembangkan Usaha Kuliner Bebek dan Puding

Mantan penyanyi cilik Enno Lerian kini serius menekuni usaha kuliner bersama keluarga di Jakarta Selatan. Ia mengembangkan bisnis bebek goreng keluarga dan merambah puding buatan sendiri yang mendapat sambutan hangat dari penggemar.

Ketertarikan Enno pada dunia masak tumbuh sejak pandemi COVID-19, saat ia lebih banyak berada di rumah dan bereksperimen di dapur. Dari kebiasaan itu, ia kemudian melihat peluang untuk membangun usaha makanan yang dijalankan bersama suami.

Kuliner Jadi Pilihan Enno

Enno Lerian mengaku sejak lama ingin memiliki usaha yang bisa dijalankan bersama suami. Keinginan itu akhirnya mengarah pada bisnis kuliner keluarga yang dinilai lebih dekat dengan keseharian mereka.

Ia menuturkan bahwa kebiasaan memasak sebenarnya sudah ada sejak sebelum pandemi. Namun, aktivitas itu baru benar-benar dinikmati setelah situasi COVID-19 membuatnya lebih sering berada di rumah.

Menurut Enno, pandemi mengubah banyak kebiasaan, termasuk cara ia memandang dapur. Dari yang semula sekadar bisa memasak, ia akhirnya lebih sering mencoba resep dan mengasah kemampuan kuliner.

Berawal Dari Dapur Rumah

Sebelum terjun lebih jauh ke usaha kuliner, Enno dan suami sudah membantu bisnis keluarga yang menjual bebek goreng sejak lama. Usaha itu dirintis orang tua Enno sejak sekitar 2011 dan terus berjalan hingga sekarang.

Pada masa itu, pasangan ini lebih banyak membantu urusan pengantaran pesanan. Kondisi tersebut terjadi saat layanan ojek online belum semasif sekarang.

Meski sudah lama dekat dengan usaha makanan keluarga, Enno mengaku belum terpikir untuk menjadi sosok yang turun langsung memasak. Ia merasa saat itu belum benar-benar tertarik pada dunia cooking seperti sekarang.

Puding Enno Mulai Dilirik

Perubahan mulai terjadi ketika seorang teman mendorong Enno untuk menjual puding buatannya. Dorongan itu membuatnya mencoba lebih serius membuat hidangan penutup tersebut.

Saat momen Lebaran, Enno sempat mengirim hampers berisi puding kepada orang-orang terdekat. Respons yang diterima ternyata positif dan banyak yang meminta ia membuatnya lagi.

Meski sempat tidak percaya diri, Enno akhirnya mulai mempertimbangkan untuk menjual puding itu. Sejak saat itu, ia mulai membuka pre-order secara terbatas.

Respons Pasar Terus Bertambah

Enno mulai menjual puding buatannya sekitar pertengahan tahun lalu. Pada tahap awal, ia mengaku semua masih dilakukan secara coba-coba sambil melihat minat pasar.

Respons pembeli ternyata cukup besar dan membuatnya semakin percaya diri. Selain penggemar, dorongan juga datang dari media sosial yang menanyakan kapan puding itu kembali dijual.

Kini, usaha kuliner Enno tidak hanya menjadi kegiatan sampingan, tetapi juga bagian dari rencana bisnis keluarga. Dari dapur rumah, ia membuktikan bahwa peluang usaha bisa lahir dari kebiasaan sederhana yang ditekuni dengan konsisten.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!