Calvin Dores Ungkap Alasan Pernah Ingin Jual Bola Mata

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 28 Mei 2026 02:05 WIB 2
Calvin Dores Ungkap Alasan Pernah Ingin Jual Bola Mata

Calvin Dores, anak penyanyi sekaligus pencipta lagu legendaris Deddy Dores, menjadi sorotan publik setelah pengakuannya soal keinginan menjual bola mata demi bertahan hidup viral di media sosial. Pernyataan itu ia sampaikan karena tekanan ekonomi yang tengah dihadapi dirinya bersama keluarga.

Calvin mengatakan, niat tersebut muncul bukan untuk sensasi, melainkan dari kondisi hidup yang sulit dan keinginannya memastikan ibu serta anak-anaknya tetap tercukupi. Dalam keterangannya, ia mengaku tidak menyangka ucapan itu akan menjadi perhatian luas publik.

Alasan Calvin Dores Viral

Calvin Dores mengaku terkejut karena pernyataannya soal menjual mata mendadak ramai diperbincangkan. Ia menegaskan, ucapan itu lahir dari kegelisahan menghadapi beban hidup yang ia jalani saat ini.

Menurut Calvin, fokus utamanya adalah keluarga, terutama ibu dan anak-anaknya. Ia menyebut kondisi ekonomi yang menekan membuat dirinya berpikir ekstrem demi tetap bertahan.

Dalam penuturannya, Calvin merasa banyak orang belum memahami situasi yang ia hadapi sehari-hari. Karena itu, komentar yang menilai dirinya sekadar mencari perhatian dianggap tidak sesuai dengan kenyataan.

Ia menegaskan bahwa semua langkah yang diambilnya berangkat dari usaha menjaga keluarga tetap hidup layak. Bagi Calvin, kebutuhan rumah tangga menjadi alasan paling utama di balik pengakuannya yang viral.

Kesulitan Mencari Pekerjaan

Calvin juga mengungkapkan bahwa dirinya kesulitan memperoleh pekerjaan tetap. Salah satu hambatan yang kerap muncul adalah syarat ijazah saat melamar kerja.

Ia menilai, kondisi itu membuat banyak kesempatan kerja tertutup bagi dirinya. Meski begitu, Calvin menolak anggapan bahwa dirinya malas mencari nafkah.

Selama beberapa waktu terakhir, ia menyebut sudah mencoba berbagai cara untuk bertahan hidup. Upaya itu termasuk mencari pekerjaan apa pun yang masih bisa dijalani.

Calvin mengatakan, pengalaman tersebut membuatnya memahami betapa beratnya menghadapi kebutuhan hidup tanpa penghasilan tetap. Situasi itu pula yang membentuk pandangannya tentang perjuangan sehari-hari.

Pekerjaan Serabutan Demi Bertahan

Untuk menyambung hidup, Calvin sempat menjalani pekerjaan serabutan. Ia pernah menjadi sopir, mengantar mobil gereja, hingga menjemput anak sekolah.

Pekerjaan tersebut memang membantu, tetapi tidak memberikan penghasilan bulanan yang stabil. Karena sifatnya lepas, ia harus terus mencari peluang baru dari waktu ke waktu.

Calvin menyebut dirinya tidak pernah menolak pekerjaan selama masih bisa dikerjakan. Bagi dia, yang terpenting adalah tetap membawa pulang penghasilan untuk keluarga.

Ia menilai, kerja serabutan menjadi bukti bahwa dirinya masih berusaha keras di tengah keterbatasan. Dari situ, Calvin berharap publik melihat situasinya secara lebih utuh.

Musik dan Kondisi Keluarga

Meski diterpa masalah ekonomi, Calvin menegaskan dirinya masih aktif di dunia musik. Namun, beberapa karya yang dimilikinya terpaksa dijual dengan harga rendah agar bisa bertahan hidup.

Ia mengaku menerima keadaan tersebut dengan lapang dada, meski berat secara emosional. Bagi Calvin, bertahan hidup saat ini menjadi prioritas yang tidak bisa ditunda.

Di sisi lain, ia juga sempat menahan lapar dan mencoba menganggapnya sebagai bagian dari latihan diri. Namun, kondisi itu berubah menjadi lebih berat ketika anak-anaknya ikut merasakan kekurangan.

Calvin mengatakan, dirinya paling sedih saat melihat anak-anak harus menahan lapar karena lauk tidak selalu tersedia. Ia berharap masa sulit itu segera berlalu agar keluarganya bisa hidup lebih tenang.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!