Cece Upit memilih bertahan di Jakarta demi memperjuangkan kariernya sebagai komika, meski harus menghadapi tekanan hidup dengan penghasilan yang belum stabil. Perempuan kelahiran 1992 itu mengaku menetap di ibu kota selama setahun terakhir, setelah menilai peluang stand up di Malang, Jawa Timur, kian terbatas.
Keputusan itu bukan tanpa risiko, karena Cece juga pernah menjalani fase serupa pada 2018 saat merantau ke Jakarta. Di tengah situasi finansial yang terbatas, alumni Stand Up Comedy Academy musim keempat itu kini beralih menjadi pengemudi ojek online sambil terus menanti kesempatan di dunia hiburan.
Perjuangan Cece Upit di Jakarta
Cece Upit mengungkapkan alasan utamanya menetap di Jakarta adalah demi menjaga peluang di industri komedi. Ia menilai kesempatan tampil di Malang semakin sedikit, sehingga bertahan di ibu kota menjadi pilihan yang paling realistis. Menurutnya, langkah itu diambil agar ia tetap dekat dengan pusat aktivitas hiburan.
Ia juga menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan pengalaman pertamanya merantau ke Jakarta. Pada 2018, Cece sempat tinggal di kota yang sama selama sekitar setahun untuk mengikuti kompetisi. Kala itu, ia hanya menjalani latihan dan tampil stand up, sebelum akhirnya kembali ke kampung halaman.
Pengalaman serupa kembali terulang pada 2025 ketika ia ikut kompetisi yang sama. Cece mengatakan dirinya kembali tinggal di Jakarta hingga sekarang untuk melanjutkan perjuangan. Baginya, proses itu menunjukkan bahwa karier komika tidak selalu berjalan mulus, meski sudah berulang kali dicoba.
Melihat rekan seangkatannya seperti Oki DM dan Kiky Saputri, Cece mengaku masih menunggu rezeki yang sama datang kepadanya. Ia menyadari bahwa setiap komika memiliki perjalanan yang berbeda, termasuk soal keberuntungan dan momentum. Namun, ia tetap memilih bertahan karena percaya kesempatan bisa datang kapan saja.
Tekanan Finansial Cece Upit
Di balik semangat itu, Cece Upit mengakui kehidupan di Jakarta tidak mudah ketika kondisi keuangan belum membaik. Ia mengatakan sempat berada dalam situasi sangat sulit, bahkan nyaris tidak memiliki uang. Dalam keadaan seperti itu, ia harus memikirkan cara bertahan tanpa kehilangan arah karier.
Cece menyebut bahwa dirinya baru saja mulai ngekos dan masih beradaptasi dengan lingkungan barunya. Ia juga belum mengetahui sepenuhnya ritme hidup di Jakarta, sementara pekerjaan hiburan belum datang secara rutin. Kondisi tersebut membuat tekanan hidup terasa semakin nyata.
Meski begitu, Cece bersyukur karena masih memiliki teman-teman yang memberikan dukungan. Bantuan dari orang-orang terdekat membuatnya tidak benar-benar sendirian menghadapi masa sulit. Ia merasa dukungan sosial menjadi salah satu alasan dirinya tetap kuat.
Ia bahkan mengaku sempat tidak memiliki uang sama sekali, tetapi masih punya motor dan bensin untuk bekerja. Dari situ, Cece mulai mencari penghasilan tambahan sebagai pengemudi ojek online. Menurutnya, langkah itu lebih baik daripada terus menunggu tanpa kepastian.
Ojek Online Jadi Penopang
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Cece Upit kini menjalani pekerjaan sebagai pengemudi ojek online. Pekerjaan itu ia pilih sebagai penopang sementara saat tawaran di dunia hiburan belum datang. Baginya, yang terpenting adalah tetap memiliki pemasukan untuk bertahan di Jakarta.
Selain menjadi driver, Cece juga pernah bekerja membuat aksesori Barbie sebagai sumber pendapatan lain. Pengalaman itu menunjukkan bahwa ia tidak ragu mengambil pekerjaan apa pun yang masih memungkinkan untuk dijalani. Sikap tersebut menjadi bukti bahwa ia berusaha mandiri di tengah ketidakpastian karier.
Namun, pekerjaan sebagai pengemudi ojek online juga tidak selalu berjalan lancar. Cece pernah menjadi korban order fiktif yang justru menguras pendapatannya. Peristiwa itu menambah daftar tantangan yang harus ia hadapi sebagai pekerja informal di Jakarta.
Meski demikian, Cece tetap memandang semua pengalaman itu sebagai bagian dari perjuangan hidupnya. Ia memilih terus bergerak sambil menunggu kesempatan tampil di panggung komedi. Menurutnya, jalan rezeki memang tidak selalu mudah, tetapi selalu ada usaha yang bisa dilakukan.
Harapan Cece Upit ke Depan
Cece Upit mengaku terkejut saat melihat kembali video-video stand up miliknya. Ia tidak menyangka bisa bertahan sejauh ini di tengah tekanan yang terus datang. Bagi Cece, capaian tersebut sudah menjadi bukti bahwa ia masih berada di jalur yang benar.
Ia menilai perjalanan kariernya memang penuh hambatan, tetapi selalu ada jalan yang muncul di saat yang tak terduga. Saat satu peluang terasa tertutup, ada kesempatan lain yang datang untuk menolongnya. Pengalaman itu membuatnya percaya bahwa perjuangan belum selesai.
Cece juga melihat bahwa kesempatan mengikuti kompetisi dan audisi selalu datang pada waktu yang tidak disangka. Menurutnya, dukungan dari orang-orang sekitar ikut membantu dirinya tetap bertahan. Karena itu, ia berusaha menjaga semangat agar tidak berhenti di tengah jalan.
Dengan kondisi yang masih serba terbatas, Cece tetap berharap rezeki dan panggung yang lebih besar segera datang. Ia ingin kerja kerasnya selama ini berbuah hasil nyata. Bagi Cece, bertahan di Jakarta adalah langkah penting untuk menjaga mimpi sebagai komika tetap hidup.
