Putra musisi legendaris Deddy Dores, Calvin Dores, menjadi sorotan setelah mengungkapkan niat ekstrem untuk menjual mata karena tekanan finansial yang tengah ia hadapi. Pengakuan itu ia sampaikan melalui unggahan Instagram Stories yang kemudian dihapus, sebelum akhirnya ia menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut.
Calvin menyebut kondisi ekonomi keluarganya goyah sejak sang ayah meninggal dunia, sementara kebutuhan rumah tangga terus berjalan. Ia juga mengaku sempat berusaha mencari berbagai cara untuk bertahan hidup, mulai dari menjual lagu hingga melamar pekerjaan lain.
Alasan Calvin Dores
Calvin Dores mengaku sempat berada dalam titik emosi yang sangat berat ketika memikirkan kondisi hidupnya. Dalam sebuah tayangan televisi, ia menuturkan bahwa pikiran untuk menjual mata muncul setelah lama memendam beban yang ia rasakan.
Ia mengatakan tidak ada lagi aset yang bisa diandalkan untuk menutup kebutuhan keluarga. Menurut pengakuannya, situasi itu membuatnya berpikir ekstrem, meski tindakan tersebut jelas bukan langkah yang dibenarkan.
Calvin juga menyebut dirinya bukan pribadi yang pesimistis. Namun, tekanan yang datang bertubi-tubi membuatnya sulit menjaga pikiran tetap stabil.
Ia menegaskan bahwa keadaan yang ia alami tidak sesederhana komentar yang muncul dari luar. Baginya, beban finansial yang menekan keluarga membuat keputusan emosional itu sempat terucap di media sosial.
Keadaan Keluarga Calvin
Calvin mengungkapkan bahwa kondisi keluarga semakin berat setelah ayahnya wafat. Ia menyebut situasi finansial rumah tangga menjadi goyah dan sulit kembali stabil.
Dalam penuturannya, bahkan kebutuhan harian anak-anaknya ikut terdampak. Ia sempat bercerita bahwa dua anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar tidak bersekolah selama tiga hari karena tidak ada uang jajan.
Calvin menjelaskan, uang jajan yang biasa ia berikan untuk anak-anaknya hanya berkisar Rp7 ribu hingga Rp10 ribu per hari. Jumlah itu, menurutnya, sudah disesuaikan dengan kemampuan yang masih tersisa.
Ia mengaku tidak ingin anak-anaknya merasakan kesulitan yang lebih besar. Keinginan itu pula yang membuatnya sempat meluapkan emosi dengan kalimat ekstrem di media sosial.
Unggahan yang Dihapus
Unggahan tentang niat menjual mata itu sempat tayang di Instagram Stories pribadi Calvin. Tidak lama kemudian, ia menghapus unggahan tersebut setelah mempertimbangkan reaksi keluarganya.
Ia mengaku putrinya yang paling kecil sempat melihat isi unggahan itu dan bertanya dengan polos. Pertanyaan sang anak membuat Calvin sadar bahwa ucapannya telah menimbulkan keresahan di rumah.
Setelah itu, ia memilih menarik kembali unggahan tersebut. Menurut Calvin, langkah itu diambil karena ia tidak ingin anak-anaknya semakin terbebani oleh ucapan sang ayah.
Ia menegaskan bahwa anak-anaknya tidak seharusnya ikut menanggung kesusahan yang ia alami. Karena itu, ia berusaha menahan diri agar tidak lagi membuat pernyataan yang terlalu emosional di ruang publik.
Upaya Bertahan Hidup
Calvin menyebut dirinya telah mencoba berbagai cara untuk bertahan hidup. Ia mengaku pernah menjual lagu dengan skema putus hak cipta, melamar menjadi sopir, hingga mencoba pekerjaan sebagai joki gim.
Ia juga menampik anggapan bahwa nama besar Deddy Dores otomatis membuat kehidupannya mudah. Menurutnya, royalti dan warisan nama besar tidak selalu cukup untuk langsung menyelesaikan masalah ekonomi keluarga.
Calvin menambahkan bahwa ibunya juga tengah menghadapi kondisi kesehatan yang berat. Ia menyebut sang ibu sudah dirawat puluhan kali dalam setahun terakhir, sehingga beban keluarga semakin besar.
Di tengah tekanan tersebut, Calvin berharap masyarakat melihat situasinya secara lebih utuh. Ia ingin tetap bertahan tanpa membuat anak-anaknya ikut mengalami kesulitan yang lebih parah.
